Megawati Heran Warga Sumbar tak Suka PDIP Megawati Soekarnoputri saat pengarahan kepada calon kepala daerah usungan PDIP. (Foto: Tim Media PDIP)

MerahPutih.com - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menyatakan kesulitan yang dihadapi pihaknya untuk dekat dengan masyarakat Sumatera Barat (Sumbar) dalam konteks mencari calon pemimpin bangsa dari wilayah itu. Padahal, Proklamator RI yang juga ayahandanya, Sukarno, dekat dengan tokoh-tokoh nasionalis dari Tanah Minang tersebut.

Megawati mengatakan bahwa soliditas PDIP dengan rakyat di daerah menjadi salah satu pertimbangan pihaknya sebelum menentukan calon kepala daerah. Dan dalam konteks itu, PDIP kerap kesulitan di Sumbar.

Baca Juga

Megawati ke Whisnu Buana: Terima Kasih Sudah Bantu Risma Bangun Surabaya

"Kalau saya melihat Sumbar itu, saya pikir kenapa ya rakyat di Sumbar itu sepertinya belum menyukai PDI Perjuangan? Meskipun sudah ada beberapa daerah yang mau, meminta, sudah ada katakan kantor DPC-nya, DPD-nya. Tapi kalau untuk mencari pemimpin di daerah tersebut, menurut saya masih akan agak sulit," kata Megawati saat memberi arahan di sela-sela pengumuman calon kepala daerah gelombang V menuju Pilkada Serentak 2020, melalui telekonferensi, Rabu (2/9).

"Padahal kalau kita ingat sejarah bangsa, banyak orang dari kalangan Sumbar yang menjadi nasionalis. Yang pada waktu itu kerja sama dengan Bung Karno, seperti Bung Hatta. Bung Hatta kan sebenarnya datang dari Sumbar," sambung dia.

Tangkapan layar Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri saat memberikan arahan pada pengumuman 75 pasangan calon kepala daerah di Pilkada serentak secara virtual, di Jakarta, Selasa (11/8/2020). (ANTARA/Syaiful Hakim)
Tangkapan layar Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri saat memberikan arahan pada pengumuman 75 pasangan calon kepala daerah di Pilkada serentak secara virtual, di Jakarta, Selasa (11/8/2020). (ANTARA/Syaiful Hakim)

Megawati pun meminta kader-kadernya untuk mempelajari mengapa ada daerah-daerah yang belum bisa atau belum mau, agar rakyatnya bisa mempercayai PDIP sebagai alat perjuangan.

"Itulah salah satu bagian dari kerja keras kita, kerja besar kita," tegas Megawati.

Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan bahwa partainya menginginkan bagaimana Pancasila dibumikan, tidak hanya di Sumbar, tetapi juga di seluruh wilayah di Indonesia. Ditegaskan Hasto, Ketua Umum Megawati Soekarnoputri begitu kagum dengan Sumatera Barat, demikian juga putrinya Puan Maharani dan unsur petinggi partai lainnya.

"Dari Mbak Puan, kami sering mendapat cerita bagaimana keanekaragamannya yang luar biasa. Bagaimana rendang bumbunya itu bentuk cita rasa makanan yang punya cita rasa yang menyentuh aspek rasa tertinggi di dalam kualitas makanan itu, sehingga tidak heran rendang mendapatkan apresiasi sebagai makanan paling enak di dunia. Bahkan Ibu Mega telah menugaskan Pak Alex Lukman untuk mengumpulkan seluruh resep makanan untuk pembuatan rendang itu," beber Hasto.

Baca Juga

Megawati Singgung Hoaks Puti Guntur Jadi Cawalkot Surabaya

"Jadi yang dimaksudkan Mbak Puan Maharani soal pembumian Pancasila di Sumatera Barat itu lebih kepada aspek kebudayaan, nasionalisme dan juga menyentuh seluruh hal-hal di dalam kehidupan bermasyarakat berbangsan dan bernegara," pungkas Hasto. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
[Hoaks atau Fakta]: 6 Ormas Radikal Telah Dibubarkan Pemerintah
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: 6 Ormas Radikal Telah Dibubarkan Pemerintah

Info ini telah muncul sejak tahun 2017 sepanjang Perppu Ormas disahkan menjadi undang-undang.

Bamsoet Ajak Semua Pihak Bersatu Hadapi Pandemi Corona dan Resesi Ekonomi
Indonesia
Bamsoet Ajak Semua Pihak Bersatu Hadapi Pandemi Corona dan Resesi Ekonomi

Wakil Ketua Umum Golkar ini mendorong pemerintah dan semua kekuatan sektor swasta bersinergi

Jokowi Perintahkan Percepat Bantuan Bagi UMKM
Indonesia
Jokowi Perintahkan Percepat Bantuan Bagi UMKM

Bantu UMKM dan koperasi di tengah lesunya ekonomi tersebut, pemerintah menyiapkan sejumlah kebijakan yang salah satunya berupa pembiayaan koperasi sebesar Rp1 triliun di masa pemulihan ekonomi.

Jakarta Pusat Kasus Aktif Corona Paling Tinggi di Indonesia dengan Angka 2.213
Indonesia
Jakarta Pusat Kasus Aktif Corona Paling Tinggi di Indonesia dengan Angka 2.213

Administrasi Kota Jakarta Pusat menjadi daerah yang memiliki kasus aktif terbanyak di Indonesia.

 Ada Pasien Positif COVID-19, Status Sumenep Berubah Jadi Zona Merah
Indonesia
Ada Pasien Positif COVID-19, Status Sumenep Berubah Jadi Zona Merah

"Sumenep yang sebelumnya masih zona hijau, sekarang menjadi zona merah. Karena sudah ada yang positif," tambah Heru.

Rawan Tertular COVID-19, Ojol dan Opang di Solo Ikuti Rapid Test
Indonesia
Rawan Tertular COVID-19, Ojol dan Opang di Solo Ikuti Rapid Test

"Kita tidak tahu ada penumpang OTG (Orang Tanpa Gejala) COVID-19. Dengan rapid test ini bisa mengetahui kondisi kesehatan driver," kata Burhan

Euforia Berlebihan Pemenang Pilkada Serentak Picu Gangguan Keamanan
Indonesia
Euforia Berlebihan Pemenang Pilkada Serentak Picu Gangguan Keamanan

Sebab, euforia yang berlebihan bisa menimbulkan gangguan keamanan. Apalagi, saat ini sedang dalam keadaan Pandemi COVID-19.

Menhan Prabowo Diminta Garap Lumbung Pangan, Pengamat: Nggak Nyambung
Indonesia
Menhan Prabowo Diminta Garap Lumbung Pangan, Pengamat: Nggak Nyambung

"Ini penugasan yang tak bagus. Karena soal lumbung pangan itu, harusnya Jokowi perintahkan Mentan, bukan Menhan," kata Ujang

Ledakan Besar Sebuah Klinik, Belasan Orang Tewas
Indonesia
Ledakan Besar Sebuah Klinik, Belasan Orang Tewas

Kebocoran gas yang menjadi penyebab ledakan.