Mengatasi Dehidrasi Saat Berpuasa, Jangan Banyak Tidur! Waspadai dehidrasi ketika berpuasa. (Foto: Healthy Prepared)

KETIKA siang hari disaat menjalani ibadah puasa, tentu rasa haus begitu terasa di kerongkongan kamu. Apalagi ketika aktivitas pekerjaan begitu padat, tentu perlahan asupan cairan dalam tubuh bisa berkurang.

Dengan berkurangnya cairan pada tubuh secara berlebih, justru dapat menurunkan produktivitas kamu dalam bekerja. Karena Dehidrasi akan berdampak pada menurunnya konsenstrasi, sakit kepala dan rasa letih serta lesu.

Kendati demikian, bukan berarti tak ada cara untuk mengatasi dehidrasi selama berpuasa. Salah satunya yaitu dengan cara menyeimbangkan cairan yang masuk dan keluar dalam tubuh.

Seperti yang dilansir dari Go-Dok, berikut cara mempertahankan volume cairan dalam tubuh selama berpuasa:

air puasa
Asupan air dapat diperoleh dari berbagai sumber. (Foto: Pixabay/congerdesign)

1. Perhatikan Asupan Cairan Saat Sahur dan Berbuka

Menurut pakar Gizi, Klinik dan Olaharga, seseorang yang berpuasa harus membagi asupan cairan tubuh yaitu pada waktu sahur dan buka puasa. Disarankan untuk mengonsumsi minimal 40 cc per kilogram berat badan.

Contohnya misalkan berat badan kamu 60kg, maka kebutuhan cairan yang harus kamu penuhi adalah 2,4 liter per hari (60 kg x 40 cc). Nah untuk memenuhi asupan cairan tersebut kamu dapat memperolehnya dengan Meminum dua gelas air putih saat sahur, Meminum segelas minuman manis dan segelas air putih saat berbuka. Ditambah dengan tiga gelas cairan saat makan malam.


2. Konsumsi Buah-Buahan

Selain meminum banyak air putih. Kamu dapat memenuhi asupan cairan pada buah-buahan yang kaya air. Seperti apel, semangka, pir, dan juga melon saat menu berbuka dan sahur anda.

3. Konsumsi Makanan Berkuah

Cara lainnya untuk mengatasi dehidrasi adalah dengan mengkonsumsi makanan berkuah. Karena selain air putih, cairan juga dapat diperoleh dengan mengonsumsi makanan berkuah seperti sayur bayam, soto atau sop ayam.

puasa buah
Konsumsilah buah-buahan yang banyak mengandung air. (Foto: pakmedianews)

4. Hindari Kegiatan di Luar Ruangan

Pada kondisi normal setiap hari kurang lebih sebanyak 1.000-4.500 ml cairan hilang dari tubuh kamu. Salah satu hal yang menyebabkannya yaitu berkeringat terlalu banyak. Karena biasanya cairan yang hilang akan digantikan ketika kamu minum. Dalam bulan puasa, kamu dapat menjaga kadar cairan dalam tubuh dengan tidak banyak melakukan aktivitas berat di luar ruangan. Apalagi dibawah sinar matahari terik.


5. Jangan Banyak tidur

Tahukah kamu bahwa saat kamu tertidur, cairan akan tetap dikeluarkan oleh tubuh. Ini yang dinamakan dengan istilah insensible water loss (kehilangan cairan tanpa terasa). Karenanya jika terlalu banyak tidur, maka akan banyak cairan yang hilang.

puasa kopi
Ada baiknya menghindari mengonsumsi kopi. (Foto: Pixabay/rawpixels)


6. Hindari Konsumsi Kopi

Kandungan kafein di dalam kopi dapat menimbulkan rasa haus serta dehidrasi yang lebih besar dari minuman lainnya. Tapi tak sampai disitu, mengonsumsi kopi disaat berbuka dan sahur juga dapat memicu naiknya asam lambung. Jadi kamu sebiknya menghindari konsumsi kafein atau kopi saat berpuasa.


7. Air Kelapa Muda

Mengkonsumsi air kelapa muda ketika sahur dan berbuka puasa, dapat mengatasi dehidrasi saat berpuasa. Karena air kelapa muda mengandung isotonik dan elektrolit alami yang dapat mengatasi dehidrasi. Kandungan vitamin dan mineral yang ada di dalam air kelapa muda juga sangat tinggi. (ryn)

Kredit : raden_yusuf

Tags Artikel Ini

Paksi Suryo Raharjo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH