Menag Minta Mitigasi Kekerasan Seksual di Lembaga Pendidikan Agama Tangkapan layar - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas saat menyampaikan selamat milad ke-109 Muhammadiyah. (ANTARA/Asep Firmansyah/HO Kemenag)

MerahPutih.com - Kasus pencabulan belasan santri di Bandung menjadi perhatian banyak pihak. Pelaku kasus tersebut merupakan seorang guru dan pemilik pesantren terkait. Korban yang berusia di bawah umur mencapai 14 orang. Beberapa korban di antaranya hamil dan telah melahirkan.

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas memerintahkan jajarannya di Kementerian Agama mulai tingkat provinsi hingga kabupaten/kota untuk melakukan investigasi menyeluruh serta mitigasi pencegahan kekerasan seksual di lembaga pendidikan keagamaan.

"Kita sedang investigasi untuk menurunkan semua jajaran Kemenag, melakukan investigasi di daerah masing-masing. Jadi kalau ada hal serupa, kita akan lakukan mitigasi serupa. Jadi jangan tunggu ada kejadian dulu," ujar Menag di Jakarta, Jumat (10/12).

Baca Juga:

Alasan Bunda FAD Jabar Tak Ekspos Kasus Pencabulan Guru dari Awal

Menag khawatir kasus kekerasan seksual yang dilakukan guru pesantren, HW (36), terhadap belasan santri di Kota Bandung bak fenomena puncak gunung es yang selama ini tak terungkap di satuan pendidikan keagamaan.

Investigasi dan mitigasi, kata dia, akan dilakukan di seluruh satuan pendidikan di lingkungan Kementerian Agama mulai dari madrasah, pesantren, hingga perguruan tinggi.

Ia berharap dengan diterjunkannya tim tersebut dapat menginvestigasi, mengungkap, hingga memitigasi potensi kekerasan seksual.

"Jadi kekerasan seksual, pelecehan seksual dan semua tindak asusila itu harus disikat," kata dia, dikutip Antara.

Sebelumnya, Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa'adi meminta masyarakat khususnya santri hingga mahasiswa untuk berani melapor jika menjadi korban kekerasan seksual.

"Berharap kasus serupa tidak terjadi lagi. Mendorong para korban untuk berani melaporkan setiap tindakan mencurigakan atau tidak benar dari para oknum, siapa pun itu," kata dia.

Baca Juga:

Ridwan Kamil Minta Guru Cabul Dihukum Seberat-beratnya

Di sisi lain, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat menyebut guru sekaligus pemilik pondok pesantren berinisial HW (36) terancam hukuman 20 tahun penjara akibat perbuatannya yang memerkosa 12 santriwati hingga hamil dan melahirkan.

Plt Asisten Pidana Umum Kejati Jawa Barat Riyono mengatakan HW kini berstatus sebagai terdakwa karena sudah menjalani persidangan. HW terjerat dengan Pasal 81 UU Perlindungan Anak.

"Ancamannya 15 tahun, tapi perlu digarisbawahi di situ ada pemberatan karena sebagai tenaga pendidik, jadi ancamannya menjadi 20 tahun," kata Riyono.

Dia menjelaskan aksi tak terpuji itu diduga sudah HW lakukan sejak tahun 2016. Dalam aksinya tersebut, ada sebanyak 12 orang santriwati yang menjadi korban yang pada saat itu masih di bawah umur. (*)

Baca Juga:

Guru di Bandung Cabuli Belasan Santri sampai Hamil dan Melahirkan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Perwira Paspampres Diduga Perkosa Prajurit Kostrad, Panglima TNI: Sudah Diproses Hukum
Indonesia
3 Nama Beredar Gantikan Anies, Ini Kekurangan dan Kelebihannya
Indonesia
3 Nama Beredar Gantikan Anies, Ini Kekurangan dan Kelebihannya

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian melantik lima penjabat gubernur untuk menggantikan kepala daerah yang masa jabatannya habis.

Pemerintah Janji Bakal Perbaiki Ratusan Bangunan Rusak Akibat Gempa Cianjur
Indonesia
Pemerintah Janji Bakal Perbaiki Ratusan Bangunan Rusak Akibat Gempa Cianjur

Berdasarkan pendataan yang disusun oleh Pusat Pengendalian dan Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dampak yang diakibatkan gempa tersebut turut merusak ratusan bangunan.

[HOAKS atau FAKTA]: Beredar di WhatsApp, Minyak Goreng Dibagi Gratis Akhir Februari
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Beredar di WhatsApp, Minyak Goreng Dibagi Gratis Akhir Februari

Beredar informasi berupa pesan berantai melalui WhatsApp yang menginformasikan pembagian minyak goreng gratis di kelurahan atau desa dengan jatah per KK sebanyak 5 bungkus kemasan 1 kg pada 29-31 Februari 2022.

Pemerintah Blokir Ribuan Pinjol Ilegal, Modus Mirip Rentenir
Indonesia
Pemerintah Blokir Ribuan Pinjol Ilegal, Modus Mirip Rentenir

Upaya menekan aksi pinjaman online (pinjol) ilegal terus dilakukan.

Hingga Awal November 2022, 755 Dokter Wafat akibat COVID-19
Indonesia
Hingga Awal November 2022, 755 Dokter Wafat akibat COVID-19

"Informasi ini sekaligus mengingatkan semua pihak, bahwa pandemi belum usai, upaya pembaruan informasi dan strategi penanganan COVID-19 harus jadi perhatian semua kalangan," kata Ketua Umum PB IDI Adib Khumaidi di Jakarta, Kamis (3/11).

5 Wakil Indonesia Melaju ke Babak Kedua Thailand Masters 2023
Indonesia
5 Wakil Indonesia Melaju ke Babak Kedua Thailand Masters 2023

Pada pertandingan Selasa (31/1), sebanyak lima wakil Merah Putih dari sektor ganda putra dan putri memulai perjalanan di turnamen yang bergulir di Negeri Gajah Putih.

BPOM Rilis 126 Obat Sirop dari 15 Perusahaan Farmasi yang Aman Dikonsumsi
Indonesia
BPOM Rilis 126 Obat Sirop dari 15 Perusahaan Farmasi yang Aman Dikonsumsi

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyatakan terdapat 126 obat sirop yang aman untuk dikonsumsi masyarakat.

[HOAKS atau FAKTA]: Ditemukan Ruang Penyiksaan dan Mayat Wanita di Rumah Ferdy Sambo
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Ditemukan Ruang Penyiksaan dan Mayat Wanita di Rumah Ferdy Sambo

Hingga kini tidak ada media manapun yang memberitakan adanya penemuan tersebut.

Sekjen PAN Bicara soal Target di Pemilu dan Sosok Capres 2024
Indonesia
Sekjen PAN Bicara soal Target di Pemilu dan Sosok Capres 2024

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PAN, Eddy Soeparno mengatakan, partai menargetkan sebanyak 64 kursi yang akan di menangkan dalam Pilkada 2024, yakni dengan 10 persen lebih perolehan suara.