Mendag Zulhas Janji Segera Atasi Persoalan Minyak Goreng Mendag Zulkifli Hasan memberikan keterangan kepada wartawan setelah dilantik oleh Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (15/6). ANTARA/Desca Lidya Natalia

MerahPutih.com - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan dilantik jadi Menteri Perdagangan. Ia menggantikan posisi Muhammad Lutfi.

Pria yang karib disapa Zulhas ini memiliki pekerjaan berat terutama soal distribusi dan pengendalian harga minyak goreng yang setengah tahun terakhir tak kunjung teratasi. Ia berjanji segera menyelesaikan persoalan tersebut

Baca Juga

Respons Ketum PSI Usai Raja Juli Antoni Dilantik Jadi Wamen ATR/BPN

"Saya kira background pengalaman saya yang panjang tentu akan banyak membantu nanti segera menyelesaikan ketersediaan minyak goreng di manapun dan harga terjangkau. Itu yang penting," ucap Zulhas di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (15/6).

Ia juga mengapresiasi kinerja pendahulunya, Muhammad Lutfi, beserta Menteri Koordinator (Menko) Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan yang disebutnya sudah bekerja keras berusaha mengatasi persoalan tersebut.

Zulhas menegaskan dirinya siap untuk bekerja sama dengan jajaran Kementerian Perdagangan (Kemendag) untuk melanjutkan upaya penyelesaian masalah ketersediaan dan pengendalian harga minyak goreng.

"Tentu kita akan bersama-sama nanti, sekali lagi agar masalah minyak goreng yang lama ini bisa kita selesaikan dengan cepat dan segera. Kalau berlama-lama kan kasihan rakyat. Itu saya kira prioritas," ucapnya.

Baca Juga

Jelang Reshuffle Kabinet, Jokowi Makan Siang Bersama Ketum Parpol di Istana

"Semua pihak yang terkait tentu, enggak mungkin sendiri kan. Itu kan pekerjaan besar ya. Tapi kalau sudah ketemu permulaannya saya kira mudah ya," ujar Zulhas.

Ketika ditanya berapa lama dirinya menargetkan penyelesaian masalah ketersediaan dan harga minyak goreng di pasaran, Zulhas meminta waktu untuk menuntaskan terlebih dahulu proses serah terima jabatan di Kemendag sebelum berbicara lebih lanjut.

Mantan Ketua MPR RI ini menjabarkan salah satu yang bisa ditempuh adalah dengan penggunaan kemasan sederhana dalam mendistribusikan minyak goreng ke masyarakat.

"Itu saya usul sebulan yang lalu, saya ketemu beberapa kawan saya mengatakan kalau pakai tangki susah, sulit bisa bocor banyak, tapi kalau dikasih (kemasan) itu bisa sampai ke mana-mana. Tentu tinggal nanti distribusi dan (menentukan) yang berhak," pungkasnya. (*)

Baca Juga

Faktor 8 Tahun Jokowi Jadi Presiden Dasari Kocok Ulang Kabinet Ketujuh

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Penuhi Panggilan Penyidik, Haris Azhar: Ada Diskriminasi Penegakan Hukum
Indonesia
Penuhi Panggilan Penyidik, Haris Azhar: Ada Diskriminasi Penegakan Hukum

Haris Azhar sebagai tersangka dalam kasus dugaan pencemaran nama baik memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya untuk diperiksa.

Tahan Imbang Thailand, Timnas Indonesia Gagal Angkat Piala AFF 2020
Indonesia
Tahan Imbang Thailand, Timnas Indonesia Gagal Angkat Piala AFF 2020

Ini merupakan keenam kalinya Indonesia gagal di Piala AFF

Kata Megawati Setelah Terima Gelar Profesor dari Seoul Institute of The Arts
Indonesia
Kata Megawati Setelah Terima Gelar Profesor dari Seoul Institute of The Arts

Mantan Presiden Kelima RI yang juga Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri mendapat gelar Honorary Chair Professor dari Seoul Institute of The Arts (SIA).

Jokowi Nyatakan Bangga atas Perjuangan Timnas Indonesia di Piala AFF
Indonesia
Jokowi Nyatakan Bangga atas Perjuangan Timnas Indonesia di Piala AFF

Jokowi menyampaikan bahwa dirinya dan juga rakyat Indonesia merasa bangga atas perjuangan Tim Nasional Sepakbola Indonesia di Piala AFF 2020.

[HOAKS atau FAKTA] Baterai Bisa Awet Lama jika Dimasukkan ke Dalam Magic Com
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Baterai Bisa Awet Lama jika Dimasukkan ke Dalam Magic Com

"Jadi gak pernah beli batu battrey lagi selamanya"

Uji Kelayakan Jenderal Andika Perkasa Diperkirakan Kelar Dalam Sehari
Indonesia
Uji Kelayakan Jenderal Andika Perkasa Diperkirakan Kelar Dalam Sehari

Ia berharap, uji kelayakan dan kepatutan berjalan lancar

KPK Garap Eks Istri Zumi Zola Terkait Kasus Suap Ketok Palu
Indonesia
KPK Garap Eks Istri Zumi Zola Terkait Kasus Suap Ketok Palu

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut kasus dugaan suap ketok palu atau pengesahan RAPBD Jambi tahun 2017.

22 Nama Jalan Diganti, Warga DKI Keluhkan bakal Ribet Urus Dokumen
Indonesia
22 Nama Jalan Diganti, Warga DKI Keluhkan bakal Ribet Urus Dokumen

Warga bernama Okto mengatakan, keputusan Anies bakal menyusahkan masyarakat. Sebab, warga akan ribet bolak-balik mengurus pergantian data di Kartu Tanda Penduduk (KTP) ke Kelurahan.

DPR Duga Kasus COVID-19 Naik Karena Pelonggaran Aturan
Indonesia
DPR Duga Kasus COVID-19 Naik Karena Pelonggaran Aturan

Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani meminta pemerintah agar menyiapkan langkah antisipatif penanganan COVID-19 yang mulai meningkat dalam sepekan ini.

OTT di Riau, KPK Bekuk Bupati Kuansing Andi Putra
Indonesia
OTT di Riau, KPK Bekuk Bupati Kuansing Andi Putra

Ali belum bisa memerinci lebih jauh tindak pidana korupsi yang mereka lakukan