Membedah 4 Kamera Analog Terbaik Lintas Generasi Kamera jadul yang dapat dimiliki untuk koleksi atau kebutuhan fotografi (Foto: Pixabay/fotografierende)

BAGI pencinta fotografi tentu kamera analog atau kamera film tidak begitu asing. Pengoperasian kamera masih dilakukan manual. Jauh sebelum kamera digital (DSLR) dan mirrorless, kamera analog diproduksi sejak era 60an hingga 90an. Menjadikan kamera analog istimewa bagi mereka yang sempat menggunakannya.

Kamera analog bisa jadi sarana untuk mempelajari esensi fotografi dari akarnya. Banyak kenangan atau peristiwa bersejarah yang diabadikan dengan kamera jadul ini pada masa kejayaannya. Penuh kenangan. Beruntung mereka yang masih memilikinya hingga sekarang.

Baca juga:

Kamera dengan Sensor Gambar Terbaik di Dunia

Meski teknologi kamera saat ini sudah jauh berkembang, kamera analog memiliki tempat tersendiri di hati pencinta fotografi. Kamera Analog jenis ini menjadi barang koleksi berharga untuk bernostalgia, apalagi jika masih berfungsi. Berikut rekomendasi kamera analog jadul terbaik dari berbagai merek.

1. Nikon FM2

Diluncurkan pada 1982, semua pengoperasiannya dilakukan secara manual. Dengan penggunaan tuas saat ingin menekan shutter dalam mengambil gambar, nuansa nostalgia jadul sangat terasa pada kamera ini.

Penggunaan film melainkan memory card, menjadikannya salah satu kamera analog incaran para penggemar. Hasil yang dihasilkan oleh kamera ini sangat baik, apalagi jika menggunakan lensa analog dari Nikon yang juga tak kalah populer.

2. Canon Canonet QL17

Jika Nikon FM2 masih kurang dalam hal jadul, kamera yang satu ini dapat menjadi pilihan lain. Diproduksi sekitar tahun 60an-80an. Pengoperasiannya masih sangat sangat analog, dari pengaturan shutter speed hingga bukaan lensa secara manual.

Membuat kamera ini menjadi rekomendasi untuk kamu yang mencari kamera analog. Sama seperti FM2, pengoperasiannya juga menggunakan tuas, dan tentunya masih menggunakan film.

Baca juga:

Kamera Mirrorless Full-Frame ini Dapat Menghasilkan Gambar Super Tajam

3. Canon AE-1

Masih dalam merk yang sama, rekomendasi lainnya adalah Canon AE-1 yang diproduksi pada 1976. Kamera ini pada awalnya ditujukan untuk pemula saat diproduksi, namun karena sekarang semakin langka dan semakin jarang orang yang paham pengoperasiannya.

Juga termasuk kamera profesional, namun pengoperasiannya jauh lebih mudah dari dua merek sebelumnya. Canon AE-1 memiliki fitur auto yang dapat digunakan.

4. Pentax K1000

Merek kamera lainnya adalah Pentax K1000, dirilis pada 1976 dengan pengoperasian yang seluruhnya masih manual. Serupa dengan tiga tipe kamera sebelumnya, kamera ini juga menggunakan tuas saat ingin menekan shutter untuk mengabadikan gambar.

Dalam pengoperasiannya, kamera ini dilengkapi dengan fitur light meter yang berfungsi untuk mengukur tingkat cahaya. Menentukan terang gelapnya gambar. (jhn)

Baca juga:

3 Lensa Kamera yang Harus Dimiliki Fotografer Pemula


Tags Artikel Ini

Ananda Dimas Prasetya

LAINNYA DARI MERAH PUTIH