Megawati Berencana Temui Zulhas, Bahas Koalisi 2024? Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Ahmad Basarah (Foto: Antara Foto)

MerahPutih.Com - Ketua DPP PDI Perjuangan Ahmad Basarah mengakui, ada rencana Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan menemui Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Zulhas dan PAN sendiri kini tengah berada di luar pemerintahan.

Baca Juga:

Pengamat: Duet Prabowo-Puan Bukan Harga Mati

"Memang ada rencana Pak Zulkifli akan menemui Bu Megawati. Namun, karena kesibukan Ibu Mega dan kesibukan Pak Zul sendiri, sampai sekarang belum terealisasi rencana pertemuan tersebut," kata Basarah kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (8/11).

Megawati dan Zulhas bakal bahas koalisi Pemilu 2024
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan mendatangi rumah Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri di Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat, Selasa (22/11). (Foto: MerahPutih/Dery Ridwansah)

Zulkifli Hasan sebelumnya mengatakan, ia tak hanya bertemu Nasdem, tetapi juga bertemu PDI-P untuk membahas persiapan Pilkada 2020 dan Pilpres 2024.

Menurut Basarah, pernyataan Zulkifli tersebut karena is merasa memiliki kesamaan visi dan misi antara PAN dan PDIP.

"Ya, tentu Pak Zulkifli menyatakan demikian karena merasa memiliki banyak kesamaan antara visi misi dan platform perjuangan PAN dan PDIP sehingga wajar kalau beliau memprediksikan atau merencanakan bahwa di 2024 akan ada satu koalisi kembali," ujar dia.

Ahmad Basarah lantas menilai manuver politik yang sedang dimainkan Partai NasDem merupakan bagian persiapan menghadapi Pemilu 2024.

Basarah menilai dinamika tersebut wajar dilakukan meski perhelatan Pemilu 2019 baru saja usai.

Wakil Ketua MPR RI ini berpendapat, manuver yang dilakukan elite partai politik merupakan hal yang biasa dalam demokrasi.

Namun, ia menegaskan pertemuan para elite tersebut jangan sampai dibenturkan kepada hal-hal yang lebih personal.

Sehingga dapat merusak hubungan di antara para elite partai politik.

"Menurut hemat saya kalau kita dewasa membangun demokrasi yang tahu mana saat kita berbeda, mana saat kita bersama, saya kira jangan selalu kaitkan hal tersebut pada hal-hal yang bersifat personal," ujarnya.

Basarah menambahkan, PDIP menghormati NasDem yang sedang bermanuver membangun komunikasi politik dengan partai non-pemerintah.

Baca Juga:

Nasdem Sebut Hubungan Jokowi-Surya Paloh Seperti Abang dan Adik

Mantan aktivis GMNI ini mengatakan setiap partai memiliki kedaulatan untuk menentukan sikap politiknya.

"Kami dari PDIP memegang teguh etika politik bahwa kita tidak boleh memasuki yuridiksi organisasi partai politik lain, karena masing-masing punya anggaran dasar dan anggaran rumah tangga sendiri-sendiri, masing-masing punya kedaulatan untuk menentukan langkah-langkah politik apa yang akan diambil," pungkas Ahmad Basarah.(*)

Baca Juga:

Gerindra Minta Anies Tak Tergoda Tawaran Nasdem Maju di Pilpres 2024



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH