Membeli Pohon Sakura Ajaib untuk Menyambut Musim Semi Pohon sakura ajaib yang terbuat dari kertas untuk menyambut musim semi. (Foto: PR Times)

MEKARNYA bunga sakura Jepang yang indah selalu menjadi daya tarik utama musim semi. Beribu sayang, pembatasan perjalanan akibat pandemi mengakibatkan banyak pelancong tidak bisa singgah dan menikmati langsung keindahan visualnya.

Apalagi tahun ini, kembang merah muda itu dikabarkan mekar lebih cepat daripada perkiraan awal. Sebuah kesempatan langka yang terpaksa harus dilewatkan karena kondisi yang belum sepenuhnya aman. Eits tapi jangan langsung bersedih. Kini siapapun dapat membeli pohon sakura untuk diletakkan di rumah lho.

Baca juga:

'Rugrats' akan Kembali dalam Format Animasi CG

Keajaiban ini dapat terwujud berkat produk bernama Magic Sakura. Diproduksi oleh perusahaan asal Oita, OTOGINO, kreasi dari kertas ini jadi cara tepat untuk membuat kembali pohon sakura di rumah. Magic Sakura hadir dengan ukuran 10,5cm x 13,6cm. Satu paketnya akan berisi pohon kertas, tatakan plastik, dan air ajaib.

Awalnya kamu hanya akan melihat sebatang pohon sakura berwarna cokelat tua lengkap dengan rantingnya. Ini seolah-olah menggambarkan kondisi pohonnya yang gundul di musim dingin. Akan tetapi setelah menuang air ajaib, perlahan-lahan akan bermekaran bunga-bunga kecil warna pink dari dahannya.

Kembang pertama akan muncul sekitar satu hingga dua jam, baru kemudian mekar sepenuhnya dalam waktu 12 jam. Namun, waktu pasti yang dibutuhkan untuk mekar bervariasi tergantung pada suhu dan kelembapan ruangan. Suhu 15 hingga 25 derajat celcius dengan kelembapan 40-60 persen merupakan kondisi ideal untuk mempercepat kecepatan mekar dan kualitas yang lebih baik.

Baca juga:

Manfaatkan Dedaunan,, Pengusaha Tekstil Bali Mengembangkan Pewarna Alami

Material yang digunakan tidak menggunakan bahan kimia berbahaya sehingga aman untuk digunakan. Berdasarkan situs resminya, Magic Sakura terbuat dari air, natrium asetat, dan aditif makanan.

CEO OTOGINO, Kimihiro Onitake membuat produk ini karena terinspirasi dari dongeng masa kecilnya berjudul Hanasaka Jiisan (Laki-laki tua yang membuat pohon sakura). Karakter utama dalam cerita itu ialah seorang lelaki tua yang baik hati.

Ia menaburkan bubuk ajaib pada pohon sakura yang mati dan kemudian secara ajaib pohon itu mekar dengan indahnya. "Aku menyukai cerita ini dan ingin membuat bunga sakura mekar. Itu adalah impian masa kecilku," kata Onitake.

Menikmati keindahan pohon sakura mini di rumah. (Foto: PR Times)
Menikmati keindahan pohon sakura mini di rumah. (Foto: PR Times)

Selama bertahun-tahun, ia berusaha membuat Magic Sakura dengan mempelajari teknologi kertas pohon sakura kuno asal Tiongkok. Setelah lima tahun, akhirnya Onitake berhasil membuatnya. "Orang Jepang menyukai bunga sakura dan menikmati pemandangannya setiap musim semi. Bunga sakura mekar dengan indah dan segera gugur. Oleh karena itu, kita merasakan keindahan dan hakanasa saat melihat sakura," tutur CEO itu.

Hakanasa sendiri merupakan perasaan unik yang dirasakan warga Jepang saat melihat sesuatu yang cepat berlalu, seperti bintang jatuh, kembang api, dan tentunya bunga sakura.

Jadi meskipun Magic Sakura pada akhirnya akan berguguran setelah kurun waktu empat minggu, hakanasa ini tetap melekat dalam hati. Seperti pohon aslinya, keindahan mekarnya mungkin hanya bersifat sementara, namun menyaksikkan proses gugurnya secara artistik tidak kalah memuaskan. "Kami berharap anda menikmati Magic Sakura dan merasakan budaya dan pikiran Jepang secara menyeluruh," tutup Onitake. (sam)

Baca juga:

Manfaatkan Dedaunan, Pengusaha Tekstil Bali Mengembangkan Pewarna Alami

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Reikko Kisahkan 'Toxic Relationship' Lewat Single 'Problems'
ShowBiz
Reikko Kisahkan 'Toxic Relationship' Lewat Single 'Problems'

Reikko hadirkan sebuah lagu baru yang berkisah tentang sebuah hubungan asmara yang tidak sehat alias toxic relationship

Dreams Sukses di PlayStation, Nintendo Garap Game Builder Garage
Fun
Dreams Sukses di PlayStation, Nintendo Garap Game Builder Garage

Memberi kesempatan kepada pemainnya membuat gim sendiri dengan ide cemerlang dan membagikannya ke publik.

Warna Metalik Tadashi Shoji di Pekan Mode New York
Fashion
Noah dan BCL akan Ramaikan Danamon New Live Experience Vol.2
ShowBiz
Fortnite Resmi Pindah ke Unreal Engine 5
Fun
Fortnite Resmi Pindah ke Unreal Engine 5

Chapter 3 adalah pilihan terbaik bagi Fortnite untuk berpindah engine ke Unreal Engine 5.

Anya Taylor-Joy Perankan Karakter Menyeramkan di 'Last Night in Soho'
ShowBiz
Rumah Mode Barli Asmara Gelar Peragaan Busana Virtual
Fashion
Rumah Mode Barli Asmara Gelar Peragaan Busana Virtual

Dalam rangka merayakan hari ulang tahun mendiang Barli Asmara, rumah mode dari Barli Asmara menggelar sebuah acara peragaan busana virtual

 Schmooze, Aplikasi Kencan Berdasarkan Selera Humor
Fun
Schmooze, Aplikasi Kencan Berdasarkan Selera Humor

Aplikasi kencan ini tidak berdasarkan lewat penampilan fisik.

Hari Kanker Sedunia: Ladies, Jangan Takut Dulu dengan Kanker
Fun
Hari Kanker Sedunia: Ladies, Jangan Takut Dulu dengan Kanker

Ada beberaoa miskonsepsi yang harus diluruskan