Membeli Sepeda Motor Bekas Banyak Keuntungannya Membeli sepeda motor bekas memiliki banyak keuntungan. (Foto: kabaroto)

SEPEDA motor masih dianggap sebagai transportasi yang efisien oleh masyarakat. Kemampuan mobilitasnya yang tinggi menjadi pilihan untuk bergerak dafri satu titik ke titik lainnya. Kemudian yang menjadi pilihan bagi masyarakat adalah membeli sepeda motor baru atau bekas untuk memilikinya.

Tentu saja ini berkaitan dengan dana yang dimiliki oleh masyarakat. Toh, sebenarnya sepeda motor bekas tidak kalah dengan sepeda motor baru. Hanya saja dibutuhkan kejelian untuk mendapatkan barang yang berkualitas. Sebagian masyarakat memang cenderung memilih membeli sepeda motor bekas. Apalagi saat ini kredit kepemilikan sepeda motor dirasa lebih menguntungkan ketimbang membayar tunai.

Alasannya memilihnya pun beragam. Alasan utama adalah mendapatkan motor idaman, tidak memerlukan dana yang terlalu besar. Selain itu, jika dibeli secara kredit tentunya angsurannya pun cenderung lebih murah jika dibandingkan dengan motor baru.

Lalu pertanyaannya, apakah Anda berniat untuk membeli motor bekas secara kredit? KabarOto mengungkap keuntungan membeli motor bekas secara kredit.

sepeda motor
Sepeda motor bekas sangat ringan pada angsurannya. (Foto: cycleworld)

1. Sesuai Kantong

Umumnya bagi yang membeli sepeda motor bekas secara kredit tidak perlu merogoh kocek tidak terlalu dalam. Pastinya sepeda motor harganya jauh lebih murah ketimbang motor baru, untuk jenis dan tipe yang sama tentunya.

Stephen Cornelis, Owner Cakra Motor mengatakan kalau uang muka (DP) jauh lebih ringan bahkan dapat disesuaikan dengan bujet pembeli. Jika konsumen itu membeli Honda Vario baru DP semisal Rp 2 juta. Angsurannya itu bisa sekitar 900 ribuan untuk tenor 3 tahun. Sementara untuk motor bekas dengan DP dan tenor yang sama itu selisihnya bisa mencapai Rp 200 ribuan.

Memang konsumen banyak menganggap beda cicilan tersebut tidaklah terlalu berat. Namun yang pasti konsumen juga harus menghitung selisih tersebut kepada lama tenor yang di ambil.

"Kalau contohnya itu, selisih Rp 200 ribu, dikalikan dengan masa tenor semisal 36 bulan, itu selisihannya sudah Rp 7,2 juta," katanya.

2. Cicilan ringan

sepeda motor
Harga beli sepeda motor bekas lebih murah. (Foto: bikesonshow)

Harga motor bekas pasti lebih murah yang mempengaruhi cicilannya. Anggaran yang harus dikeluarkan setiap bulan pun bisa diatur sesuai dengan kemampuan.

"Cicilan motor bekas itu memang lebih murah, contohnya untuk Honda Vario lansiran 2014. Dengan DP Rp 2-3 jutaan angsurannya itu kalau tenor 3 tahun hanya sekitar Rp 400 ribuan per bulan," jelas Stephen.

3. Harga Jual Stabil


Harga jual kembali bisa dipastikan tidak akan terlalu jauh ketika kamu membelinya. Setidaknya selisihnya tidak terlalu terasa ketika menjual dari tangan pertama ke tangan kedua.

"Depresiasi untuk kendaraan seperti motor itu cukup tinggi. Semisal konsumen merupakan tangan pertama yang ingin menjual dengan alasan kebutuhan dana. Itu tingkat depresiasi harganya bisa mencapai 25 persen. Kondisi motor pun dengan range usia yang baru satu tahun," paparnya.

Jika kamu memiliki motor seperti Honda Vario 125, Yamaha N-Max, dan Honda Beat si tentunya tak perlu khawatir. Karena harga jual beberapa produk tersebut diketahui cenderung stabil. SStephen mengungkapkan untuk harga Honda Beat tahun 2017 berkisar Rp11,5 juta, Honda Vario 125 di angka Rp14,5 juta dan Yamaha N-Max mencapai Rp22,5 juta.

4. Langsung pakai


Ini mungkin keuntungan yang tidak akan pernah didapat jika membeli motor baru. Membeli motor bekas kamu tinggal menungganginya jika proses pembayarannya sudah selesai. Tiodak perlu menunggu lama untuk proses nomor polisi yang baru.

Umumnya pembelian motor bekas prosesnya hanya dalam 1 atau 2 hari. Pembeli tinggal bayar DP, lalu survei, tanda tangan akad, dan bisa langsung membawa motor yang diinginkan. Karena biasanya motor sudah tersedia di dealer dengan surat-surat yang lengkap juga.

5. Cari kondisi terbaik

sepeda motor
Perhatikan tunggakan pajaknya. (Foto: gforcemc)

Keuntungan lain membeli motor bekas, jika Anda mengerti kendaraan dan jeli atau beruntung. Tentunya bisa mendapatkan motor bekas dengan performa yang sangat baik, tentunya dengan harga yang murah.

Sebagai contoh, jika kamu membeli motor dengan usia muda yang baru digunakan beberapa bulan dengan kilometer pun masih pendek. Tentunya hal tersebut sangat menguntungkan. Karena tentunya si pemilik sebelumnya menjual dalam keadaan membutuhkan dana segar secara cepat.

6. Pajak lebih murah


Motor berstatus bekas tentunya memiliki pajak yang lebih murah, karena kendaraan tersebut dihitung berdasarkan tahun pembuatannya dan juga tentunya tergantung wilayah. Kredit motor bekas yang sudah berumur contohnya, tentunya memiliki pajak yang jauh lebih murah ketimbang model terbaru.

"Kalau bicara pajak itu, seperti Honda Vario pajaknya hanya sekitar Rp 300 sampai 500 ribu tergantung pada tipe dan juga tahun produksinya. Kalau semakin tua tentunya pajaknya bakal lebih murah," tukas Stephen.

Namun yang harus tetap diperhatikan adalah tunggakan pajaknya. Karena tidak menutup kemungkinan motor bekas memiliki tunggakan pajak. Itu menjadi beban pemilik sebelumnya. (*)

Kredit : paksi

Tags Artikel Ini

Paksi Suryo Raharjo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH