Mendes Harap Program TEKAD Berikan Kontribusi Terhadap Kesejahteraan Masyarakat Desa Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar. Foto: Humas Kemendes PDTT

MerahPutih.com - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar membuka Workshop Kolaborasi Program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD), di Kawasan Semanggi, Jakarta Selatan, Kamis (16/12).

Program kerja sama antara Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) dan International Fund for Agriculture Development (IFAD) ini menyasar desa-desa di 5 Provinsi yakni Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, dan Nusa Tenggara Timur.

Baca Juga

Polda Jabar Cek Laporan Demokrat Terhadap Wamendes

Gus Menteri mengatakan, Kemendes PDTT dan IFAD memiliki kesamaan komitmen untuk melakukan proses pembangunan secara intensif berkelanjutan berbasis desa dan daerah pinggiran. Di mana target utama pembangunan tersebut, lanjutnya, adalah untuk kesinambungan ekonomi masyarakat desa menuju masyarakat sejahtera.

“Targetnya adalah untuk percepatan peningkatan warga desa, utamanya di tingkat kebutuhan ekonomi, ketahanan pangan baik yang nabati maupun hewani,” ujar Mendes Abdul Halim dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis.

"Supaya konsumsi daging warga kita itu meningkat. Ini sangat penting untuk penyiapan generasi di masa depan kita," tambahnya.

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar membuka Workshop Kolaborasi Program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD), di Kawasan Semanggi, Jakarta Selatan, Kamis (16/12). Foto: Wening/Humas Kemendes PDTT
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar membuka Workshop Kolaborasi Program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD), di Kawasan Semanggi, Jakarta Selatan, Kamis (16/12). Foto: Wening/Humas Kemendes PDTT

Ia menyatakan, terdapat dua hal yang menjadi fokus program Kemendes PDTT, yakni program pembangunan dan program pemberdayaan berbasis desa, dan kawasan transmigrasi dan program pemberdayaan masyarakat.

Mantan Ketua DPRD Jawa Timur ini berharap, program TEKAD memberikan kontribusi signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat desa dan masyarakat di kawasan transmigrasi.

"(Di 5 Provinsi) itu saja sudah butuh tenaga ekstra, karena besar provinsinya, kemudian daerahnya juga cukup variatif dan cukup banyak tantangannya," paparnya.

Baca Juga

Dianggap Kurang Bersih, Mendes Abdul Halim Iskandar Layak Di-reshuffle

“Tentu kesamaan visi misi dan komitmen saja tidak cukup, harus dilanjutkan dengan langkah-langkah konkret untuk mencapai apa yang menjadi cita-cita kita bersama,” sambungnya.

Terkait hal tersebut, Direktur Kantor Perwakilan IFAD Indonesia, Ivan Cossio Cortez mengatakan, program TEKAD mengedepankan dan memperkuat desentralisasi dan memperkuat partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan.

Menurut Cortez, hadirnya Undang-Undang Desa dan Dana Desa di Indonesia telah menjadi kerangka kuat bagi program TEKAD, yang mengutamakan proses pembangunan dari bawah atau bottom up.

“Kami ingin dengan adanya Undang-Undang Desa dan Dana Desa yang sudah ada di Indonesia dapat membuat proses pembangunan di Indonesia menjadi lebih baik, terutama di tingkat desa. Sehingga pembangunan bisa dari tingkat bawah atau bottom up,” ungkap Cortez.

IFAD merupakan badan khusus PBB yang memiliki mandat khusus, yakni pembangunan di wilayah pedesaan. Menurut Cortez, program-program yang dilaksanakan IFAD menyasar masyarakat miskin dan pedesaan khususnya wilayah timur.

“Kami berterimakasih Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi atas bekerjasama untuk mendukung program (TEKAD) ini,” pungkas Cortez. (*)

Baca Juga

Mendes PDTT Minta Kapolri Kawal Dana Desa

Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Tanggapan Pimpinan DPR Didesak BEM SI Buka Draf RKUHP
Indonesia
Tanggapan Pimpinan DPR Didesak BEM SI Buka Draf RKUHP

"Soal dibuka atau tidak, nanti koordinasi dengan komisi teknis terkait yakni Komisi III," kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (28/6).

Fakta Terbaru Perkara Penembakan Antaranggota Polisi
Indonesia
Fakta Terbaru Perkara Penembakan Antaranggota Polisi

Bharada E, tersangka kasus dugaan pembunuhan terhadap Brigadir J ternyata tidak mahir menembak.

KPK Tetapkan 15 Legislator Muara Enim Tersangka
Indonesia
KPK Tetapkan 15 Legislator Muara Enim Tersangka

KPK menetapkan 15 pihak yang merupakan mantan dan anggota DPRD Muara Enim sebagai tersangka dalam pengembangan kasus ini.

DKI Jakarta PPKM Level 1, Okupansi Hotel Diyakini Meningkat
Indonesia
DKI Jakarta PPKM Level 1, Okupansi Hotel Diyakini Meningkat

Sertifikasi dan standar produksi harus disertai 'market incentives'

Dinkes DKI Skrining Warga Terpapar Debu Batu Bara di Marunda
Indonesia
Dinkes DKI Skrining Warga Terpapar Debu Batu Bara di Marunda

Kepala Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) DKI, Dwi Oktavia menyampaikan, untuk kesehatan warga Rusun Marunda telah ditangani Puskesmas Kecamatan Cilincing, dengan memberikan pelayanan dalam bentuk screening kesehatan.

BLT BBM di Solo Cair 6 September, Dibagikan ke 63 Ribu KPM
Indonesia
BLT BBM di Solo Cair 6 September, Dibagikan ke 63 Ribu KPM

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menyerahkan pembagian BLT BBM ke Dinas Sosial (Dinsos) dan Kantor Pos.

Survei SMRC Menilai Puan Tidak Kompetitif
Indonesia
Survei SMRC Menilai Puan Tidak Kompetitif

"Kalau Puan dipaksakan untuk maju dengan kondisi seperti ini, harapan PDI Perjuangan untuk memiliki presiden lagi menjadi susah," jelas Saiful.

Beras Melimpah, Pemerintah Siap Hadapi Potensi Krisis Pangan Dunia
Indonesia
Beras Melimpah, Pemerintah Siap Hadapi Potensi Krisis Pangan Dunia

Tahun ini Indonesia memiliki surplus produksi beras sebanyak 7 juta ton.

Gaji Lebih Kecil Dibanding Guru PPPK, Pemprov Sulsel Bolehkan Kepsek Rekrut Honorer
Indonesia
Gaji Lebih Kecil Dibanding Guru PPPK, Pemprov Sulsel Bolehkan Kepsek Rekrut Honorer

Selisih menggaji honorer jauh lebih kecil, yakni hanya Rp 1,5 juta per bulan. Sementara guru dengan status PPPK standarnya sebesar Rp 2,9 juta.

Gerindra Sebut Maraknya Baliho Penjegalan Turunkan Rating Prabowo
Indonesia
Gerindra Sebut Maraknya Baliho Penjegalan Turunkan Rating Prabowo

Partai Gerindra membeberkan dugaan penjegalan terhadap Prabowo Subianto melalui pemasangan baliho di sejumlah daerah.