Kesehatan Mental
Memilihara Hewan Bantu Lewati Masa Pandemi Memelihara hewan bisa membantu melewati masa pandemi.(Foto: Pexels/ Turgay Yildiz)

PANDEMI yang melanda dunia setahun belakangan ini benar-benar menguji kewarasan banyak orang. Tahun lalu, kita harus berdiam diri di rumah karena lockdown. Kurangnya sosialisasi dan aktivitas yang itu-itu saja membuat kita tambah pusing.

Orang-orang pun coba mencari hobi baru untuk 'lari' dari realita yang ada. Hobi tersebut berkaitan dengan pemeliharaan. Bukan hanya memelihara tanaman, memelihara hewan juga cukup populer di masa pandemi.

BACA JUGA:

Selebritas Hollywood Ngungsi ke Australia, Warga Protes

Memiliki hewan peliharaan memberikan banyak manfaat bagi pemiliknya. Tidak hanya menjadi teman yang setia, memelihara hewan juga terbukti dapat mengurangi stres yang berlebihan. Menikmati waktu bersama dengan hewan kesayangan di rumah dapat menghilangkan kecemasan dan stres.

hewan peliharaan
Menikmati waktu bersama hewan kesayangan dapat menghilangkan kecemasan dan stres.(Foto: Pexels/cottonbro)

Menurut Foxnews.com, warga Amerika dapat bertahan selama masa lockdown karena adanya hewan peliharaan. Lebih dari setengah pemilik hewan mengungkapkan mereka akan kesulitan melewati 2020 tanpa ditemani peliharaan mereka. Dari 1.023 pemilik hewan peliharaan di Amerika, sebanyak 71% mengatakan mereka tidak dapat bertahan dari pandemi virus corona jika tidak memiliki hewan peliharaan.

Selama masa pandemi, adopsi hewan peliharaan mencapai rekor tertinggi di Amerika. Survei yang dilakukan Foxnews menemukan tingkat adopsi hewan peliharaan melonjak sebanyak 34% sejak dimulainya pandemi pada April 2020 lalu. Tren itu terus berlanjut cukup lama sampai-sampai beberapa tempat penampungan hewan benar-benar kosong.

kucing
Hewan peliharaan pantas dapat perlakuan lebih baik. (foto: Pexels/Anna Shvets)

Selain itu, perusahaan perawatan hewan peliharaan menjelaskan 84% pemilik hewan mengakui bahwa pandemi menunjukkan kepada mereka seberapa besar peran hewan peliharaan mereka dalam membuat kehidupan mereka menjadi lebih baik.

Selain itu, sebanyak 80% pemilik hewan peliharaan juga mengatakan peliharaan mereka layak mendapatkan lebih banyak waktu saat memasuki 2021. Sebanyak 82% lainnya mengatakan mereka berencana memanjakan hewan peliharaan mereka di tahun ini. Pemilik hewan peliharaan mengatakan peliharaan mereka layak mendapatkan lebih banyak waktu mereka saat memasuki tahun 2021. Adapun 82% lainnya mengatakan bahwa mereka berencana memanjakan hewan peliharaan mereka di tahun ini.(Avia)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Mengenal 'Monster Laut Kaspia' yang Kini Jadi Obyek Wisata
Fun
Mengenal 'Monster Laut Kaspia' yang Kini Jadi Obyek Wisata

Sebuah Ekranoplan buatan tahun 80-an yang tampak futuristik terdampar di Tepi Laut Kaspia

Facebook Matikan Aplikasi Lasso, Gagal Saingi TikTok?
Fun
Facebook Matikan Aplikasi Lasso, Gagal Saingi TikTok?

Lasso akan dimatikan pada 10 Juli 2020.

Penyu Raksasa Pernah Hidup di Bumi
Hiburan & Gaya Hidup
Penyu Raksasa Pernah Hidup di Bumi

Penyu ini dibentuk untuk peperangan.

5 Makanan Wajib Dikonsumsi saat Diare
Fun
5 Makanan Wajib Dikonsumsi saat Diare

Lima makanan ini aman dikonsumsi pengidap diare.

Mendominasi di Emmy Awards, 4 Serial ini Wajib Kamu Tonton
ShowBiz
Mendominasi di Emmy Awards, 4 Serial ini Wajib Kamu Tonton

Netflix menjadi layanan streaming paling banyak mendapatkan nominasi.

Ilmuwan Ciptakan Enzim Super yang Memecah Plastik Enam Kali Lebih Cepat
Fun
Ilmuwan Ciptakan Enzim Super yang Memecah Plastik Enam Kali Lebih Cepat

struktur satu enzim, yang disebut ‘PETase’, dapat memecah permukaan kristal botol plastik yang keras.

Cara Maia Estianty Rayakan Lebaran Tahun Ini
ShowBiz
Cara Maia Estianty Rayakan Lebaran Tahun Ini

Meski demikian ia tetap bersuka cita merayakan Hari Kemenangan bersama keluarganya.

Tren Tuangkan Wax panas di TikTok, Berbahaya
Fun
Tren Tuangkan Wax panas di TikTok, Berbahaya

Waxing wajah bukan untuk main-main.

Juara l di IFCC 2020, Mahasiswa ITS Besut Sneaker dari Limbah Kulit
Fashion
Juara l di IFCC 2020, Mahasiswa ITS Besut Sneaker dari Limbah Kulit

Daiva, panggilan akrabnya mengatakan, ia terilhami dari hasil eksplorasinya terhadap limbah kulit sisa industri persepatuan Indonesia.