Memanjakan Tubuh dengan Racikan Rempah-Rempah di Kayu Spa JSI Resort Terapis Kayu Spa (Foto: MP/Ikhsan Digdo)

BERILIBUR bukan sekadar menghilangkan kepenatan pikiran. Tubuh kamu juga membutuhkan relaksasi. Supaya kembali bugar setelah beraktivitas di hari kerja. Kamu bisa mendapatkan pengalaman tersebut di JSI Resort.

Resor mewah dan berkelas di kawasan Megamendung ini. Memiliki fasilitas yang dapat memanjakan tubuh. Fasilitas tersebut bernama Kayu Spa yang diresmikan pada Sabtu (27/4) yang bertepatan dengan hari ulang tahun ke-5 JSI Resort.

Perbedaannya, spa dengan dua lantai ini lebih menekankan konsep alami. Terlihat dari bangunan dan interiornya yang kental dengan ornamen kayu. Sekilas kamu benar-benar serasa berada di Bali walaupun kamu sebenarnya tengah berada di wilayah Jawa Barat. "Konsep kita lebih ke natural. Kita juga menonjolkan fasilitas Bath Housenya," jelas Leader Kayu Spa, Anila kepada merahputih.com.

Kamu akan dimanjakan total oleh pelayanan Spa yang buka dari pukul 9 pagi-10 malam itu. Saat kamu datang di ke Spa ini. Kamu akan disambut oleh staf yang sangat ramah di bagian resepsionis.

Whirpool di area bath house (Foto: MP/Ikhsan Digdo)

Staff tersebut akan langsung menawarkan paket treatment yang kamu inginkan. Mulai dari facial, body massage, hingga eye treatment. Menurut perempuan yang akrab disapa Nila itu, spa ini juga memiliki treatment andalan bernama Kayu Signature Body Scrub.

Setiap treatment memiliki racikan dari rempah-rempah yang diracik sendiri oleh kayu Spa. Seperti Kayu Signature Body Scrub misalnya. Kamu akan dimanjakan dengan racikan rempah yang dapat menstimulasi kulit. "Pada treatment andalan ini, kami mengunakan racikan rempah seperti Kayu manis, kembang lawang, dan cengkeh beras yang kami racik sendiri," tambah Nila.

Kayu Spa juga benar-benar memperhatikan kesehatan tamu. Sebelum kamu memilih treatment. Kamu juga diharuskan mengisi consultation Card. Untuk menyatakan bahwa tubuh kamu dalam keadaan sehat untuk menerima treatment. "Kalau memang kondisi tamu kurang fit. Kami akan menyarankan mereka ke dokter. Misalnya bagi perempuan yang baru melahirkan secara caesar," imbuhnya.

Bale-bale di area outdoor (Foto: MP/Ikhsan Digdo)

Setelah kamu menentukan treatment. Serta mengisi consultation card. Staf akan langsung mengarahkan kamu ke ruang ganti atau locker room. Di ruangan ini kamu akan berganti pakaian untuk melakukan treatment. "Untuk perempuan disediakan kemben dan kimono, yang pria menggunakan boxer," ujar Nila.

Dari locker room, kamu akan dijemput oleh terapis. Kemudian kamu bisa memilih ingin relaksasi dulu di area bath house atau langsung melakukan treatment di lantai dua. Bath House yang berada di lantai pertama merupakan area yang memiliki whirpool, cold shower, hingga steam room. Konsep area ini outdoor. Air yang digunakan juga langsung dari Gunung di wilayah JSI.

Nah, di area bath house ini kamu juga bisa melakukan treatment dengan suasana outdoor. Ada dua bale-bale di area ini. Kamu pun bisa merasakan ketenangan jiwa di area outdoor ini. Sebab lokasinya juga dekat dengan aliran sungai. Gemercik air akan terdengar di telinga kamu. Membuat kamu semakin nyaman dan rileks.

Single room (Foto: MP/Ikhsan Digdo)

Kamu akan menghabiskan waktu maksimal 30 menit di area bath house. Lalu, terapis akan langsung mengantarkan kamu ke lantai dua. Untuk memasuki ruangan treatment yang terdiri dari empat ruangan, yaitu satu ruangan refleksi, dua single room, dan satu couple room.

Ruang refleksi berkapasitas dua tamu. Sementara untuk single room sendiri sebenarnya bisa juga untuk pasangan. Karena dinding kedua single room saling bersebelahan. Dinding tersebut bisa dibuka sehingga kedua ruangan menjadi saling tersambung.

Yang paling spesial ialah couple room. Di ruangan ini terdapat kamar mandi dengan bathub yang terbuat dari bahan kayu. Sementara untuk room lainnya enggak memiliki kamar mandi di dalam ruangan. "Di couple room ini tamu bisa berganti pakaian. Jadi mereka enggak perlu ke locker room," papar Nila.

Bathub di area kamar mandi couple room (Foto: MP/Ikhsan Digdo)

Namun, sebelum memasuki ruangan treatment. Kamu akan diberikan perawatan kaki (foot ritual) terlebih dulu di area lounge yang juga berada di lantai dua. Kamu pun akan disajikan welcome drink berupa teh sereh oleh para terapis sambil merasakan foot ritual. "Jadi tamu akan cuci kaki. Lalu kaki mereka direndam di dalam baskom berisi air hangat," jelas Nila.

Nila menambahkan. Selain berisi air hangat. Isi baskom tersebut juga diberikan tambahan bahan rempah-rempah. Kemudian ada pula tambahan sea salt yang dipercaya berfungsi untuk proses detoksifikasi.

Area lounge untuk mendapatkan layanan foot ritual (Foto: MP/Ikhsan Digdo)

Ritual kaki diakhiri dengan pemberian lime atau lemon untuk scrub. Kata Nila, scrub lemon tersebut bagus untuk antiseptik. Secara keselurhan. Untuk mendapatkan keseluruhan treatment. Mulai dari relaksasi di area bath house, foot ritual hingga massage. Kamu akan menghabiskan waktu selama dua jam.

Oh iya menurut Nila. Aroma essential oil yang digunakan selama sesi pijat. Akan menyerap ke tubuh. Sehingga untuk beberapa waktu aromanya yang harum enggak akan hilang. Tapi, jangan mandi dulu setelah selesai mendapatkan treatment. Biarkan essential oilnya menyerap selama 30 menit. "Oilnya bagus untuk lotion dan dapat melembapkan kulit," tukas Nila. (ikh)

Kredit : digdo


Ikhsan Digdo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH