Mengapa Kulit Kepala Berketombe? Pexels/Kat Jane

KETOMBE sebenarnya tergolong kelainan atau peradangan kulit kepala yang sangat ringan. Namun, berketombe cukup mengganggu aktivitas karena gatal dan juga mengurangi rasa percaya diri.

Secara periodik, kulit kepala memperbarui diri. Sel kulit kepala yang mati secara normal akan dikeluarkan atau didorong ke permukaan kulit, lalu lepas dengan sendirinya.

Dalam beberapa kondisi tertentu, pelepasan ini bisa tidak terjadi. Akibatnya, sel-sel mati pun menumpuk di permukaan kulit kepala dan terlihat sebagai ketombe. Hal ini diperparah dengan tumbuhnya mikroorganisme secara berlebihan di rambut.

Salah satu mikroorganisme tersebut adalah Ptyrosporum ovale, yang adalah flora normal di rambut namun menyebabkan masalah ketombe saat tumbuh berlebihan. Pertumbuhan jamur ini secara berlebih dapat dipicu oleh suhu, kelembapan, kadar minyak tinggi, dan penurunan imun tubuh.

Berikut ini 8 faktor penyebab ketombe, seperti yang dilansir dari BPOM RI.

1. Iklim dan cuaca yang merangsang kegiatan kelenjar kulit
2. Makanan berkadar lemak tinggi
3. Stres, yang menyebabkan meningkatnya aktivitas kelenjar palit (kelenjar pada lapisan luar kulit kepala penghasil sebum/minyak)
4. Genetik/keturunan tertentu yang memiliki lemak kulit berlebihan
5. Obat-obatan yang menstimulasi kelenjar minyak atau menurunkan daya tahan tubuh
6. Kulit kepala kurang higienis, menyebabkan peningkatan jumlah flora kulit
7. Usia tertentu, seperti usia remaja, di mana terjadi perubahan hormon yang akan menstimulasi kelenjar palit untuk menghasilkan sebum

Masyarakat Indonesia yang tinggal di daerah tropis dengan kelembapan tinggi akan selalu berkeringat dan berminyak pada kulit kepala. Mikroorganisme di rambut pun tumbuh secara berlebihan dan mengakibatkan iritasi kulit kepala. Selain itu, pengelupasan sel kulit juga akan meningkat, sehingga kulit kepala terasa semakin gatal.

Nah, jika Anda sering menggaruk kulit kepala, berhati-hatilah. Garukan pada kulit kepala menyebabkan pelepasan keratin epidermal, yang kemudian menempel pada batang rambut dan jatuh ke baju. Sering kali timbul pula luka di kulit kepala, yang dapat menyebabkan infeksi sekunder akibat adanya mikroba lainnya.

Tak hanya itu, garukan akibat rasa gatal di kulit kepala ini juga bisa menyebabkan kerontokan rambut. Untuk mencegah timbulnya ketombe, kesehatan dan kebersihan kulit kepala harus selalu dijaga. (*)

Anda dapat juga membaca artikel lainnya seputar rambut di sini: Atasi Masalah Rambut Anda Dengan Bawang Merah.



Asty TC

YOU MAY ALSO LIKE