Mendag Gencarkan Operasi Pasar Pantau Harga Beras Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita (tengah). (ANTARA FOTO/Galih Pradipta)

MerahPutih.com - Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita menggencarkan operasi pasar untuk memantau harga beras jelang libur Natal dan Tahun Baru.

"Segera akan dilakukan mengenai operasi pasar beras medium, sekarang yang besar-besaran adalah intensif betul masuk ke kota kabupaten, kemudian dipersempit lagi ke daerah yang serapannya tinggi," kata Mendag saat ditemui di Gedung Kementerian Perdagangan, Jakarta, Senin (18/12).

Ia menjelaskan, operasi akan sampai dilakukan di warung-warung kecil yang biasa langsung didatangi oleh para pembeli.

Warung-warung kecil tersebut akan dipasok beras medium dari Bulog melalui mitranya atau downliner-nya. Sehingga dengan skema tersebut, pedagang juga masih dapat keuntungan.

Harga Eceran Tertinggi (HET) telah ditetapkan yaitu sebesar Rp 9.450. "Bulog tidak usah menjual di pasar yang di luar harga yang ditentukan, pokoknya kita berada di harga Rp 9.450," katanya.

Selanjutnya, Enggar juga menjelaskan bahwa memang terdapat HET yang berbeda yaitu pada angka Rp 9.950, tetapi itu hanya pada titik tertentu saja, bukan mayoritas.

Kenaikan harga beras medium jelang akhir tahun dan Natal kali ini, ia sebutkan sebesar 0,3 persen. Menurutnya, hal tersebut masih dalam tahap toleransi, dan semua cadangan beras akan dipasokkan bagi wilayah yang membutuhkan nantinya.

"Berapa pun yang dibutuhkan akan kita pasok, karena serapan kita juga maksimal," katanya.

Beberapa daerah yang menurut catatan Kemendag memiliki angka serapan tinggi pada Natal dan Tahun Baru 2018 adalah Pontianak, Sorong, dan Bali.

Meski demikian, kali ini Bali serapan tidak terlalu tinggi diperkirakan karena kondisi cuaca yang tidak mendukung untuk masyarakat ke Bali. Produksi baik beras medium dan premium serta jenis lainnya dijamin akan terserap aman oleh Kemendag. (*)



Noer Ardiansjah

LAINNYA DARI MERAH PUTIH