Melalui Umat Mart, Hipmi Bantu Pesantren Kembangkan UMKM Presiden Joko Widodo (tengah) berjabat tangan dengan Ketua HIPMI Jatim Mufti Anam (kiri) saat meresmikan Gerai Umat Mart (Ummart) di Pasuruan. ANTARA FOTO/Umarul Faruq

MerahPutih.com - Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Jawa Timur Mufti Anam menyatakan peresmian gerai ritel Umat Mart (Ummart) merupakan bentuk bantuan kepada pesantren dalam mengembangkan saha mikro, kecil, dan menengah.

Mufti menuturkan nantinya Ummart akan menjual produk-produk yang dihasilkan para santri di pesantren dan dipastikan barang yang dijual halal.

"Ummart dikonsep syariah. Tidak hanya produknya saja yang dipastikan halal, tapi perdagangannya mengadopsi skema syariah," kata Mufti di sela peluncuran program penguatan ekonomi umat berbasis pesantren atau pesantrenpreneur yang digagas Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) di Ponpes Bayt al-Hikmah, Jalan Pati Unus, Pasuruan, oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, Sabtu (12/5)

Ia mengemukakan, tata niaganya syariah, sebagaimana dilansir Antara, termasuk dalam perdagangannya yang dilakukan para santri menjunjung tinggi etika bisnis.

Presiden Joko Widodo memberi sambutan dalam acara peresmian Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Pesantren preneur di pesantren Byat al Hikmah Pasuruan, Jawa Timur, Sabtu (12/5). ANTARA FOTO/Umar

"Hipmi berterima kasih kepada Presiden Jokowi yang memberi dukungan penuh pada upaya-upaya pengembangan ekonomi umat berbasis pesantren. Ini sebuah kehormatan, Bapak Presiden berkenan meresmikan Pesantrenpreneur dan Umat Mart. Sejak awal program ini dicetuskan beberapa bulan lalu, Pak Jokowi memang menaruh perhatian besar, dan beliau mengambil langkah-langkah konkrit untuk bersama-sama membangun ekonomi umat berbasis pesantren," ujarnya.

Menurutnya, program Pesantrenpreneur sendiri adalah inisiatif HIPMI untuk menumbuhkan kewirausahaan di lingkungan pesantren, yang terdiri atas pelatihan kewirausahaan, pendampingan, fasilitasi pembiayaan, hingga pemasaran. Para santri diperkenalkan dengan kewirausahaan, lalu didampingi dan ditemukan dengan lembaga pembiayaan.

"Produknya dipasarkan Ummart atau gerai ritel modern di berbagai kota karena program ini juga melibatkan Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia. Jadi Ummart menjadi salah satu pintu masuk memperluas pemasaran produk pesantren, semoga bisa berkelanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan para pelaku ekonominya," katanya.

Ketua Umum Hipmi Pusat Bahlil Lahadalia mengatakan, pihaknya berkolaborasi dengan Kementerian Perdagangan untuk mendampingi manajemen perdagangan produk pesantren sehingga bisa lebih tertata dan menjangkau pasar yang lebih luas.

Gerai Ummart. Foto: Hipmi

"Untuk tahap awal dibuka 10 Ummart di 10 pesantren di Jatim, antara lain di Pasuruan, Probolinggo, Malang, dan Banyuwangi. Bersama banyak pihak, termasuk Kementerian Perdagangan, kami ingin mewujudkan 1.000 Umat Mart di seluruh Indonesia sebagai salah satu titik berangkat kesejahteraan ekonomi umat," katanya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo meresmikan program penguatan ekonomi umat berbasis pesantren atau Pesantrenpreneur yang digagas Hipmi di Ponpes Bayt al-Hikmah, Jalan Pati Unus, Pasuruan.

Jokowi didampingi Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Menperin Airlangga Hartarto, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Sektetaris Kabinet Pramono Anung, dan Gubernur Jatim Soekarwo. (*)



Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH