Media Sosial dan Bagaimana Musisi Dunia Bisa Bertahan dari Sengitnya Industri Situasi industri musik di dunia di era media sosial (Foto: bbc.uk)

KARENA "kompetisi" yang semakin sengit, tentunya setiap artis atau musisi harus mampu memiliki sesuatu yang unik untuk mempertahankan popularitas dan eksistensi mereka di dunia hiburan. Seiring dengan perkembangan teknologi, semakin banyak cara yang bisa dilakukan untuk menjadi "sukses" lewat berbagai platform yang tentunya tidak asing lagi kita gunakan setiap hari, media sosial. Ketika telah berhasil meraih kesuksesan satu malam (one hit wonder), apa yang harus dilakukan para musisi atau entertainer untuk bisa tetap eksis? Apa yang akan laku "dijual" di era ini?

Dilansir dari complex.com, berikut merupakan beberapa analisa dari profesional yang telah lama berkecimpung di industri media dunia dan musik, tentang fenomena yang terjadi di industri musik dunia saat ini.

1. Berubahnya cara musik ditemukan dan dikenal sejak era media sosial

Media Sosial dan Bagaimana Musisi Dunia Bisa Bertahan dari Sengitnya Industri
Alicia Keys bekerjasama dengan RCA Records. (Foto: grammys.com)

Saat ini media sosial telah menggantikan blog sebagai sumber penemuan musik baru bagi para A&R (Artists and Repertoire) diseluruh dunia. A&R merupakan divisi dari perusahaan label record untuk mencari bakat-bakat baru di dunia entertaimen.

Brandon Payano selaku A&R dan curator dari label Colors mengatakan, bahwa perubahan terbesar dalam pencarian musik saat ini adalah kenyataan bahwa semua orang bisa menjadi sumber musik baru dari apa yang mereka bagikan di media sosial mereka. "Kamu bisa scroll feed media sosialmu dan menemui setengah lusin artis baru yang mungkin saja belum kamu kenali sebelumnya," tambahnya.

Jawaban hampir serupa juga diungkapkan pencari bakat profesional, Derrick Aroh selaku A&R dari RCA Records, yang telah mengikat kontrak dengan Alicia Keys, Alan Walker, A$AP Rocky, Backstreet Boys, Childish Gambino, Khalid, Miley Cyrus dan banyak artis terkenal lainnya pun berpikiran sama tentang kehadiran media sosial yang membawa banyak perubahan dalam pencarian musik baru di zaman sekarang.

Aroh mengatakan, pada tahun 2011 sampai 2015, para musisi menjadikan blog sebagai wadah agar karyanya bisa ditemukan orang-orang, dan tempat para pencari bakat menemukan talent-talent barunya. "Aku tau secara personal tentang hal ini, karena aku mendengarkan karya GoldLink dan Brockhampton lewat Pigeons & Planes (situs pencarian dan penemuan musik) terlebih dahulu, yang akhirnya mengarahkanku untuk menjangkau dan mencoba untuk mengajak bekerjasama mereka."

Saat ini para pencari bakat tetap bisa mencari musisi baru lewat blog, namun biasanya itu cenderung menemukan para artis baru dari mulut ke mulut atau lewat media sosial sebelum menggali lebih jauh di blog. Hal ini dikarenakan penemuan artis baru kini lebih mudah, cepat, serta berbeda metodenya dibandingkan beberapa tahun lalu, sebelum era media sosial.

2. Musisi bagus bisa mengarah pada musisi bagus lainnya

Media Sosial dan Bagaimana Musisi Dunia Bisa Bertahan dari Sengitnya Industri
Drake dan Rihanna (Foto: billboard)

Menurut Dominique Maldonado, selaku A&R di Warner Bros, mengatakan bahwa sumber penyedia artis baru yang paling bisa diandalkan baginya merupakan seniman lain yang juga berbakat dan pernah diajak bekerjasama dengannya. "Saya baru menyadari bahwa beberapa artis favorit saya dan artis yang saya tambahkan ke acara saya biasanya merupakan rekomendasi dari artis lain."

Hal tersebut pun seakan menjadi persetujuan bersama bahwa memperluas koneksi antar musisi merupakan hal yang bisa membuka jalan dan mempermudah karir seorang musisi untuk bisa bertahan di industri musik.

3. Apa yang harus dilakukan musisi baru untuk mempertahankan popularitas dalam industri?

Media Sosial dan Bagaimana Musisi Dunia Bisa Bertahan dari Sengitnya Industri
Bagaimana cara musisi dunia mempertahankan eksistensinya (Foto: Billie Eilish)

Mudahnya pencarian artis baru lewat berbagai platform online tentunya membuat persaingan di industri musik semakin sengit. Maka dari itu, para musisi harus bisa mempresentasikan musik dengan cara yang kreatif dan otentik agar bisa eksis di industri musik dunia.

Menurut berbagai produser dan para pencari bakat, konsistensi adalah suatu hal yang paling penting untuk bisa tetap bertahan di sengitnya industri musik dunia. "Paket yang jelas dan konsisten sangatlah membantu. Meskipun kamu memiliki budget yang minim, cobalah presentasikan dirimu sendiri di semua area termasuk media sosial, sehingga seluruh pendengar bisa memahami cara pandang dirimu," jelas Maldonado.

Beliau juga mengatakan bahwa banyaknya sumber yang mudah diakses seperti media sosial tentunya mempermudah musisi untuk memamerkan kreatifitasnya meskipun dengan dana yang tebatas. Saat ini, dikatakan perhatian dan niat sangatlah diremehkan oleh berbagai artis, padahal itu merupakan kunci dari kesuksesan.

4. Video klip original bisa membuat musisi mudah dikenali

Media Sosial dan Bagaimana Musisi Dunia Bisa Bertahan dari Sengitnya Industri
Seluruh musisi dunia telah merasakan sengitnya kompetisi di industri musik. (Foto: complex)

Menurut Phil Taggart, presenter di BBC Radio 1, mengatakan bahwa salah satu yang bisa membuat musisi semakin menonjol adalah ketika mereka memiliki konten video yang original. Jika kamu mampu membuat lagu yang luar biasa, tentunya kamu punya kreatifitas yang cukup untuk menghasilkan video yang eye-catching.

Lihat dan analisa apa yang populer saat ini, dan lakukanlah sesuatu yang sangat berbeda dari apa yang populer.

Cobalah untuk mendengar musik sebanyak-banyaknya, perhatikan seperti apa lagu dan artis yang menonjol, dan tanyakan pada dirimu sendiri jika kamu seorang musisi, apa yang akan membuat kamu lebih menonjol ketimbang mereka? Dengan kata lain, apa yang membuat seorang musisi baru berbeda dengan yang sudah ada sebelumnya.

5. Jangan bergantung pada kesuksesan semalam

Media Sosial dan Bagaimana Musisi Dunia Bisa Bertahan dari Sengitnya Industri
Para musisi hebat biasanya berteman dengan musisi hebat juga. (Foto: ok! Magazin)

Kesuksesan semalam atau menjadi viral memang kerap terjadi semenjak kehadiran platform seperti Instagram di era media sosial.Kesuksesan semalam tidak selalu semudah kelihatannya, internet memberikan kesempatan seseorang untuk bisa viral dengan mudah.

Namun tanpa kamu disadari, seseorang telah bekerja keras untuk meraih kesuksesannya tersebut. Rapper Post Malone misalnya, ia terus bekerja keras dan berkarya sejak 2015 dengan mengeluarkan album White Iverson sampai bisa sesukses sekarang.

Contoh lain penyanyi belia, Billie Eilish, yang namanya saat ini terdengar dimana-mana dan tampil di berbagai festival bergengsi dunia telah bekerja keras membina karirnya selama dua tahun.

Seperti yang dikatakan Eric Sundermann selaku kepala konten dari The Fader, jika kamu memikirkan para musisi muda yang terkenal, kamu mampu membuat pengaruh yang besar, kamu harus terus bergerak dan bekerja keras dalam membuahkan karya. (shn)



Ananda Dimas Prasetya