Mendag Klaim Neraca Perdagangan Indonesia Surplus USD11,05 Miliar Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto. Foto:Humas Kemendag

MerahPutih.com - Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto mengatakan, neraca perdagangan Indonesia di masa pandemi COVID-19 mengalami surplus mencapai USD11,95 miliar.

Neraca perdagangan Indonesia pada Agustus 2020 mengalami surplus USD 2,3 miliar. Pencapaian Agustus tertinggi ketiga sepanjang tahun 2020 pada Juli tercatat sebesar USD 3,2 miliar dan Februari sebesar USD 2,5 miliar.

Baca Juga

Khawatir Potensi Korupsi Meningkat di Pilkada Tahun Ini, Ketua KPK: Tahun Ini Adalah Tahun Kritis

"Namun demikian dengan situasi pandemi COVID-19 alhamdulilah neraca perdagangan kita 11,05 miliar USD," ujar Agus dalam acara Trade expo Indonesia virtual exhibition 2020 melalui YouTube kanal Kementerian Perdagangan (Kemendag), Senin (21/9).

Agus mengklaim, neraca perdagangan tahun ini lebih baik dari pada 2019 lalu meskipun di tengah wabah corona. Sebab tahun lalu dari priode Januari hingga Agustus mengalami defisit USD 2,06 miliar.

"Bandingkan tahun lalu ini januari sampai Agustus. Tahun lalu itu defisit 2,06 miliar USD," paparnya.

Menteri Perdagangan Agus Suparmanto di Kantor Kepatihan Yogyakarta. Foto: Humas Kemendag
Menteri Perdagangan Agus Suparmanto di Kantor Kepatihan Yogyakarta. Foto: Humas Kemendag

Namun, kata Politikus PKB ini, untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal II tahun 2020 atau ditengah pandemi mengalami penurunan siklus ekonomi sebesar -35,32 persen.

"Demikian memnag kuartal ke 2 tahun 2020 ini kita kontraksi pertumbuhan ekonomi sebesar -35,32, memang pada tahun 1999 itu terkontraksi 6,13 persen," ungkapnya.

Meski dalam kondisi pandemi saat ini, ucap Agus, pihak tak boleh lemah terus bangkit untuk terus meningkatkan ekspor agar petumbuhan ekonomi semakin bekembang.

Baca Juga

Pulihkan Ekonomi, Indonesia Gelar Trade Expo Secara Virtual

"Kita gak boleh stop kita harus maju terus kita melauncing ini (Trade expo Indonesia virtual exhibition), mudah-mudah dalam hal ini juga kita bisa meningkatkan ekspor kita, dengan strategi teknologi digital," ungkapnya. (Asp)

Kredit : asropihs


Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH