Mengapa Pen Perlu Kembali Dicabut Setelah Operasi Patah Tulang? Pen digunakan untuk menahan tulang, bukan membantu penyembuhan tulang. (Foto: Spine Universe)

SAAT seseorang mengalami patah tulang yang cukup parah, dokter biasanya merekomendasikan pasien untuk menggunakan pen. Bukan pulpen, melainkan salah satu jenis implan yang digunakan untuk memperbaiki kerusakan tulang, misalnya saat tulang retak atau tulang patah. Pen dirancang untuk tetap di dalam tubuh selamanya. Namun di beberapa kondisi, pen perlu dikeluarkan dari tubuh.

Baca juga:

Sering Membunyikan Sendi Tulang? Ini Dampaknya

Penggunaan pen pada patah tulang tidak membantu tulang untuk sembuh lebih cepat. Pen lebih berfungsi untuk menahan tulang pada posisi yang benar selama penyembuhan.

Semakin muda usia seseorang maka akan semakin cepat pula sembuhnya. Asupan nutrisi juga diperlukan untuk membantu penyembuhan tulang. Secara umum, proses penyembuhan tulang rata-rata enam sampai delapan minggu.

Mengapa Pen Perlu Kembali Dicabut Setelah Operasi Patah Tulang?
Proses peyembuhan tulang membutuhkan waktu yang lama. (Foto: Orthpaedic Associates)

Melansir dari laman Alodokter, ada beberapa alasan mengapa cabut pen perlu dilakukan. Karena terbuat dari logam, pen dapat menyebabkan penggunanya alergi, patah tulang, atau gangguan lain pada tulang.

Selain itu, karena pasien itu sendiri yang meminta untuk mencabut pen dengan alasan takut menimbulkan masalah jika melewati alat pendeteksi logam saat pemeriksaaan keamanan.

Baca juga:

Makanan Bernutrisi yang Diperlukan Saat Alami Patah Tulang



Ada beberapa tanda yang menunjukkan pen bermasalah, seperti nyeri di lokasi pen dipasang dan rasa tidak nyaman, misalnya teraba gesekan pen di bawah kulit. Ketika pen dicabut, pasien dapat beraktivitas dengan normal.

Lalu, bagaimana prosedur cabut pen dilakukan?

Mengapa Pen Perlu Kembali Dicabut Setelah Operasi Patah Tulang?
Ada beberapa langkah yang dilakukan dokter saat operasi berlangsung. (Foto: Pixabay/sasint)

Saat memasang atau mencabut pen, hal tersebut akan dilakukan oleh bagian bedah ortopedi di rumah sakit dan dilakukan oleh dokter spesialis bedah tulang. Sebelum operasi pencabutan pen dilakukan, pasien akan dibius, baik bius lokal atau bius minum. Bius tersebut berfungsi untuk membuat pasien tertidur selama operasi.

Ketika operasi, dokter bedah akan membuka kulit melalui sayatan lama atau membuat sayatan baru. Baru kemudian pen akan diangkat. Selain itu, dokter juga dapat melakukan tindakan lain jika diperlukan.

Misalnya, mengangkat jaringan yang terinfeksi. Jika tulang belum sembuh, prosedur tambahan juga dilakukan, misalnya prosedut cangkok tulang. Terakhir, dokter akan menjahit luka sayatan operasi di kulit dan membalutnya dengan perban.

Sebelum ingin mencabut pen, sebaiknya kamu berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Dokter akan mempertimbangkan manfaat dan risiko dari tindakan ini. (And)

Baca juga:

Makanan untuk Penyembuhan Cedera Tulang Belakang



Ananda Dimas Prasetya

LAINNYA DARI MERAH PUTIH