Menaker: Jaminan Hari Tua Hanya Bisa Diambil Saat Usia 56 Tahun Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah. (ANTARA/HO-Kemenaker)

MerahPutih.com - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menerbitkan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2022 tentang Tata Cara dan Persyaratan Pembayaran Manfaat Jaminan Hari Tua.

Dalam aturan baru itu, pencairan dana jaminan hari tua (JHT) baru bisa diambil saat pekerja berusia 56 tahun.

Baca Juga

Menaker Apresiasi Raffi Ahmad karena Pekerjanya Jadi Peserta BPJS Contract Address

Pada aturan dijelaskan manfaat JHT dibayarkan kepada peserta ketika memasuki usia pensiun, mengalami cacat total dan tetap hingga meninggal dunia.

Selain itu, manfaat JHT juga bisa dirasakan oleh pegawai yang mengudurkan diri, terkena pemutusan hubungan kerja, dan peserta yang meninggalkan Indonesia untuk jangka waktu yang lama.

"Manfaat JHT bagi Peserta mengundurkan diri sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (2) huruf a dan Peserta terkena pemutusan hubungan kerja sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (2) huruf b diberikan pada saat Peserta mencapai usia 56 tahun," demikian bunyi pasal 5 permenaker tersebut.

Baca Juga

Kemenaker Minta Anies Tetapkan UMP Sesuai PP 36/2021, Kenaikan 5,1 Persen Direvisi?

Pada aturan sebelumnya, Permenaker Nomor 19 tahun 2015, manfaat JHT bisa langsung diberikan kepada peserta yang mengundurkan diri dan dibayarkan secara penuh setelah melewati masa tunggu selama 1 bulan dari tanggal surat keterangan pengunduran diri dari perusahaan terkait. (Knu)

Baca Juga

Pemprov DKI Kirim Surat ke Kemenaker, Harap Formula UMP Diperbaiki

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
DPR Ingatkan 272 Plt Kepala Daerah Tidak Boleh Terlibat Politik Praktis
Indonesia
DPR Ingatkan 272 Plt Kepala Daerah Tidak Boleh Terlibat Politik Praktis

Rifqi menyarankan agar Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memiliki "peta"

Telkom Sebar 891 Titik WiFi di PON Papua
Indonesia
Telkom Sebar 891 Titik WiFi di PON Papua

Telkom juga menyiapkan jaringan cadangan via Satelit, Radio IP Long Haul, dan Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) yang disewa khusus via Jaringan Papua-New Guinea & Guam Amerika (IPLC) sebagai backup jaringan eksisting.

Gibran Positif COVID-19, Satgas Akui Varian Delta tak Bisa Dikendalikan
Indonesia
Gibran Positif COVID-19, Satgas Akui Varian Delta tak Bisa Dikendalikan

"Varian Delta ini sudah nggak bisa dikendalikan lagi. Penularannya bisa kapan saja dimana saja. Selama kita disiplin prokes bisa mengurangi (terpapar)," kata Ahyani.

Seluruh Sekolah akan Terapkan Mata Pelajaran Pancasila Mulai Juli 2022
Indonesia
Seluruh Sekolah akan Terapkan Mata Pelajaran Pancasila Mulai Juli 2022

Pancasila akan dijadikan mata pelajaran di sekolah pada tahun ajaran baru, Juli 2022.

Pemprov DKI Periksa Puluhan Orang Kontak Erat Pasien Pertama Omicron
Indonesia
Pemprov DKI Periksa Puluhan Orang Kontak Erat Pasien Pertama Omicron

Pasien pertama tersebut merupakan petugas kebersihan di RS Darurat COVID-19 Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta.

[Hoaks atau Fakta]: KSAD Andika Adu Otot Dengan Tentara AS
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: KSAD Andika Adu Otot Dengan Tentara AS

Video tersebut diambil saat melakukan kegiatan Sport and Culture Day, menjelang akhir latihan bersama Garuda Shield-15 yang ditujukan sebagai hiburan semata saja.

BPOM Belum Temukan Risiko Kontaminasi Mikroplastik Pada Minuman Kemasan
Indonesia
BPOM Belum Temukan Risiko Kontaminasi Mikroplastik Pada Minuman Kemasan

Maklumat organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang menyatakan belum merekomendasikan pemantauan rutin atas kontaminasi mikroplastik dalam air kemasan.

Selama PPKM Lion Air Larang Penumpang di Bawah 18 Tahun
Indonesia
Selama PPKM Lion Air Larang Penumpang di Bawah 18 Tahun

Maskapai Lion Air Group memperbarui kebijakannya terkait adanya pemberlakuan PPKM.

[HOAKS atau FAKTA]: Anies Makan Besar dengan Orang Timur Tengah Pakai Uang Rakyat
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Makan Besar dengan Orang Timur Tengah Pakai Uang Rakyat

Narasi menyantumkan bahwa gambar tersebut adalah foto Anies Baswedan yang tengah makan besar menggunakan uang rakyat di tengah posisinya sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Korban Dugaan Penipuan Seleksi CPNS Anak Nia Daniaty Bakal Diperiksa Polisi
Indonesia
Korban Dugaan Penipuan Seleksi CPNS Anak Nia Daniaty Bakal Diperiksa Polisi

Surat pemanggilan pemeriksaan telah dikirimkan pada Rabu (29/9) kemarin, kepada korban.