Meghan Sedih Dilaporkan Lakukan Bullying di Istana Meghan Markle dianggap melakukan pembullyan. (Foto: Elle)

DUCHESS of Sussex "sedih" dengan laporan bahwa dia dilaporkan atas perlakuan bullying selama berada di Istana Kensington, kata juru bicaranya. Surat kabar Times mengabarkan, Meghan Markle diduga mengusir dua asisten pribadi keluar dari rumah dan merusak kepercayaan anggota staf ketiga.

Juru bicara Meghan mengatakan itu adalah "serangan terbaru terhadap karakternya". Pemberitaan mengenai laporan perlakukan bullying ini terjadi sebelum wawancara TV Meghan dan Pangeran Harry dengan Oprah Winfrey akan ditayangkan di Inggris pada hari Senin (8/3) mendatang.

Baca Juga:

4 Alasan Pangeran Harry dan Meghan Markle Meninggalkan Kerajaan Inggris

meghan
Meghan dan Harry akan melakukan wawancara pertama setelah meninggalkan kerajaan. (Foto: pagesix.com)

Duchess tinggal di Istana Kensington selama hampir setahun setelah pernikahannya dengan Pangeran Harry pada Mei 2018. Menurut pemberitaan Times, pengaduan tersebut dilakukan pada Oktober 2018.

Istana Buckingham, yang bertanggung jawab atas perekrutan staf kerajaan, belum mengomentari laporan tersebut. Istana Kensington telah dihubungi untuk memberikan komentar.

Sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh juru bicara Meghan mengatakan, "The Duchess of Sussex sedih dengan serangan terbaru terhadap karakternya, terutama sebagai seseorang yang telah menjadi sasaran bullying dan sangat berkomitmen untuk mendukung mereka yang mengalami rasa sakit dan trauma.

"Dia bertekad untuk melanjutkan pekerjaannya menyebarkan belas kasih ke seluruh dunia dan akan terus berusaha memberikan teladan dalam melakukan apa yang benar dan melakukan apa yang baik," lanjut pernyataan yang diberitakan bbc.com (4/3).

Baca Juga:

Pangeran Harry dan Meghan Markle Tulis Surat Harapan untuk 2021

meghan
Pasangan ini diwawancarai Oprah Winfrey dan akan tayang di CBS. (Foto: bbc.com)

Satu hal yang disetujui semua orang: wawancara yang diberikan Meghan kepada Oprah Winfrey, dan yang akan disiarkan di AS pada hari Minggu (7/3) bertujuan untuk memusatkan perhatian pada pasangan Meghan dan Harry.

Staf istana sudah lama merasa gatal untuk mengeluarkan cerita dari sisi mereka; beberapa merasa bahwa mereka berusaha keras untuk membantu Meghan setelah pernikahan hanya untuk diperlakukan dengan kasar atau kemudian dianggap tidak peduli atau lebih buruk.

Tim Sussex bersiap menghadapi cerita dari sisi Istana. "Ini adalah daftar yang cukup luas dari hal-hal yang telah digabungkan. Timingnya [untuk mengeluarkan cerita laporan tersebut] bukan kebetulan," kata salah satu sumber kepada BBC.

Pihak Meghan tidak membantah keberadaan atau konten email tersebut yang berisi laporan perlakuan bullying, dan itu memang konten cukup kuat. Kabar ini menyebarkan kembali rumor dan tuduhan seputar peristiwa ketika sejumlah staf pergi beberapa bulan setelah pernikahan pasangan ini.

Baca Juga:

Prince Harry dan Meghan Markle Akan Memiliki Anak Kedua

meghan
Penyerangan karakternya. (Foto: allure.com)

Namun, pihak Duchess memberikan perlawanan, orang-orang yang disebutkan dalam email yang bocor tidak tahu apa-apa tentang laporan tersebut. Mreka menambahkan, keluhan itu tidak pernah berubah menjadi masalah formal. Apa pun kebenaran di balik isu bullying tersebut, kabar ini meningkatkan ketegangan dan publisitas seputar wawancara yang akan segera tayang dalam waktu beberapa hari mendatang.

Duke dan Duchess of Sussex berhenti dari peran mereka sebagai bangsawan pada Maret 2020, dan sekarang tinggal di California, AS. Bulan lalu Istana Buckingham mengumumkan pasangan itu tidak akan kembali sebagai anggota keluarga Kerajaan yang bekerja.

Wawancara dua jam dengan Meghan dan Pangeran Harry akan diputar di CBS di AS pada malam hari Minggu 7 Maret, dan di ITV di Inggris pada pukul 21:00 GMT pada hari Senin 8 Maret.

CBS mengatakan Meghan, akan diwawancarai tentang "melangkah ke dalam kehidupan sebagai seorang bangsawan, pernikahan, keibuan" dan "bagaimana dia menangani kehidupan di bawah tekanan publik yang intens". Dia kemudian akan bergabung dengan Pangeran Harry, dan pasangan itu akan berbicara tentang kepindahan mereka ke Amerika Serikat tahun lalu dan rencana masa depan mereka.

Duke of Sussex menarik kesamaan antara perlakuan mendiang ibunya, Diana, Princess of Wales, dan Meghan, dalam klip trailer untuk wawancara tersebut yang telah beredar. Harry mengatakan dia takut sejarah "terulang kembali" sebelum dia dan Meghan memutuskan mundur sebagai bangsawan. (aru)

Baca Juga:

Keratin, Rahasia Rambut Indah dan Lurus Meghan Markle

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Mengenal Varian COVID-19 Lambda
Hiburan & Gaya Hidup
Mengenal Varian COVID-19 Lambda

Vaksin dapat membentuk respons imunitas tubuh terhadap varian COVID-19.

Mengungkap Deretan Mitos Tentang Keaslian Madu
Kuliner
Mengungkap Deretan Mitos Tentang Keaslian Madu

Yuk kenali fakta-fakta soal mitos tentang madu yang beredar di masyarakat

Krisis Pandemi COVID-19, Harga Sampo di Korea Utara Mencapai Jutaan
Fun
Emily Ratajkowski Berkolaborasi dengan Superga
Fashion
Emily Ratajkowski Berkolaborasi dengan Superga

Kolaborasi hasilkan dua sneaker baru khas Emily Ratajkowski.

Burung Pintar Ini Berburu Ikan dengan Berkamuflase Menjadi Payung
Fun
Burung Pintar Ini Berburu Ikan dengan Berkamuflase Menjadi Payung

Teknik berburu yang digunakan oleh bangau hitam menjadi salah satu teknik paling licik yang pernah diamati di alam liar.

Perjalanan Belum Usai, ‘A Quiet Place 3’ Sedang Digarap
ShowBiz
Perjalanan Belum Usai, ‘A Quiet Place 3’ Sedang Digarap

Jalan ceritanya berdasarkan ide John Krasinski.

Medium Rare dan Sneaker Pimps Bangkitkan Gairah Streetwear Negeri Aing
Fashion
BMW Prioritaskan Produksi Kendaraan Listrik
Fun
BMW Prioritaskan Produksi Kendaraan Listrik

BMW mengatakan bahwa pihaknya akan memprioritaskan produksi kendaraan listrik.

Usaha Rumput Laut Produktif, Pembudidaya Andalkan Kalender Budidaya
Fun
Usaha Rumput Laut Produktif, Pembudidaya Andalkan Kalender Budidaya

Agar usaha rumput laut yang produktif, pembudidaya sangat bergantung pada kalender budidaya

Hespera, Villain di 'Shazam: Fury of the Gods'
Fun
Hespera, Villain di 'Shazam: Fury of the Gods'

Hespera jadi villain di sekuel Shazam.