Sumpah Waras
Menangis demi Waras Menangis mampu membuat mental menjadi sehat. (Foto: Pexels/Kat Jayne)

SEJAK PSBB diumumkan oleh pemerintah, Janet (nama samaran), remaja berusia 22, sama sekali tidak pernah keluar dari rumah. Padahal orang-orang sudah pasrah dan keluar jalan-jalan walaupun pandemi belum membaik.

"Gue awalnya memang enggak pengen keluar. Karena gue responsible dong! Pikir deh pandemi bakal kelar dalam tiga bulan maksimal. Tahu-tahu ya gini," kata Janet. Ia mengatakan sudah mulai merasa pasrah dengan keadaan dunia sejak bulan lalu, tetapi keluarganya sampai sekarang masih paranoid.

Baca Juga:

Pandemi COVID-19 Membuat Pola Berbelanja Berubah

nangis
Berbulan-bulan terkurung di dalam lingkungan yang sama membuat pikiran terkungkung. (Foto: Pexels/Masha Raymers)

Karena ia tinggal dengan keluarganya, terpaksalah harus mendengarkan aturan orang tuanya. Dia sama sekali tidak diizinkan keluar bahkan ke mini swalayan terdekat.

Ditambaah lagi dia memiliki kepribadian introvert dan lebih suka me-time di rumah. Alhasil Janet tidak merasa terbebani pada empat bulan pertama pandemi berlangsung. Terus terang dia mengatakan kalau dirinya adalah homebody dan hanya dengan menggambar sudah mampu menghibur diri sendiri di rumah.

Namun dia sampai pula pada titiknya. Dia mengaku mengalami stres berat. Stres keadaan tidak membaik, stres kuliah online, stres karena kangen dengan teman-temannya.

Tidak semua orang introvert itu ansos (antisosial). Banyak orang berpikir pandemi adalah berkat dari Tuhan buat para introverts. Tetapi keluar rumah bersosialisasi dengan sekelompok kecil teman atau bahkan sesepele nongkrong di kafe sendirian juga dibutuhkan oleh para introvert untuk menghibur diri sendiri.

Baca Juga:

Luangkan Waktu untuk Beristirahat Biar Tetap Waras

nangis
Tidak ingin melampiaskannya dengan menangis. (Foto: Pexels/David Garrison)

Tidak diizinkan keluar rumah sama sekali, membuatnya terjebak dalam kejenuhan dan kegelisahan.

"Gue biarin stres itu mengalir, sampai hilang sendiri," ucap Janet. Teman-temannya yang mengetahui kebiasaannya ini selalu menasehatinya namun ia terlalu keras kepala untuk mendengarkannya.

Janet mengatakan bahwa banyak yang menyarankannya untuk menangis. Sayangnya dia memiliki pride yang tinggi. Bahkan dia mengatakan bahwa benci menangis karena merasa sangat lemah bila menangis.

"Nangis enggak nyelesain apa-apa. Buat apa buang waktu nangis," tegas Janet.

Walau dia merasa sangat stres dan ingin menangis, dia selalu menahan air matanya. Terus terang dia mengatakan tidak ingat kapan terakhir menangis.

Big Girls Don't Cry, lagu milik Fergie sepertinya moto hidup remaja ini. Toh, suatu hari dia tidak bisa menahan kekesalan, kegelisahan, dan kesedihannya. Harus disadari bahwa semua manusia memiliki perasaan dan tidak mungkin tidak menangis.

"Gue bener-bener nangis berjam-jam sampai besok paginya mata gue bengkak kayak abis kesengat lebah, no joke!" katanya tertawa malu. Membenci dirinya sendiri karena menangis, tetapi dia mengakui bahwa ia merasa 110% lebih baik setelah membiarkan air matanya mengalir.

Baca Juga:

Antistres, Makanan ini Bikin Tetap Waras

nangis
Sumpah waras untuk tidak memendam rasa stres dan menangis jika dibutuhkan. (Foto: Pexels/Karolina Grabowska

Mengutip Healthline, menangis melepaskan oksitosin dan opioid endogen, atau dikenal sebagai endorfin. Ini dapat membuat kamu merasa nyaman dan dapat membantu meringankan rasa sakit fisik dan emosional.

Laman Insider menulis bahwa sebuah riset yang dipimpin oleh William Frey, peneliti di Ramsey Medical Center di Minneapolis, menemukan bahwa air mata refleks (reflex tears) adalah 98% air. Sementara air mata emosional mengandung hormon stres dan racun. Jadi, kalau kita menangis saat stres, kita secara efektif mendetoksifikasi tubuh kita dari zat yang terkumpul ini.

"Gue buang sifat sok kuat gue, nangis enggak berarti lemah. Mulai sekarang kalau emang butuh nangis gue bakal nangis, no more holding back," sumpah waras Janet. (lev)

Baca Juga:

Dark Chocolate, Resep Waras Anticemas di Masa Pandemi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Cara Pelihara Ikan Hias Air Laut Tapi Tinggal di Puncak Bogor
Fun
Cara Pelihara Ikan Hias Air Laut Tapi Tinggal di Puncak Bogor

Bisa kok perlihara ikan hias laut walau di Bogor jauh dari laut.

Rayakan Hari Persahabatan Internasional dengan Cara Unik Lewat Snapchat
Fun
Rayakan Hari Persahabatan Internasional dengan Cara Unik Lewat Snapchat

Rayakan Hari Persahabatan Internasional dengan Cara Unik Lewat Snapchat

Segera Dibuka, Museum Virtual Pertama di Dunia
Hiburan & Gaya Hidup
Segera Dibuka, Museum Virtual Pertama di Dunia

VOMA diluncurkan pada tanggal 4 September di voma.space.

Tak Banyak yang Tahu, The Beatles Kagumi Bob Dylan
ShowBiz
Tak Banyak yang Tahu, The Beatles Kagumi Bob Dylan

The Beatles dan Bob Dylan memiliki hubungan satu arah.

5 Kota di Dunia yang Cocok Dikunjungi Para Pencinta Kopi
Fun
5 Kota di Dunia yang Cocok Dikunjungi Para Pencinta Kopi

Kota-Kota di dunia yang punya budaya minum kopi sejak lama. Pencinta kopi wajib mampir!

3 Serial TV Tema Mafia untuk #DiRumahAja
ShowBiz
3 Serial TV Tema Mafia untuk #DiRumahAja

Ada yang terinspirasi dari kisah nyata

Heboh! Seorang Miliarder Hibahkan Rp122,9 miliar pada Pengguna Twitter Secara Acak
Fun
Ini Reaksi Orang Tua Saat Nama Anaknya 'Dicuri'
Fun
Ini Reaksi Orang Tua Saat Nama Anaknya 'Dicuri'

Reaksi orang tua saat nama anaknya ditiru

Terungkap, Cara Langsing ala Klan Kardashian
ShowBiz
Seekor Ikan Misterius Gemparkan Media Sosial
Fun
Seekor Ikan Misterius Gemparkan Media Sosial

Seekor Ikan Misterius Gemparkan Media Sosial Karena Ditubuhnya Terdapat 'Lukisan'