Mengapa Ibu Harus Percaya Diri ketika Menyusui? Ibu harus percaya diri ketika menyusui supaya produksi ASI maksimal. (Foto: Pixabay/fancycrave1)

KEPERCAYAAN diri ibu berperan penting dalam menyukseskan pemberian ASI eksklusif. Demikian seperti disampaikan dr Fransiska Farah, dokter spesialis anak dan konselor laktasi RS Pondok Indah.

“Ibu menyusui itu harus selalu memiliki pemikiran dan afirmasi yang positif, harus selalu bahagia. Kebahagiaan itu akan memicu keluarnya hormon oksitosin yang melancarkan ASI," ujar Fransiska, seperti dikutip Antara.

Baca Juga: Hal-Hal Sederhana Setiap Hari yang Mampu Meningkatkan Kecerdasan Bayi

1. Bayi bisa merasakan kondisi ibu

Bayi bisa merasakan kondisi ibu. (Foto: Pixabay/ImagesBG)
Bayi bisa merasakan kondisi ibu. (Foto: Pixabay/ImagesBG)

Menurut Farah, bayi sangat ingin menyusu jika kondisi ibu tenang, santai dan sabar, sehingga inilah kunci utama menyusui.

"Asal tahu saja, bayi bisa merasakan hal ini, lho. Jadi, hilangkan segala rasa khawatir, panik, serta pikiran-pikiran negatif selama menyusui," tutur dia.

Lebih lanjut, konsep ASI supply and demand, jadi begitu wadahnya kosong, ASI akan segera mengisinya lagi. Oleh karena itu, penting memastikan pengosongan payudara dilakukan sesering mungkin.

Baca Juga: Bunda, Jangan Pernah Bawa Bayi ke dalam Bioskop! Ini Alasannya


2. Kunci produksi ASI

Kunci produksi ASI yaitu pengosongan. (Foto: Pixabay/MarjonBesteman)
Kunci produksi ASI yaitu pengosongan. (Foto: Pixabay/MarjonBesteman)

ASI akan terproduksi dengan baik, jika pengosongan ASI di payudara juga baik. Pengosongan baik dapat terpenuhi jika bayi bisa melekat atau menghisap dengan baik di payudara.

"Posisi dan pelekatan bayi ke payudara menjadi kunci dasar kesuksesan menyusui dan produksi ASI,” kata Farah.


3. Teknik mengosokan payudara

Pengosongan payudara harus dilakukan untuk kedua belah. (Foto: Pixabay/yc0407206360)
Pengosongan payudara harus dilakukan untuk kedua belah. (Foto: Pixabay/yc0407206360)

Berikut ini teknik mengosongkan payudara agar produksi ASI semakin optimal dari Farah:

1. Selalu upayakan payudara terasa kosong atau habis sebelum kamu memberikan ASI dari payudara di sisi lainnya

2. Habiskan waktu setidaknya 10 menit sebelum berpindah memberikan ASI dari payudara di sisi lainnya

3. Pastikan bayi menyusu di kedua payudara kamu setiap waktu menyusu agar produksi ASI di kedua payudara seimbang

4. Bila bayi terlihat kenyang sebelum ASI di payudara kamu terasa kosong, sebaiknya kamu lanjutkan dengan memompa payudara setelah selesai menyusui. (*)

Baca Juga: Kenali Penyebab Kematian Mendadak pada Bayi


Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH