Meja Makan, Simbol Kestabilan Rumah Tangga Meja makan. (Pixabay/jill111)

HIDUP para perantau di kota besar sering dihadapkan dengan kasus gonta-ganti tempat tinggal. Kadang, setiap orang yang sudah berkeluarga bisa berpindah rumah sekali satu tahun. Agar mudah sampai di tempat kerja menjadi alasan utama perpindahan itu terjadi.

Saat memiliki rumah baru, seorang pakar fengsui bernama Jenie Fengsui mengatakan ada baiknya bagian yang lebih dahulu diisi ialah ruang makan atau meja makan. Menurutnya, hal itu dapat menciptakan keharmonisan dalam rumah tangga.

Suasana ruang makan atau meja makan yang hidup. (Pixabay/skeeze)
Suasana ruang makan atau meja makan yang hidup. (Pixabay/skeeze)

Umumnya orang lebih mementingkan mengisi kamar tidur terlebih dahulu, kemudian disusul pembangunan ruang keluarga. Ruang makan atau meja makan justru dipikirkan belakangan.

"Meja makan itu penting, jangan sofa dulu. Meja makan itu untuk kebersamaan. Jadi kalau ngisi rumah, meja makan dulu. Tidur biarin pakai tikar, yang penting ada meja makan dulu di rumah," ujar Jenie dalam acara Urban Quarter's Media Gathering seperti dilansir Antara.

Merujuk pada tradisi masyarakat Tionghoa, Jenie mengatakan bahwa hal yang paling utama harus dirampungkan saat memiliki rumah baru ialah ruang makan. Ruang makan merupakan simbol kestabilan rezeki.

"Di Tiongkok, meja makan itu simbol kebersamaan. Beli meja makan itu supaya rezekinya bisa stabil. Meja makan itu simbol kestabilan, yang kedua ialah ruang tidur," lanjutnya.

Menurut Jenie, jantung dari sebuah rumah ialah ruang makan dan ruang keluarga. Untuk itu, kedua ruangan tersebut harus selalu hidup agar kehidupan rumah tangga tidak kosong.

"Rumah zaman sekarang kan meja makan dan ruang keluarga berdekatan, malah jadi satu. Itu bagus. Meja makan dan ruang keluarga itu malah bagus di tengah rumah dan itu jadi jantungnya. Meja makan atau ruang keluarga harus hidup," jelas Jenie.

Meja makan. (Pixabay/Erika Wittlieb)
Meja makan. (Pixabay/Erika Wittlieb)

Dalma banyak kasus, karena meletakkan ruang keluarga dan ruang makan berjauhan, salah satu ruangan terpenting dalam rumah malah tak berfungsi. Itu merupakan kesalahan dalam rancang dan meletakkan jantung rumah secara tepat.

"Ada kan yang ruang keluarganya malah enggak dipakai atau meja makannya malah enggak terpakai, karena penempatannya jantungnya salah. Bayangin aja gimana kalau jantungnya enggak berdetak, ruang keluarganya akan mati karena tidak terpakai," imbuh Jenie. (*)

Baca Juga: Empat Hotel Ini Dibangun di Wilayah Gunung, Bikin Kamu Betah Menginap Sebulan

Kredit : zaimul


Zaimul Haq Elfan Habib

LAINNYA DARI MERAH PUTIH