Mendag Akui Pembelian Minyak Goreng Gunakan PeduliLindungi Tidak Mudah Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan saat peluncuran Minyakita di kantor Kemendag, Rabu (6/7). (Foto: MP/Asropih)

MerahPutih.com - Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi (Kemenko Marves) dan Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengeluarkan kebijakan distribusi minyak goreng curah dengan menggunakan aplikasi PeduliLindungi dan nomor induk kependudukan (NIK).

Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan menyatakan bahwa masyarakat dapat membeli minyak goreng cukup dengan menunjukkan kartu tanda penduduk (KTP).

"Untuk penggunaan PeduliLindungi dalam pembelian minyak goreng memang tidak mudah, jadi saat ini dilakukan relaksasi," ujar Zulkifli Hasan di Bandarlampung, Selasa (12/7).

Baca Juga:

PAN Bela Zulhas Soal Bagikan Minyak Goreng Sambil Kampanyekan Anak

Ia mengatakan, relaksasi tersebut dilakukan agar penyaluran minyak goreng di pasaran dapat terjadi dengan cepat dan harga terjangkau.

"Agar orang membelinya mudah dan murah sudah cukup tunjukkan saja KTP, terlebih untuk pelaku UMKM jadi tidak kesusahan," katanya, dikutip Antara.

Adanya kebijakan itu pun ditanggapi oleh salah seorang pedagang sembako di Pasar Pasir Gintung, Bandarlampung Anugraha.

"Ini memang sudah dikatakan dari beberapa hari lalu oleh pemerintah, namun banyak masyarakat yang kesulitan saat mau membeli," ujar Anugraha.

Baca Juga:

Jokowi Tegur Mendag Zulhas, Diminta Fokus Kerja Turunkan Harga Minyak Goreng

Ia melanjutkan, akibat kesulitan dalam melaksanakan persyaratan pembelian minyak goreng di pasaran, banyak masyarakat dan pedagang yang enggan menerapkan kebijakan itu.

"Kalau pembeli banyak yang mengeluh takut data dirinya tersebar jadi tidak memiliki hak privasi atas data pribadi, terutama saat ini menjelang pemilu banyak masyarakat yang tidak mau melakukan ini," katanya lagi.

Tanggapan serupa juga dikatakan oleh salah seorang pedagang di Pasar Tradisional Tugu Bandarlampung, Rin.

"Agak menyita waktu kalau diminta mencatat atau memastikan KTP setiap pembeli minyak goreng, sedangkan pekerjaan pedagang ini banyak tidak hanya mengurusi penjualan minyak goreng," ujar Rin.

Menurut dia, baik pedagang dan pembeli mengharapkan adanya kemudahan dan keterjangkauan dalam penyaluran minyak goreng.

"Yang dibutuhkan tidak hanya minyak, banyak komoditas lainnya, jadi yang dibutuhkan adalah kemudahan dan keterjangkauan untuk pedagang dan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan keseharian," ucapnya. (*)

Baca Juga:

Minta Anaknya Dipilih saat Bagikan Minyak Goreng, Mendag Zulhas Dinilai Tidak Etis

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Bantaran Sungai Cikapundung Ditanami Pohon
Indonesia
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Bantaran Sungai Cikapundung Ditanami Pohon

Penanaman pohon bisa bisa mengurangi titik banjir di Kota Bandung. Ke depan lokasi tempat penanaman pohon juga bisa menjadi ruang publik bagi masyarakat.

Pemudik Bersepeda Motor Serbu Merak
Indonesia
Pemudik Bersepeda Motor Serbu Merak

PT Marga Mandalasakti (MMS) sebagai pengelola jalan tol Tangerang-Merak mengimbau pemudik yang tidak menuju Pelabuhan Merak untuk memilih rute alternatif.

Kapolri Minta Anak Buahnya Prioritaskan Vaksin Booster Lansia
Indonesia
Kapolri Minta Anak Buahnya Prioritaskan Vaksin Booster Lansia

Vaksinasi booster untuk lansia kini tengah digencarkan sambil terus berjalan untuk pemenuhan dosis 1 dan 2.

Pasien Rawat Inap di RSDC Wisma Atlet Bertambah 50 Orang Lebih
Indonesia
Pasien Rawat Inap di RSDC Wisma Atlet Bertambah 50 Orang Lebih

1.074 pasien dirujuk ke rumah sakit lain

Malindo Berubah Jadi Batik Air
Indonesia
Malindo Berubah Jadi Batik Air

Batik Air selama ini menjadi maskapai penerbangan full service yang mengudara dari dan ke berbagai tujuan di Indonesia.

Gibran Laporkan Jual Beli Tanah Makam Mojo, Polisi Kantongi Dua Calon Tersangka
Indonesia
Gibran Laporkan Jual Beli Tanah Makam Mojo, Polisi Kantongi Dua Calon Tersangka

Pemkot Solo, Jawa Tengah mengambil langkah hukum kasus jual beli Bong Mojo atau Kuburan Mojo ke Polresta Surakarta.

NasDem Apresiasi Keberanian Anies Siap Nyapres 2024
Indonesia
NasDem Apresiasi Keberanian Anies Siap Nyapres 2024

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan siap maju sebagai calon presiden (capres) 2024.

[HOAKS atau FAKTA] Pesantren Alquran Terbakar, 26 Santri Dan Dua Guru Tewas Terpanggang
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Pesantren Alquran Terbakar, 26 Santri Dan Dua Guru Tewas Terpanggang

Beredar artikel berjudul “Innalillahiwainnailaihirojiun. Turut Berdukacita. Pesantren Alquran Terbakar, 26 Santri Dan Dua Guru Tewas Terpanggang, Mohon Bantuan Dan Do’a Nya” yang terbit di situs kuchingbloggers[dot]com pada 2 Februari 2022.

Sidang Azis Syamsuddin, Jaksa KPK Hadirkan Tiga Saksi
Indonesia
Sidang Azis Syamsuddin, Jaksa KPK Hadirkan Tiga Saksi

Pengadilan Tipikor Jakarta kembali menggelar sidang lanjutan kasus dugaan suap penanganan perkara di Lampung Tengah dengan terdakwa Azis Syamsuddin.

Komnas HAM Ungkap Hasil Pemeriksaan 10 Handphone Terkait Kematian Brigadir J
Indonesia
Komnas HAM Ungkap Hasil Pemeriksaan 10 Handphone Terkait Kematian Brigadir J

Hasilnya, diperoleh data digital percakapan yang disebut semakin menguatkan konstruksi peristiwa yang dibangun Komnas HAM.