Melihat Persiapan KPU dan Bawaslu untuk Debat Capres Ke-5 Capres nomor urut 01 Joko Widodo dan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto berfoto bersama dengan moderator usai mengikuti debat capres putaran keempat (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

MerahPutih.com - Setelah sukses mengelar debat capres ke-4, Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Bawaslu kini tengah mempersiapkan pelaksanaan debat kelima atau pemungkas yang bakal berlangsung 13 April mendatang.

Komisioner KPU, Wahyu Setiawan mengatakan, proses debat sudah terbilang bagus dan ada banyak hal yang bakal dipertahankan untuk debat penutup, misalkan soal alokasi waktu untuk memberikan pertanyaan.

"Dalam denah dengan pengaturan waktu masing-masing lokasi 2 menit itu lebih adil dan masing-masing paslon bisa menyampaikan sesuai dengan harapannya. Saya kira itu yang perlu di nanti bisa dilakukan pada debat ke-5," kata Wahyu di Jakarta, Selasa (2/4).

Komisioner KPU Wahyu Setiawan (Foto: kpu.go.id)
Komisioner KPU Wahyu Setiawan (Foto: kpu.go.id)

Meski pelaksanaan debat capres ke-4 sudah berjalan semestinya, namun masih ada catatan minor dalam perhelatan tersebut. Misalkan soal ketertiban penonton dari perwakilan dua paslon yang berdebat.

Wahyu mengatakan, untuk mengantisipasi kejadian yang tak diinginkan, pihaknya masih akan tetap mempertahankan Komite Damai yang sudah dibentuk. Hal ini berfungsi untuk menjaga ketertiban jalannya debat.

"Tentu harus ada komitmen bersama agar debat terakhir ini menjadikan debat yang baik. Karena tentunya ini debat terakhir juga menandakan berakhirnya masa kampanye. Diakhir ini harus kita berikan yang terbaik," ucapnya.

Kalau kemudian ada penonton yang datang ke arena debat itu ternyata bertindak tidak tertib dan sampai mengganggu jalannya debat, maka pada hakekatnya penonton tersebut sudah merugikan masyarakat Indonesia.

"Siapa pun yang hadir dan tidak tertib akan dikeluarkan. Itu sudah komitmen rapat kami dan KPU. Bawaslu akan bersikap tegas demi menjaga kepentingan masyarakat Indonesia," lanjut Wahyu.

Untuk masalah kemarin, papar Wahyu, pihaknya sudah mengidentifikasi nama-nama yang tidak tertib. Mereka semua bukan elit partai, dan juga bukan pengurus harian partai.

"Kami sudah rekomendasikan kepada TKN dan BPN agar nama-nama tersebut tak diundang pada debat ke-5 mendatang," katanya. (Knu)

Baca Juga: Mestinya Prabowo Fokus Daripada Urusi Tim Kampanye yang Menertawainya



Zaimul Haq Elfan Habib

LAINNYA DARI MERAH PUTIH