Menag Minta Masyarakat Batasi Mobilitas dan Tak Mudik Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas di Kota Solo, Jumat (5/3). (MP/Ismail)

Merahputih.com - Kasus positif COVID-19 meningkat tajam. Satgas Penanganan COVID-19 mencatat angka kasus positif bahkan sudah lebih 56 ribu pada 15 Juli 2021.

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas meminta masyarakat untuk membatasi mobilitas dan tidak mudik Iduladha. Kesadaran dan partisipasi masyarakat untuk menjaga diri dan membatasi kegiatan sangat penting dalam mencegah penyebaran COVID-19.

"Terlebih dengan adanya varian Delta," tegas Yaqut dalam keterangan persnya di Jakarta, Jumat (16/7).

Baca Juga

Kantor di Zona Merah Wajib WFH 75 Persen

Ia meminta masyarakat bersabar dan lindungi diri, keluarga dan orang di sekitar dari COVID-19. Masyarakat juga diminta kurangi mobilitas.

Pemerintah sendiri telah menetapkan awal Zulhijjah 1442 H bertepatan 11 Juli 2021, sehingga Hari Raya Iduladha jatuh pada 20 Juli 2021. Menurut Yaqut, mudik Iduladha dalam kondisi pandemi berpotensi membahayakan jiwa, bisa menjadi sarana penyebaran COVID-19.

Yaqut juga minta masyarakat mematuhi surat edaran Menag No SE 17 tahun 2021 tentang Peniadaan Sementara Peribadatan di tempat Ibadah, Malam Takbiran, Salat Iduladha, dan Petunjuk Teknis Pelaksanaan Qurban 1442 H/2021 M di Wilayah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Dijelaskan Menag, ada tiga poin pokok yang diatur dalam SE 17/2021. Pertama, kegiatan peribadatan di rumah ibadah semua agama yang berada pada wilayah Zona PPKM Darurat, ditiadakan sementara.

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas

Kedua, penyelenggaraan malam takbiran di masjid/musala, takbir keliling, serta penyelenggaraan Salat Iduladha di masjid/musala yang berada pada wilayah Zona PPKM Darurat, ditiadakan sementara. Ketiga, SE 17/2021 mengatur petunjuk teknis pelaksanaan kurban.

Misalnya, dilakukan sesuai syariat Islam dalam rentang waktu yang tersedia (11 - 13 Zulhijjah) agar tidak terjadi kerumunan.

Pemotongan hewan kurban di Rumah Pemotongan Hewan Ruminasia atau di luar RPH-R dengan menerapkan protokol kesehatan, baik petugas maupun pihak berkurban, serta memastikan kebersihan alat.

"Edaran ini dibuat dalam rangka memutus rantai penyebaran COVID-19 dan memberi rasa aman masyarakat dalam penyelenggaraan malam takbiran, Salat Iduladha, serta pelaksanaan kurban," jelas Menag Yaqut.

Kementerian Agama juga menerbitkan edaran No SE 16 tahun 2021 tentang Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Malam Takbiran, Salat Iduladha, dan Pelaksanaan Qurban 1442 H di luar wilayah PPKM. Edaran ini terbit untuk tujuan sama, memutus rantai penularan dan memberi rasa aman kepada masyarakat.

Baca Juga

Puluhan Pegawainya Terpapar COVID-19, Sandiaga Uno Terapkan WFH

Karenanya, kata Yaqut, meski di luar wilayah PPKM Darurat, penyelenggaraan malam takbiran dan Salat Iduladha hanya dapat diselenggarakan pada masjid/musala dengan status zona risiko penyebaran COVID-19 nya zona hijau dan kuning.

Itu pun harus menerapan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin 5M. "Untuk zona merah dan oranye, meski berada di luar wilayah PPKM Darurat, takbiran dan Salat Iduladha di rumah," tandasnya. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pemprov DKI Klaim 3 Juta Lebih Warga Sudah Divaksinasi
Indonesia
Pemprov DKI Klaim 3 Juta Lebih Warga Sudah Divaksinasi

Pada kelompok pelayan publik, vaksinasi dosis 1 telah dilakukan kepada 918.905 orang

Besok Lima Atlet DKI yang Terpapar COVID-19 di PON Papua Dipulangkan ke Jakarta
Indonesia
Besok Lima Atlet DKI yang Terpapar COVID-19 di PON Papua Dipulangkan ke Jakarta

Karena kebanyakan PCR positif ditemukan pada proses pulang

[HOAKS atau FAKTA]: Salat Bikin Aman dari Virus Corona
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Salat Bikin Aman dari Virus Corona

Sebuah akun Twitter bernama @SuremetO membalas cuitan yang membantah bahwa wudhu dapat mencegah dari COVID-19 dengan menjelaskan mengenai fungsi wudhu yang untuk membersihkan hadas kecil dan besar.

Jelang Tutup Pendaftaran, 3,9 Juta Orang Daftar CPNS dan PPPK
Indonesia
Jelang Tutup Pendaftaran, 3,9 Juta Orang Daftar CPNS dan PPPK

BKN meminta pada pemburu PNS untuk teliti dan berhati-hati saat mendaftar. Disisa waktu ini diperhatikan dan diteliti kembali secara berulang jangan sampai ada yang salah.

Bikin Investor Was-was, Kejagung Didesak Tidak Asal Sita Aset Kasus Asabri dan Jiwasraya
Indonesia
Bikin Investor Was-was, Kejagung Didesak Tidak Asal Sita Aset Kasus Asabri dan Jiwasraya

Jamin menilai apabila dianalisis lebih mendalam, kasus Jiwasraya-Asabri ini lebih tepat dari awal diproses dengan peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal.

Anak Buah Anies Tegaskan Tahun Ini Enggak Beli Lahan Kuburan
Indonesia
Anak Buah Anies Tegaskan Tahun Ini Enggak Beli Lahan Kuburan

Selama ini Pemprov sudah memanfaatkan lahan seluas 3,3 hektar

KPK Periksa Azis Syamsuddin sebagai Tersangka
Indonesia
KPK Periksa Azis Syamsuddin sebagai Tersangka

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal memeriksa mantan Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin, Senin (11/10).

Sepekan PPKM Darurat, Mobilitas Warga Kota Bandung Hanya Turun 17 Persen
Indonesia
Sepekan PPKM Darurat, Mobilitas Warga Kota Bandung Hanya Turun 17 Persen

Sepekan penerapan PPKM Darurat di Kota Bandung baru mampu menurunkan 17 persen pergerakan manusia.

Komnas HAM: Laskar FPI dengan Polisi Sempat Saling Senggol dan Serang
Indonesia
Komnas HAM: Laskar FPI dengan Polisi Sempat Saling Senggol dan Serang

Komnas HAM menyebut dua laskar FPI tewas Tol Jakarta-Cikampek kilometer 49 karena ada saling senggol dan serang dengan aparat kepolisian.

Peringati Hari Anak Nasonal, Ancol Gelar Vaksinasi Khusus Anak
Indonesia
Peringati Hari Anak Nasonal, Ancol Gelar Vaksinasi Khusus Anak

Sekaligus memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2021