Memupus Kerinduan Tanah Air di TPS Pencoblosan di TPS di KBRI Brussels yang menjadi tempat berkumpulnya WNI. (Foto: Pody)

PESTA demokrasi di tanah air akan berlangsung pada 17 April 2019, namun untuk warga negara Indonesia yang bermukim di luar negeri sudah melaksanakannya pada hari ini (13/4). WNI yang berada di laur negeri memiliki dua pilihan mencoblos melalui pos atau datang ke TPS yang ada di KBRI setempat.

Podang Kenconowati yang bermukim di Brussles, Belgia sudah melaksanakan kewajibannya sebagai warna negara Indonesia ikut berpartisipasi dalam pesta demokrasi ini. Menurut wanita yang disapa akrab dengan nama Pody ini pencoblosan dilakukan pada pukul 10.00 dan berakhir pukul 18.00 waktu setempat.

pemilu brussels
Pemilu di KBRI Brussels meliputi Belgia dan Luxembourg. (Foto: Pody)

DI KBRI Brussels terdapat tiga TPS sesuai dengan wilayah bermukim WNI, yakni Brussels, Wallonie dan Flanders serta daerah sekitarnya. “Kalau warga yang tinggalnya jauh dari KBRI menggunakan pilihan via pos. Seperti yang tinggal di negara Luxembourg, daerah Walonia atau Flanders. Atau memang ada keperluan lainnya biasanya ambil pilihan coblos melalui pos. Warga yang datang ke TPS harus nunjukan formulir C6, paspor dan KTP Belgia. Di KTP Belgia ini ada tandanya kalau seseorang itu permanent resident atau sudah pindah kewarganegaraan,” jelas Pody yang sudah bermukim di Brussels lebih dari 10 tahun.

pemilu brussels
Daya tarik datang ke TPS adalah adanya bazar makanan. (Foto: Pody)

Pemilu kali ini menurut lebih semarak karena bertepatan dengan liburan Paskah. Jadi banyak warga negara Indonesia yang datang dengan pasangannya serta anak-anak. “Anak-anak mau enggak mau dibawa ke sini karena enggak ada yang jagain. Gaji pembantu atau baby sitter di sini mahal,” ungkap Pody via whatsapp.

Daya tarik datang ke TPS bukan karena memenuhi kewajiban sebagai warga negara saja, tapi juga memupus kerinduan pada tanah air. Saban ada acara di KBR tentunya tidak pernah luput adanya makanan. Tak mengherankan bila kemudian berdiri stand-stand makanan dalam bazar sehari itu.

pemilu brussels
Menu populer Indonesia yang langsung diserbu oleh para pemilih yang datang ke KBRI. (Foto: Pody)

“Yang jualan makanan Indonesia, ada empek-empek, sate, siomay, soto mie, nasi campur Bali, jajan pasar. Banyak! Suami atau istri orang lokal biasanya makan sambil nungguin pasangannya selesai coblos. Didier (suami) langsung ke bazaar, gue ngantri coblos,” kata Pody lagi.

Rupanya selain Pemilu daya tarik seperti ini yang mendorong para WNI datang ke KBRI. “Setiap Pemilu seperti ini,” kata Pody. (psr)

Kredit : paksi

Tags Artikel Ini

Paksi Suryo Raharjo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH