Menaker Tegaskan Penyaluran Subsidi Gaji Lebih dari 98 Persen Ilustrasi Uang. (Foto: Antara).

Merahputih.com - Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menyatakan penyaluran Subsidi Gaji/Upah yang termasuk dalam Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) untuk tahap I sampai V telah mencapai 98,09 persen, atau sebanyak 12.166.471 pekerja.

Subsidi gaji/upah disalurkan melalui dua termin pembayaran. Setelah pembayaran termin pertama selesai disalurkan, Kemnaker akan kembali memproses pembayaran termin kedua subsidi gaji/upah.

“Kami targetkan pembayaran termin II dapat disalurkan pada awal bulan November setelah proses evaluasi penyaluran subsidi gaji/upah termin I ini selesai,” ujar Ida dalam keterangan tertulis, Rabu (21/10).

Baca Juga:

Korting Massal Hukuman Koruptor Perburuk Iklim Pemberantasan Korupsi

Berdasarkan data Kemnaker per 19 Oktober 2020, bantuan subsidi gaji/upah tahap I telah tersalurkan kepada 2.485.687 penerima (99,43 persen), tahap II 2.981.531 penerima (99,38 persen), dan tahap III 3.476.120 penerima (99,32 persen). Sementara untuk tahap IV telah tersalurkan kepada 2.620.665 penerima (94,09 persen) dan tahap V 602.468 penerima (97,39 persen).

Dengan anggaran mencapai Rp37,7 triliun, program bantuan pemerintah berupa subsidi gaji/upah ditargetkan bagi 15,7 juta pekerja yang terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan per 30 Juni 2020.

Namun, hingga batas akhir penyerahan data penerima, data yang dikumpulkan dan diserahkan BPJS Ketenagakerjaan hanya mencapai 12.4 juta pekerja/buruh.

Subsidi gaji/upah disalurkan melalui dua termin pembayaran (Setkab.go.id)

“Sisa anggaran akan diserahkan kembali ke Bendahara Negara. Rencananya, akan disalurkan untuk subsidi gaji/upah bagi guru honorer dan tenaga pendidik , baik di lingkup Kemendikbud maupun Kemenag,” jelas dia.

Sementara, pekerja/buruh yang belum menerima BSU bisa dikarenakan kesalahan atau ketidakvalidan data, seperti nomor rekening dan NIK sekitar 150 ribu orang.

"Karena ada kekurangan atau ketidaksesuaian data. Misalnya rekeningnya tidak valid, kemudian NIK-nya kurang nomornya, kemudian nomor rekeningnya dia tidak sesuai dengan nama yang diserahkan,” jelas Ida.

Baca Juga:

Bawaslu Minta Ubah Metode Kampanye Calon Kepala Daerah Tatap Muka

Dalam hal terjadi kekurangan atau ketidakvalidan data seperti nomor rekening dan NIK tersebut pihaknya mengembalikan data itu kepada BPJS Ketenagakerjaan.

“BPJS Ketenagakerjaan memberitahukan kepada pemberi kerja untuk memperbaiki data pekerjanya yang masuk dalam kriteria penerima subsidi gaji/upah,” tutupnya. (Ayu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
SP3  Kasus Habib Rizieq Bisa Dianulir Demi Kepentingan Masyarakat
Indonesia
SP3 Kasus Habib Rizieq Bisa Dianulir Demi Kepentingan Masyarakat

Praktisi hukum Petrus Selestinus menilai Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) beberapa kasus Rizieq Shihab bisa saja dianulir pihak Kepolisian.

Dewas Tunda Sidang Etik Ketua KPK Firli
Indonesia
Dewas Tunda Sidang Etik Ketua KPK Firli

"Sudah dikeluarkan penetapan hari sidang baru tanggal 4 September," kata Anggota Dewas KPK Albertina.

Pelaporan Balik Hadi Pranoto Dinilai Upaya Membela Diri
Indonesia
Pelaporan Balik Hadi Pranoto Dinilai Upaya Membela Diri

Soal materi perkara yang dituduhkan, Muannas mengaku belum tahu persis.

Ini Alasan Akun @TMCPoldaMetro Ikutan "Komen" Soal UU Cipta Kerja
Indonesia
Ini Alasan Akun @TMCPoldaMetro Ikutan "Komen" Soal UU Cipta Kerja

Unggahan dari akun @TMCPoldaMetro soal UU Omnibus Law – Cipta Kerja membuat geger warganet.

Pansus Banjir DPRD DKI Kembali Bekerja
Indonesia
Pansus Banjir DPRD DKI Kembali Bekerja

Pansus Banjir yang dibentuk pada awal tahun 2020 ini tengah menghimpun seluruh data penunjang penyebab banjir.

Mobilitas Warga Depok, Tangerang dan Bekasi bakal Dibatasi
Indonesia
Mobilitas Warga Depok, Tangerang dan Bekasi bakal Dibatasi

"Penambahan titik-titik di daerah penyangga (Bekasi, Depok, Tangerang)," terang Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo

Positivity Rate Capai 10 Persen, Kasus Corona di DKI Tembus 34.931 Jiwa
Indonesia
Positivity Rate Capai 10 Persen, Kasus Corona di DKI Tembus 34.931 Jiwa

Jumlah kasus konfirmasi secara total sampai hari ini sebanyak 34.931 kasus.

Sebagian Provinsi di Pulau Jawa Diprediksi Hujan Disertai Angin Kencang
Indonesia
Sebagian Provinsi di Pulau Jawa Diprediksi Hujan Disertai Angin Kencang

Hujan berintensitas hingga lebat diprediksi terjadi pada siang, sore, hingga malam hari

KPK Persilakan Warga Gunakan Masjid di Atas Lahan Tersangka Nurdin Abdullah
Indonesia
KPK Persilakan Warga Gunakan Masjid di Atas Lahan Tersangka Nurdin Abdullah

Ali menyatakan, pihaknya mempersilakan warga setempat untuk tetap menggunakan masjid itu untuk keperluan ibadah.

PSI: Pembahasan Anggaran APBD 2021 Lebih Buruk dari Tahun Lalu
Indonesia
PSI: Pembahasan Anggaran APBD 2021 Lebih Buruk dari Tahun Lalu

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menilai pembahasan anggaran APBD 2021 lebih buruk dibandingkan tahun sebelumnya secara waktu.