Megawati Minta Bertemu Risma Bahas Kesenjangan Sosial Ketum PDIP Megawati.(Foto: Antara)

MerahPutih.com - Saat pengarahan para kader, Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri memerintahkan, jajarannya memikirkan isu stunting atau anak kekurangan gizi yang masih dihadapi Indonesia hingga saat ini.

Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri bahkan meminta ketua DPP PDIP yang juga Menteri Sosial Tri Rismaharini atau Risma, segera menemuinya membahas masalah kesenjangan sosial.

Baca Juga:

Resmikan 25 Kantor PDIP Daerah, Megawati Kenang Tidur di Ranjang Bambu Berkutu

"Ayo Mbak Risma yang kuat. Pokoknya nanti datang ya ketemu saya. Saya mau ketemu," kata Megawati saat memberikan pengarahan dalam acara peresmian 25 kantor baru PDIP secara virtual, Minggu (30/5).

Megawati sempat bercerita di wilayah di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, menggambarkan masalah yang dihadapi menyangkut isu stunting.

"Bayangin di Jakarta Pusat, di Cempaka Putih, ada tanah barangkali tidak sampai 500 meteran. Itu yang tinggal di situ keluarga yang hidup di bedeng-bedeng. Jualan makanan di gerobak tapi anaknya ada tiga. Kalau ditanya kehidupannya, padahal itu orang daerah," kata Megawati.

Masalah ini, menurut Megawati, terkait juga dengan isu urbanisasi atau perpindahan masyarakat desa ke kota demi mencari hidup. Baginya, perlu dicari alasan sehingga masyarakat merasa tidak bisa menghidupi diri jika tetap tinggal di desa.

"Sampai saya ngomong ke Pak Jokowi. Ini gimana kok pasti nyari makan di kota-kota besar," kata Megawati.

Ketum PDIP Megawati. (Foto: Tangkapan Layar
Ketum PDIP Megawati. (Foto: Tangkapan Layar

Megawati meminta perempuan Indonesia memikirkan atau coba membayangkan masa depan anak-anak yang tinggal di tempat tersebut, minimal dari lingkungan terdekatnya sendiri atau dari keluarganya sendiri.

"Anak ini masa depannya gimana? Dari gizi sudah tidak memenuhi persyaratan, bagaimana kemudian dari sisi sekolahnya. Apa ibu-ibu tak bicara dengan suaminya soal itu?" kata Presiden kelima RI ini.

Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri sudah menegaskan bahwa di Bulan Bung Karno, partai akan berkonsentrasi dalam konsolidasi menyeluruh.

Satu bulan penuh, seluruh kader partai, baik eksekutif, legislatif, maupun yang di struktur, turun ke bawah menyatu dengan seluruh masyarakat desa.

"Kita wajib turun ke bawah sebagai jalan vertikal dan komitmen politik PDI Perjuangan untuk menyatukan diri dengan seluruh nafas kehidupan rakyat," kata Hasto. (Knu)

Baca Juga:

Megawati Resmikan Patung Bung Karno di Lemhannas

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pekerja Migran yang Tiba di Tanah Air Wajib Diisolasi di RSD COVID-19
Indonesia
Pekerja Migran yang Tiba di Tanah Air Wajib Diisolasi di RSD COVID-19

Ada juga yang berbayar sendiri, yaitu di hotel-hotel isolasi yang disiapkan

Wagub DKI: 30 Persen RS Rujukan COVID-19 Diisi Pasien Luar Jakarta
Indonesia
Wagub DKI: 30 Persen RS Rujukan COVID-19 Diisi Pasien Luar Jakarta

Pemprov DKI menyebut tidak semua pasien corona yang dirawat di 101 rumah sakit rujukan dan hotel isolasi mandiri merupakan warga Jakarta.

DPRD NTT Desak Pemerintah Daerah Tanggap Darurat Fasilitas Vital
Indonesia
DPRD NTT Desak Pemerintah Daerah Tanggap Darurat Fasilitas Vital

Komisi V DPRD NTT mendesak pemerintah provinsi agar segera melakukan langkah tanggap darurat fasilitas vital

Sriwijaya Air Sediakan Hotel untuk Menginap Bagi keluarga Korban SJ 182
Indonesia
Sriwijaya Air Sediakan Hotel untuk Menginap Bagi keluarga Korban SJ 182

Fasilitas tersebut diberikan agar stamina keluarga penumpang terjaga

[Hoaks atau Fakta]: 6 Ormas Radikal Telah Dibubarkan Pemerintah
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: 6 Ormas Radikal Telah Dibubarkan Pemerintah

Info ini telah muncul sejak tahun 2017 sepanjang Perppu Ormas disahkan menjadi undang-undang.

Jadi Perantara Suap Djoko Tjandra, Andi Irfan Jaya Divonis 6 Tahun Penjara
Indonesia
Jadi Perantara Suap Djoko Tjandra, Andi Irfan Jaya Divonis 6 Tahun Penjara

Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menjatuhkan hukuman 6 tahun penjara dan denda Rp100 juta subsider 4 bulan kurungan terhadap Andi Irfan Jaya.

Polisi Akui Puluhan Terduga Teroris Ingin Manfaatkan Momen HUT RI untuk Tebar Teror
Indonesia
Polisi Akui Puluhan Terduga Teroris Ingin Manfaatkan Momen HUT RI untuk Tebar Teror

Apabila diketahui melakukan perencanaan-perencanaan yang dapat membahayakan masyarakat secara hukum dapat dilakukan tindakan hukum

Perusahaan yang Digerebek di Cengkareng Layani 13 Aplikasi Pinjol
Indonesia
Perusahaan yang Digerebek di Cengkareng Layani 13 Aplikasi Pinjol

Polisi menemukan 13 perusahaan aplikasi pinjaman online (pinjol) ketika menggrebek kantor kolektor penyedia jasa penagihan di itu

BTS Meals Bikin Ojol dan Layanan Makanan Online Serbu dan Berkerumun di McDonald’s
Indonesia
BTS Meals Bikin Ojol dan Layanan Makanan Online Serbu dan Berkerumun di McDonald’s

terlihat banyak cabang McD yang tutup dan tidak dapat melakukan pemesanan lewat aplikasi seperti GrabFood dan Gofood atau layanan sejenisnya. Misalnya seperti di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, dari 11 cabang terdekat seluruh McD terlihat tutup di aplikasi GrabFood.

Meski Dihantam Cuaca Ekstrem, Tim SAR Kumpulkan 141 Kantong Tubuh Manusia
Indonesia
Meski Dihantam Cuaca Ekstrem, Tim SAR Kumpulkan 141 Kantong Tubuh Manusia

Tim SAR gabungan tetap melanjutkan pencarian korban, serpihan pesawat, serta black box berjenis cockpit voice recorder (CVR) meski hari ini dihantam gelombang air 2,5 meter.