Megawati Angkat Bicara Dikabarkan Kritis di RSPP Jakarta Pembukaan Sekolah Partai pendidikan untuk Kader Madya DPP PDIP (Ist)

MerahPutih.com - Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri menyapa masyarakat Indonesia dan mengabarkan dirinya sehat walafiat, sekaligus berterima kasih karena merasa diberi perhatian.

Hal itu diungkapkan Megawati saat hadir secara virtual dari kediamannya di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (10/9), dalam pembukaan Sekolah Partai pendidikan untuk Kader Madya DPP PDIP. Kegiatan itu dilaksanakan di gedung Sekolah Partai PDIP di Jalan Lenteng Agung, Jakarta Selatan.

Baca Juga:

Saat Bahas Pandemi dan Vaksinasi, Megawati Minta Jokowi Tegar Hadapi COVID-19

Megawati berada di Teuku Umar bersama Bendahara Umum PDIP Olly Dondokambey dan Ketua DPP PDIP Eriko Sotarduga. Sementara Hasto berada di Lenteng Agung bersama Kepala Sekolah Partai PDIP Komaruddin Watubun, Wasekjen Sadarestuwati, dan Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat, Sukur Nababan, serta Ribka Tjiptaning.

Megawati mengaku sang sekjen memintanya untuk membolehkan acara yang awalnya akan diadakan tertutup, untuk dilaksanakan terbuka. Sebab dua hari terakhir, ramai beredar isu bahwa Megawati sedang sakit dan dirawat akibat situasi kritis di RSPP Jakarta.

"Pak Sekjen bilang, ibu nanti ini acara pembukaannya terbuka supaya umum juga bisa melihat kalau alhamdulillah saya dalam keadaan sehat walafiat tidak kurang suatu apapun," ucap Megawati.

  Megawati Soekarnoputri dibantu Sekjen PDIP Hasto Kristianto di Kantor DPP PDIP, Jakarta. (MP/Dery Ridwansah)
Megawati Soekarnoputri dibantu Sekjen PDIP Hasto Kristianto di Kantor DPP PDIP, Jakarta. (MP/Dery Ridwansah)

Megawati mengaku bingung karena ada saja orang yang menyebarkan berita bohong. Hingga tadi pagi, sekretaris pribadinya menyampaikan kiriman gambar dari seseorang yang menyebutkan dirinya kritis. Seseorang itu adalah mantan menteri saat Megawati menjabat presiden.

"Saya bilang sama sekretaris saya, kamu ndak usah ngamuk-ngamuk lah. Biarkan saja lah orang. Sampai saya bilang kita ini kan ada yang punya. Serahkan saja sama Yang Punya (Tuhan)," tandas Megawati.

"Pak Hasto pun waktu setelah beredar (isunya) datang kepada saya sampai nangis-nangis. Saya bilang kenapa nangis. Orang itu tahu kalau itu tidak benar. (Hasto bilang) Saya jengkel banget bu. Ya kenapa jengkel? Anggap saja lah yang namanya menunjukkan, orang tentunya ada yang suka ada yang tidak suka kepada kita," ujar Megawati lagi.

Baca Juga:

Saat Bahas Pandemi dan Vaksinasi, Megawati Minta Jokowi Tegar Hadapi COVID-19

Kepada pengurus dan kader PDIP dari seluruh Indonesia yang hadir secara virtual, Megawati mengatakan kejadian ini memperkuat prinsip. Bahwa semuanya harus tetap teguh dan solid, sabar serta tegar dalam menjalankan prinsip partai.

"Yang namanya soliditas, teguh, sabar, tegar, adanya di sini (menunjuk dada). Jadi bukan kayak dinding, dinding yang bisa dijebol," kata Megawati. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
595 Pengendara Ditilang karena Langgar Ganjil Genap
Indonesia
595 Pengendara Ditilang karena Langgar Ganjil Genap

"Ada 595 tilang yang sudah kita berikan kepada pelanggar," kata Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo

Pekan Ini Anies Terima Suntik Vaksin COVID-19
Indonesia
Pekan Ini Anies Terima Suntik Vaksin COVID-19

Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengaku, dalam waktu dekat ini dirinya bakal menerima suntik vaksinasi COVID-19.

Jokowi Bagikan Puluhan Paket Sembako ke Warga setelah Ziarah ke Makam Orang Tuanya
Indonesia
Jokowi Bagikan Puluhan Paket Sembako ke Warga setelah Ziarah ke Makam Orang Tuanya

Terpisah, usai Jokowi pulang berziarah petugas pengawal rombongan Presiden Jokowi membagikan puluhan paket sembako di pinggir Jalan Raya Solo-Purwodadi. Warga pun langsung berebut sembako, meskipun dalam kondisi hujan rintik

Pemerintah Sebut 26 Juta Orang Sudah Disuntik Vaksin COVID-19
Indonesia
Pemerintah Sebut 26 Juta Orang Sudah Disuntik Vaksin COVID-19

Pemerintah terus menggencarkan program vaksinasi COVID-19 nasional.

Minta Pilkada Ditunda, Eks Pimpinan KPK Gugat Mendagri hingga KPU ke PTUN
Indonesia
Minta Pilkada Ditunda, Eks Pimpinan KPK Gugat Mendagri hingga KPU ke PTUN

Busyro Muqqodas menggugat Mendagri Tito Karnavian, Komisi II DPR dan KPU ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta.

Epidemiologi UI Komentar Menohok Soal DPRD DKI Minta Keluarga Divaksin
Indonesia
Epidemiologi UI Komentar Menohok Soal DPRD DKI Minta Keluarga Divaksin

UI mengomentari keinginan DPRD DKI Jakarta yang meminta jatah vaksin COVID-19 ke Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk keluarga mereka.

SK Mendagri Tak Kunjung Turun, Pelantikan Gibran-Teguh Dipastikan Molor
Indonesia
SK Mendagri Tak Kunjung Turun, Pelantikan Gibran-Teguh Dipastikan Molor

SK Mendagri terkait pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo terpilih Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakosa sejauh ini belum turun. Dengan demikian pelantikan Gibran-Teguh dipastikan molor.

[HOAKS atau FAKTA]: Gangguan Internet Massal karena Di-hack
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Gangguan Internet Massal karena Di-hack

Beberapa waktu lalu, pengguna internet di Indonesia banyak mengeluhkan masalah terkait lambatnya jaringan sampai hilangnya sinyal.

Positif COVID-19, Bupati Bogor Minta Dinkes Tracing Orang di Sekitarnya
Indonesia
Positif COVID-19, Bupati Bogor Minta Dinkes Tracing Orang di Sekitarnya

ia meminta kepada pihak terkait untuk melakukan tracing terhadap siapa saja yang kontak erat dalam beberapa hari terakhir.

Pemudik Lolos Masuk Jateng Diprediksi Capai 1 Juta Orang
Indonesia
Pemudik Lolos Masuk Jateng Diprediksi Capai 1 Juta Orang

Berdasarkan catatan yang masuk ke aplikasi Jogo Tonggo, baru sekitar 6-8 persen pemudik yang melapor.