Menag Yaqut: Jum'at Agung Jadi Momentum Persatuan Wujudkan Indonesia Maju Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. (ANTARA/HO-Kemenag)

MerahPutih.com- Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan ucapan untuk memperingati Jumat Agung yang jatuh pada Jumat, 15 April 2022.

Jumat Agung merupakan hari peringatan atas kematian Yesus Kristus.

Baca Juga:

Menag Yaqut Ingin Undang Paus Fransiskus ke Indonesia

"Selamat memperingati Jumat Agung untuk seluruh saudaraku umat kristiani," ujar Yaqut dalam keterangannya, Jumat (15/4).

Menurut Yaqut, dalam keyakinan umat kristiani perayaan Jumat Agung merupakan pengingat dan dorongan untuk saling mencintai satu sama lain.

Termasuk menjaga kehidupan di dunia. Serta menaklukkan ketakutan dan ketidakpastian melalui harapan.

Maka dari itu, ia berharap agar dengan peringatan Jumat Agung ini seluruh umat kristiani bisa semakin dekat dan bersatu untuk mewujudkan Indonesia yang maju.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA] Jokowi Lantik HRS Jadi Menteri Agama Gantikan Gus Yaqut

Khususnya dalam penanganan pandemi COVID-19 yang saat ini masih merebak di Tanah Air.

"Semoga momentum ini bisa menjadikan kita semakin dekat dan lebih peduli dalam rangka membangun Indonesia sebagai satu kesatuan bangsa yang maju," pungkasnya.

Sementara itu, Humas Keuskupan Agung Jakarta Susyana Suwadie mengatakan, ibadah Pekan Suci Paskah 2022 tetap dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat.

Langkah ini sesuai dengan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 2.

Pekan Suci Paskah ini mulai dari Minggu Palma (9-10 April 2022), Kamis Putih (14 April), Jumat Agung (15 April), Malam Paskah (Sabtu, 16 April) dan Hari Raya Paskah (Minggu, 17 April). (Knu)

Baca Juga:

Menag Yaqut akan Optimalkan Kuota Haji Hingga Meminta Tambahan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kemenag Gelar Sidang Isbat 1 Syawal 1443 H pada 1 Mei
Indonesia
Kemenag Gelar Sidang Isbat 1 Syawal 1443 H pada 1 Mei

Kementerian Agama (Kemenag) menjadwalkan sidang isbat penentuan awal 1 Syawal 1443 hijriah pada Minggu (1/5) petang.

Naik Kereta di 11 Stasiun KRL ini Wajib Punya Aplikasi PeduliLindungi
Indonesia
Naik Kereta di 11 Stasiun KRL ini Wajib Punya Aplikasi PeduliLindungi

Terintegrasinya aplikasi PeduliLindungi dengan sistem boarding KAI bertujuan untuk mempermudah pelanggan

Pemprov DKI Segera Salurkan BST ke Warga Terdampak PPKM Darurat
Indonesia
Pemprov DKI Segera Salurkan BST ke Warga Terdampak PPKM Darurat

Pemprov DKI masih menunggu kesiapan pemerintah pusat yang juga menyalurkan BST kepada sebagian warga DKI lewat PT Pos Indonesia

AHY: Demokrat Tidak Miliki Beban Jalin Koalisi Pilpres
Indonesia
AHY: Demokrat Tidak Miliki Beban Jalin Koalisi Pilpres

Partai Demokrat akan proaktif menjalani silahturahmi dan komunikasi dengan semua pimpinan partai, tanpa kecuali.

Hadang Kapal Tiongkok, Indonesia Harus Berpatroli Sampai Batas Terluar Natuna Utara
Indonesia
Hadang Kapal Tiongkok, Indonesia Harus Berpatroli Sampai Batas Terluar Natuna Utara

Berdasarkan data IOJI, ancaman pencurian ikan oleh kapal ikan Vietnam di wilayah ZEE Indonesia Laut Natuna Utara meningkat tajam pada awal tahun 2021 hingga mencapai puncaknya pada bulan April, kemudian mengalami penurunan mulai bulan Juni 2021 hingga bulan Agustus 2021.

Jadikan Bandung Kota Layak Anak, Kadin Bikin Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak
Indonesia
Jadikan Bandung Kota Layak Anak, Kadin Bikin Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak

Kadin Kota Bandung, sebelumnya telah memiliki program pada permasalahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT),

Demokrat Terus Bangun Koalisi Hadapi Pilpres 2024
Indonesia
Demokrat Terus Bangun Koalisi Hadapi Pilpres 2024

Sejumlah partai politik mulai memetakan mana kawan mereka saat Pemilu 2024 nanti. Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut partainya harus berkoalisi untuk menghadapi Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (pilpres) 2024.

Usai Diperiksa KPK, Kadis PUPR Kabupaten Bogor Irit Bicara
Indonesia
Usai Diperiksa KPK, Kadis PUPR Kabupaten Bogor Irit Bicara

Seusai diperiksa penyidik KPK, Soebiantoro irit bicara. Pria berkacamata ini keluar dari Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, sekitar pukul 14.31 WIB.

Polda Metro Akui Vaksinasi Merdeka di Willayah Penyangga Tak Capai Target
Indonesia
Polda Metro Akui Vaksinasi Merdeka di Willayah Penyangga Tak Capai Target

Program vaksinasi merdeka di wilayah penyangga atau aglomerasi seperti Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Depok, Tangerang Kota dan Tangerang Selatan telah berakhir. Sayangnya, kegiatan ini tidak mencapai target.