Megawati Sebut Jakarta Amburadul, Begini Jawaban Wagub Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. (ANTARA/Fianda FS)

MerahPutih.com - Pemprov DKI legowo menerima pernyataan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang menyebut Jakarta menjadi kota amburadul.

Dengan komentar ini, DKI bisa berbenah agar jauh lebih baik dari sekarang ini.

"Sangat baik bagi kami dalam rangka memotivasi, menginspirasi, memberikan satu energi bagi kami untuk terus berbuat lebih baik," ujar Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Jakarta, Jumat (13/11).

Baca Juga:

Saat Megawati Sebut Jakarta Amburadul

Menurut Riza, yang patut menilai Jakarta yaitu masyarakat DKI sendiri, sudah sejauh mana Pemprov DKI bekerja dan seperti apa ibu kota saat ini. Hal itu pantas dinilai oleh warga.

"Jangan tanya kami. Kami tugasnya bekerja, memperbaiki, meningkatkan kinerja, silakan Jakarta seperti apa, sudah baik, masih kurang, tanya ke masyarakat," ungkapnya.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. (ANTARA/Ricky Prayoga)
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. (ANTARA/Ricky Prayoga)

Meski begitu, ucap dia, Pemprov DKI sudah tiga tahun belakangan ini menerima opini wajar tanpa pengecualian (WTP) atas laporan keuangana dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Di tahun 2017,2018, dan 2019.

Paling Anyar Jakarta baru saja meraih penghargaan di bidang Transportasi Berkelanjutan 2021 berdasarkan penilaian dari Institute for Transportation and Development Policy (ITDP).

Baca Juga:

Gerindra Heran Megawati Sebut Jakarta Amburadul

"Alhamdulillah tiga tahun ini kita dapat WTP dari BPK, dan dua tahun berturut-turut, sebelumnya runner up, tahun ini kita menang dari transportasi, pengelolaan transportasi terbaik di dunia," terangnya.

"Jadi kami sudah membangun, integrasi transportasi yang ada. Juga kita punya aplikasi yang dapat award. Jakarta sebagai smart city alhamdulillah kita perbaiki, sekarang jaringan internet, wifi lebih dari 5.000," sambungnya. (Asp)

Baca Juga:

PKS Minta Pemda DKI Tak Baper dengan Pernyataan Megawati

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jumlah Kasus COVID-19 Aktif di Jakarta Capai 15.471 Orang
Indonesia
Jumlah Kasus COVID-19 Aktif di Jakarta Capai 15.471 Orang

Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 7.812 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 1.347 positif dan 6.465 negatif.

BNPB: 23 Orang Meninggal Dunia Akibat Banjir Bandang di Flores Timur
Indonesia
BNPB: 23 Orang Meninggal Dunia Akibat Banjir Bandang di Flores Timur

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan 23 orang meninggal dunia akibat banjir bandang yang melanda sejumlah kecamatan di Kabupaten Flores Timur, Minggu (4/4).

Perkantoran di Jakarta Dibuka, Penumpang MRT Naik 6 Kali Lipat
Indonesia
Perkantoran di Jakarta Dibuka, Penumpang MRT Naik 6 Kali Lipat

"Tapi memang belum signifikan ya karena sebagian kegiatan kantor belum mulai dan mal belum buka," ucapnya.

7 Persen Pasien COVID-19 di RSD Wisma Atlet Tak Pernah Keluar Rumah
Indonesia
7 Persen Pasien COVID-19 di RSD Wisma Atlet Tak Pernah Keluar Rumah

Ia mengibaratkan COVID-19 seperti malaikat pencabut nyawa

Pencopotan Dua Jenderal Bukti Negara Tak Main-main Hadapi Rizieq Shihab
Indonesia
Pencopotan Dua Jenderal Bukti Negara Tak Main-main Hadapi Rizieq Shihab

Stanislaus menyebut, pencopotan ini langkah tegas dari negara sekaligus peringatan kepada pejabatnya untuk tidak main-main dalam situasi pandemi COVID-19.

Keluarga Izinkan Jenazah Pendeta Yeremia Diautopsi
Indonesia
Keluarga Izinkan Jenazah Pendeta Yeremia Diautopsi

Tim dokter yang akan melakukan otopsi akan didatangkan dari Makassar

Cara Seniman Mural Surabaya Protes Tuntutan Terdakwa Penyiram Novel Baswedan
Indonesia
Cara Seniman Mural Surabaya Protes Tuntutan Terdakwa Penyiram Novel Baswedan

Xgo juga menjelaskan bahwa mural yang dibuat komunitasnya merupakan bentuk judul sarkas

Pegiat Wisata Wajib Patuhi Protokol Kesehatan, Dokter Reisa: Ingat Pesan Ketua Gugus Tugas
Indonesia
Pegiat Wisata Wajib Patuhi Protokol Kesehatan, Dokter Reisa: Ingat Pesan Ketua Gugus Tugas

Hal itu tertuang dalam Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/382/2020

PDIP: Deklarator KAMI Kental Nuansa Post Power Syndrome
Indonesia
PDIP: Deklarator KAMI Kental Nuansa Post Power Syndrome

Deklarasi tersebut dinilai sebagai sekedar manuver politik mengatasnamakan penyelamatan rakyat.

Kemenag Siapkan Materi Khutbah Salah Jumat
Indonesia
Kemenag Siapkan Materi Khutbah Salah Jumat

“Proses penyusunan naskahnya juga akan dilakukan oleh tokoh agama dan akademisi yang biasa berdakwah dan menyampaikan khutbah,” lanjutnya.