Menang Dramatis, Tim Putra Indonesia ke Final Firman Abdul Kholik. (Foto: PBSI)

MerahPutih.com - Tim putra Indonesia meraih tiket ke final Badminton Asia Team Championships 2018 setelah setelah menang dramatis atas Korea. Firman Abdul Kholik menjadi pahlawan usai membuat tim putra Indonesia unggul 3-2 atas Korea.

Firman menaklukkan Lee Dong Keun, 22-20, 11-21, 22-20 di partai hidup mati di Stadion Abdul Halim, Alor Setar, Malaysia, Sabtu (10/2). Partai Firman vs Lee berlangsung selama 84 menit, menjadi salah satu partai yang sangat menegangkan.

Sebelumnya, tim putra Indonesia memimpin 2-0 dari Korea. Jonatan Christie, yang membuka laga, menyumbang angka pertama dengan mengalahkan Son Wan Ho 21-18, 21-14. Lalu Mohammad Ahsan/Angga Pratama menambah keunggulan dengan membungkam Chung Eui Seok/Seo Seung Jae 21-8, 21-10.

Namun, dua wakil Indonesia masing-masing, Ihsan Maulana Mustofa dan Hendra Setiawan/Rian Agung Saputro gagal menyumbang angka. Ihsan dikalahkan Jeon Hyeok Jin 17-21, 16-21 sementara Hendra/Rian menyerah di tangan pasangan Choi Solgyu/Kim Dukyoung 21-11, 18-21, 19-21.

Kegagalan Hendra/Rian mengamankan poin kemenangan membuat posisi Indonesia berada di ujung tanduk. Tim putra Indonesia nyaris bernasib tim putri yang sudah lebih dahulu tersisih.

Di atas kertas, jelas Lee yang lebih difavoritkan untuk menang. Di pertemuan terakhir pun Firman takluk dari Lee. Ditambah lagi, ini adalah penampilan perdana Firman di Badminton Asia Team Championships 2018. Sejak laga penyisihan, Firman belum pernah diturunkan.

Pada game penentuan, Firman unggul 13-7 dan tampil begitu meyakinkan. Namun enam angka berturut-turut kemudian direbut Lee dan kedudukan menjadi imbang 13-13. Hal ini sepertinya langsung membakar semangat Lee, ia terus menekan dan meninggalkan Firman hingga kedudukan match point 20-14.

Dalam keadaan ini, Firman tetap tampil tenang. Satu demi satu poin dicurinya dari lawan. Semakin mendekat, Firman menebar ancaman pada Lee dan menyamakan kedudukan menjadi 20-20. Firman membalikkan keadaan dan membuat Lee dibawah tekanan. Akhirnya delapan poin berturut-turut diraih Firman dan ia sukses mengantarkan timnya ke laga puncak.

Kemenangan Firman diwarnai aksi protes dari Lee dan tim Korea karena winning point yang diraih Firman dihasilkan dari pukulan Lee yang dinyatakan fault oleh wasit karena ujung raketnya mengenai net. Tim Korea sempat mengajukan protes hingga ke referee, namun keputusan tersebut tidak dapat diganggu gugat.

Kekecewaan ditunjukkan Lee dan pelatihnya, Firman bahkan harus terduduk di penyangga net menunggu Lee mau bersalaman dengannya. Aksi ini membuat Lee diganjar kartu merah oleh wasit. Lee akhirnya mau bersalaman dengan Firman.

“Alhamdulillah pastinya senang sekali bisa menyumbang angka untuk tim. Tadi saya nggak mikir lawan sudah 20 dan saya 14. Pokoknya saya mikir bagaimana dapatkan satu demi satu poin dan usaha banget untuk fokus,” kata Firman usai laga.

“Saya juga tidak merasa terbebani karena saya termotivasi, di belakang saya banyak senior-senior saya yang selalu ngasih tahu saya soal main dan sebagainya. Tadi juga nggak terlalu tegang, lebih enjoy karena yakin sama diri saya sendiri,” sebut Firman.

Tim putra Indonesia akan bertemu dengan Tiongkok di partai final. Tiongkok melaju ke laga puncak setelah mengalahkan Malaysia dengan skor 3-1.

Berikut hasil lengkap pertandingan semifinal Badminton Asia Team Championships 2018 antara Indonesia melawan Korea (3-2) :

Jonatan Christie vs Son Wan Ho 21-18, 21-14

Mohammad Ahsan/Angga Pratama vs Chung Eui Seok/Seo Seung Jae 21-8, 21-10

Ihsan Maulana Mustofa vs Jeon Hyeok Jin 17-21, 16-21

Hendra Setiawan/Rian Agung Saputro vs Choi Solgyu/Kim Dukyoung 21-11, 18-21, 19-21

Firman Abdul Kholik vs Lee Dong Keun 22-20, 11-21, 22-20


Tags Artikel Ini

Luhung Sapto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH