Mendagri Tjahjo Tuding Pihak-Pihak yang Rongrong Legitimasi KPU sebagai Penjahat Politik Mendagri Tjahjo Kumolo (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

MerahPutih.Com - Serangan dan kritik terhadap Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait debat capres membuat berang Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo.

Mendagri Tjahjo menuding pihak-pihak yang berusaha mendelegitimasi KPU sebagai penjahat politik. Tudingan itu menurut Tjahjo disebabkan ada upaya untuk merusak penyelenggara pemilu.

"Saya yakin kader partai, partai yang ikut pemilu, tim suskes, dan capres tidak ada keinginan untuk merusak legitimasi KPU sebagai penyelenggara. Kalau ada berarti dia adalah penjahat politik. Siapapun orangnya," kata Tjahjo Kumolo di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa, (8/1).

Ketua KPU Arief Budiman
Ketua KPU Arief Budiman memberikan pemaparan terkait debat capres 17 Januari mendatang (Foto: Twitter KPU_ID)

Tjahjo mengatakan, siapa saja yang mengacaukan proses konsolidasi demokrasi di Tanah Air, mengacaukan partai politik, mengacaukan kerja capres dan cawapres, serta mengacaukan kerja tim sukses capres/cawapres, pantas disebut sebagai penjahat politik.

Oleh karena itu, mereka harus diusut oleh aparat kepolisian, katanya.

"Yang usut adalah polisi. Siapa itu ya saya yakin bukan orang-orang partai," katanya.

Tjahjo Kumolo sebagaimana dilansir Antara menyarankan semua pihak jika ada pertanyaan, ada keraguan terkait penyelenggaraan pemilu sebaiknya langsung saja datang ke KPU. Hal itu dapat dilakukan baik melalui tim sukses ataupun partai politiknya.

"Lewat timsesnya atau parpolnya. Jangan mengarang-ngarang, membuat berita yang itu justru merusak," katanya.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Dihadapan Warga Palu, Prabowo Singgung Kelakuan Pejabat yang Korupsi Bantuan Bencana



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH