Finansial

Memahami Fluktuasi Harga Emas 

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 26 Februari 2024
Memahami Fluktuasi Harga Emas 

Banyak faktor yang memengaruhi fluktuasi harga emas.(foto: pexels-michael-steinberg)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - HARGA emas di awal 2024 nyaris menyentuh rekor tertinggi sepanjang sejarah, yakni USD 2.000 (sekira Rp 31 juta) per troy ounce. Para analis pasar memperkirakan harga emas tak akan turun hingga akhir 2024.

Banyak faktor yang mendukung kenaikan harga emas dunia, seperti ketidakpastian geopolitik, kemungkinan melemahnya dolar AS, dan potensi penurunan suku bunga. Namun, di luar faktor tersebut, fluktuasi harga emas bisa dipahami dengan melihat lagi ke catatan di masa lalu.

BACA JUGA:

Octa Siap Wujudkan Trading Jelas di 2024

Dalam keterangan resmi yang diterima Merahputih.com, broker internasional yang menyediakan layanan trading online di seluruh dunia sejak 2011, Octa, mengatakan selama 90 tahun terakhir, nilai emas terutama bergantung pada volume transaksi antara pasar Barat dan Timur. Negara-negara Barat menentukan pasokan dan permintaan, sedangkan negara-negara Timur bertindak sebagai pihak lawan dalam transaksi tersebut.

Dengan demikian, ketika volume emas fisik yang dibeli Inggris atau Swiss meningkat, harganya ikut naik, begitu juga sebaliknya. Akibatnya, emas berpindah dari Barat ke Timur dan kembali lagi secara sinkron dengan penurunan atau kenaikan harga.

Faktor kedua yang secara historis memengaruhi harga ialah hubungan antara harga emas dan imbal hasil real obligasi pemerintah AS. Ketika imbal hasil riil turun, obligasi kehilangan daya tariknya, sehingga investor beralih ke emas. Begitu tren berbalik dan imbal hasil mulai naik, investor kembali ke obligasi.

Akan tetapi, sejak akhir 2022, kedua pola itu tidak terjadi. Imbal hasil obligasi 10 tahun AS naik ke 4,33 persen yang berarti di atas angka tertinggi pada 2022 dan mengalahkan rekor 15 tahun. Berlawanan dengan ekspektasi, hal itu tidak menurunkan harga emas. Harga logam mulia justru naik mulai November 2022 hingga Agustus 2023 sebesar 16 persen dari USD1.643 menjadi USD1.954 per troy ounce.

Korelasi antara volume transaksi emas dan harga emas juga tidak sejalan lagi. Sejak kuartal ketiga 2022, Inggris dan Swiss telah menjadi eksportir emas Netto, yaitu penjual. Menurut paradigma sejarah, hal itu seharusnya menjadi alasan kejatuhan harga emas. Akan tetapi, hal itu tidak terjadi. Dengan demikian, Barat tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap harga logam mulia ini.

“Secara tradisional, harga emas berkorelasi negatif dengan tingkat inflasi. Makin rendah tingkat inflasi, makin rendah pula suku bunga obligasi pemerintah. Akibatnya, daya tarik relatif aset tanpa bunga seperti emas meningkat,” jelas analis pasar Octa Kar Yong Ang.(*)

BACA JUGA:

6 Langkah Hasilkan Tambahan dari Trading Forex

#Finansial
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Love to read, enjoy writing, and so in to music.

Berita Terkait

Lifestyle
Ramalan Zodiak 5 Mei 2026: Yakin Asmara dan Keuangan Anda Aman?
Ramalan zodiak hari ini 5 Mei 2026 fokus asmara dan keuangan. Simak masalah yang muncul dan saran terbaik untuk setiap zodiak.
ImanK - Minggu, 03 Mei 2026
Ramalan Zodiak 5 Mei 2026: Yakin Asmara dan Keuangan Anda Aman?
Lifestyle
Ramalan Zodiak 21 April 2026: Asmara dan Keuangan, Ada Hambatan?
Ramalan zodiak hari ini 21 April 2026 lengkap 12 zodiak. Cek kondisi asmara dan keuangan yang diprediksi bermasalah serta saran terbaiknya.
ImanK - Senin, 20 April 2026
Ramalan Zodiak 21 April 2026: Asmara dan Keuangan, Ada Hambatan?
Lifestyle
Ramalan Zodiak 11 April 2026: Cinta Memanas, Keuangan Perlu Waspada
Ramalan zodiak hari ini 11 April 2026 soal asmara dan keuangan. Temukan masalah yang muncul dan saran terbaik untuk setiap zodiak.
ImanK - Jumat, 10 April 2026
Ramalan Zodiak 11 April 2026: Cinta Memanas, Keuangan Perlu Waspada
Travel
Wisatawan Indonesia kini Bisa Bayar Pakai QR Code di Korea Selatan
Inisiatif ini bertujuan membuat pembayaran di luar negeri lebih mudah diakses dan lebih terjangkau.
Dwi Astarini - Kamis, 02 April 2026
 Wisatawan Indonesia kini Bisa Bayar Pakai QR Code di Korea Selatan
Lifestyle
Ramalan Zodiak, 1 April 2026: Asmara dan Keuangan Diuji!
Ramalan zodiak 1 April 2026: asmara dan keuangan diuji. Temukan masalah yang muncul dan saran terbaik untuk setiap zodiak hari ini.
ImanK - Selasa, 31 Maret 2026
Ramalan Zodiak, 1 April 2026: Asmara dan Keuangan Diuji!
Lifestyle
Ramalan Zodiak 30 Maret 2026: Asmara dan Keuangan, Waspadai Masalah Ini!
Ramalan zodiak hari ini 30 Maret 2026: asmara dan keuangan lengkap. Ketahui masalah yang muncul dan saran untuk setiap zodiak.
ImanK - Minggu, 29 Maret 2026
Ramalan Zodiak 30 Maret 2026: Asmara dan Keuangan, Waspadai Masalah Ini!
Lifestyle
Jangan hanya Tahan Lapar, Mengerem Pengeluaran Juga Penting saat Berpuasa
Prinsip pengendalian diri ini juga berlaku dalam mengelola keuangan selama bulan Ramadan.
Dwi Astarini - Minggu, 15 Maret 2026
Jangan hanya Tahan Lapar, Mengerem Pengeluaran Juga Penting saat Berpuasa
Fun
Cara Bijak Menggunakan THR: Prioritaskan Kebutuhan hingga Hindari Belanja Impulsif
THR sering cepat habis tanpa disadari. Simak 4 tips mengelola THR dengan bijak agar kebutuhan Lebaran terpenuhi dan keuangan tetap aman setelah Idul Fitri.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 14 Maret 2026
Cara Bijak Menggunakan THR: Prioritaskan Kebutuhan hingga Hindari Belanja Impulsif
Lifestyle
Ramalan Zodiak 6 Maret 2026: Keuangan Tak Stabil, Asmara Rentan Konflik
Ramalan zodiak hari ini 6 Maret 2026 membahas keuangan dan asmara tiap zodiak. Siapa yang diuji finansial dan hubungan cintanya? Simak lengkapnya.
ImanK - Kamis, 05 Maret 2026
Ramalan Zodiak 6 Maret 2026: Keuangan Tak Stabil, Asmara Rentan Konflik
Fun
Agar THR Tak Cepat Ludes, Simak Cara Mengelola Uang Lebaran dengan Bijak
Simak 5 tips mengelola THR Lebaran agar tidak cepat habis. Mulai dari pembagian anggaran hingga cara memanfaatkan promo untuk kebutuhan rumah.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 Maret 2026
Agar THR Tak Cepat Ludes, Simak Cara Mengelola Uang Lebaran dengan Bijak
Bagikan