Megawati Orasi, Prabowo Inspektur, Hasto Jadi Mahasiswa Unhan Menhan Prabowo dan Sekjen PDIP Hasto. (Foto: Unhan).

MerahPutih.com - Menjadi mahasiswa baru program doktoral (Strata-3/S3) di Universitas Pertahanan (Unhan) Indonesia, Sekjen DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto memulai kuliahnya dengan mendengarkan arahan dari dua tokoh nasional, Megawati Soekarnoputri dan Prabowo Subianto.

Dalam upacara pembukaan, Prabowo yang menjabat sebagai Menteri Pertahanan, menjadi inspektur upacara. Sementara Hasto, sebagai mahasiswa baru Unhan, bersama mahasiswa lainnya mengikuti upacara itu.

Setelahnya, Hasto dan kawan-kawan juga mendengarkan orasi kebangsaan yang disampaikan oleh Presiden RI Kelima yang juga Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri.

Baca Juga:

PDIP Kembali Batal Umumkan Duet Jagoan untuk Pilkada Surabaya, Ada Apa?

"Ini sejarah baru bagi Unhan, universitas yang terdepan di dalam menggelorakan semangat nasionalisme, bela negara, untuk pertama kalinya menyelenggarakan pendidikan S1, S2, dan S3 secara bersamaan," kata Hasto di lokasi kampus, Sabtu (29/8).

Hasto mengaku, sengaja memilih Unhan dan akan melakukan penelitian berkaitan dengan diskursus pemikiran geopolitik Bung Karno.

"Mengapa? Karena sejarah dan cara pandang kemerdekaan Indonesia ditujukan bagi upaya membangun persaudaraan dunia," ujarnya.

Hasto nampak serius berdiskusi dengan beberapa mahasiswa TNI baik dari matra darat, laut, maupun udara. Hasto kerap berbincang dengan teman seangkatannya, termasuk Sekjen Persatuan Insinyur Indonesia, Teguh Haryono.

"Saya sampaikan bahwa di PDI Perjuangan, nasionalisme dan patriotisme selalu berkobar dan menjadi spirit seluruh kader partai. Jadi kita disatukan oleh semangat bela negara, dan dari situ kami langsung akrab," ujar Hasto.

Megawati
Ketum PDIP Megawati. (Foto: Unhan)

Kembali ke soal rencana disertasinya, Hasto mengaku memang tertarik kepada persoalan geopolitik karena mengajarkan tentang cara pandang Indonesia untuk dunia. Baginya, sejarah Nusantara itu membangun peradaban dunia.

"Nusantara menjadi titik temu peradaban dunia, dan sangat dikenal karena penguasaan jalur rempah dunia. Abad ke 8 kita sudah memiliki mahakarya berupa Candi Borobudur. Demikian pula filsafat dharma, sangat otentik Indonesia dan rekam jejaknya sejak abad ke 7 melalui pemikiran Dharmakitri yang kuliahnya diikuti oleh mahasiswa mancanegara," bebernya.

Dalam perspektif kekinian, Hasto mengatakan, studi ini penting didalami di tengah tren meredupnya cara pandang keluar dan spirit kepemimpinan Indonesia di dunia internasional.

“Dulu saja, playing field Indonesia tahun 1955 sudah menjadi pemimpin diantara bangsa-bangsa Asia Afrika, tetapi kini lebih banyak inward looking. Hanya mengurusi urusan dalam negeri sendiri. Padahal sebenarnya Pancasila bisa menjadi leidstar di dalam pergaulan antar bangsa," ulasnya.

Baca Juga:

Hasto: PDIP Sudah Biasa Dikeroyok di Kota Surabaya

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jakarta Kembali PSBB, Wisata Ancol Ditutup
Indonesia
Jakarta Kembali PSBB, Wisata Ancol Ditutup

PSBB secara total ini mulai diberlakukan Pemprov DKI pada Senin 14 September 2020 pekan depan.

Wagub Riza Negatif COVID-19, Gerindra: Senin Mulai Kerja
Indonesia
Wagub Riza Negatif COVID-19, Gerindra: Senin Mulai Kerja

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria dinyatakan sudah sembuh dari COVID-19.

Anita Kolopaking Hingga Jaksa Pinangki Diharapkan Jadi Justice Collaborator
Indonesia
 KPU Akan Libatkan Gugus Tugas COVID-19 dan Kemenkes Dalam Pilkada 2020
Indonesia
KPU Akan Libatkan Gugus Tugas COVID-19 dan Kemenkes Dalam Pilkada 2020

Viryan mengatakan, pelibatan Gugus Tugas COVID- 19 dan Kemenkes ini dilakukan di seluruh Indonesia. Tujuannya mengedepankan protokol kesehatan dalam penyelenggaraan Pilkada ditengah pandemi COVID-19.

Anak Buah Anies Bantah Penataan Kampung Akuarium Langgar Perda RDTR
Indonesia
Anak Buah Anies Bantah Penataan Kampung Akuarium Langgar Perda RDTR

"Total kebutuhan anggaran sedang dihitung ulang oleh perencana karena ada perubahan kebutuhan termasuk pembangunan mushola," jelas Sarjoko.

Ridwan Kamil Sebut Jabar Alami Krisis Pangan pada 2021
Indonesia
Ridwan Kamil Sebut Jabar Alami Krisis Pangan pada 2021

Gubernur M Ridwan Kamil memprediksi Jawa Barat akan mengalami krisis pangan pada tahun 2021.

Bareskrim Gandeng Kemenlu Hingga Interpol Buru Pembakar Bendera Merah Putih
Indonesia
Bareskrim Gandeng Kemenlu Hingga Interpol Buru Pembakar Bendera Merah Putih

Sementara yang bersangkutan ini sedang bekerja di Malaysia

96 Lembaga Masuk Radar Pembubaran, Tjahjo: Tinggal Tunggu Waktu
Indonesia
96 Lembaga Masuk Radar Pembubaran, Tjahjo: Tinggal Tunggu Waktu

Kementerian PANRB juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait

Penjual Nanas di Lereng Gunung Kelud Raup Untung di Tengah Pandemi COVID-19
Indonesia
Penjual Nanas di Lereng Gunung Kelud Raup Untung di Tengah Pandemi COVID-19

Terbukti, penjual buah nanas di sekitar lereng Gunung Kelud, Kediri, Jawa Timur meraup keuntungan tinggi.

Buzzer Dinilai Ancam Kehidupan Demokrasi
Indonesia
Buzzer Dinilai Ancam Kehidupan Demokrasi

Romo Benny mendorong bagaimana buzzer sebagai medium bisa digunakan untuk menjual sebuah ide/gagasan sehingga yang terjadi di ruang publik adalah adu gagasan.