Media Daring Permudah Akses Pembaca ke Karya Satra Dampak positif bagi pembaca adalah adanya kemudahan bagi pembaca untuk mengakses karya sastra. (Foto: freepik/jcomp)

SASTRA Indonesia modern identik dengan media cetak seperti buku, koran, dan majalah. Para pakar mengatakan, sastra Indonesia modern lahir sekitar tahun 1920-an dengan terbitnya novel Azab dan Sengsara karya Merari Siregar.

Namun, seiring dengan perkembangan zaman, teknologi pun semakin berkembang sehingga banyak karya sastra Indonesia yang dapat ditemukan melalui media elektronik maupun daring. Dari segi pembaca maupun penulis, hal itu memberikan dampak positif maupun negatif.

Baca Juga:

Sastra Diharapkan Tetap Jadi Inspirasi di Industri 4.0

sastra
Pembaca sudah dapat menikmati beragam karya sastra dengan menggunakan gawai, laptop, dan internet di mana saja. (Foto: Unsplash/felipepelaquim)

Dampak positif bagi pembaca adalah adanya kemudahan bagi pembaca untuk mengakses karya sastra melalui media elektronik maupun daring dengan biaya yang lebih kecil dibandingkan membeli buku-buku puisi, cerpen, maupun novel. Pembaca sudah dapat menikmati beragam karya sastra dengan menggunakan gawai, laptop, dan internet di mana saja.

Bagi pengarang, perkembangan ini menjadi ruang untuk berkarya dan menghasilkan lebih banyak karya sastra tanpa harus membayar jasa penerbit. Bahkan, karya dapat dipublikasikan sendiri tanpa harus melewati proses seleksi.

"Sayangnya, berdasarkan pengamatan yang dilakukan penulis, ada dampak negatif dari hadirnya media elektronik dan daring terhadap perkembangan sastra Indonesia," tulis Helmina Kastanya dari Kantor Bahasa Maluku seperti termuat dalam kemdikbud.go.id.

Dampaknya, menurut Helmina media sosial seperti Facebook, Instagram, Twitter, dan sebagainya merupakan media daring yang memberi keuntungan sekaligus menjebak pengarang maupun pembaca. "Suguhan karya sastra melalui media elektronik dan daring membuat pembaca lebih banyak membaca karya sastra dari pengarang baru tapi jarang bersentuhan dengan karya dari para pengarang dan penyair besar," ujarnya.

Dia mencontohkan sastrawan besar seperti Merari Siregar, Mochtar Lubis, Nh. Dini atau puisi dari Sutardji Calzoum Bakhri, W.S. Rendra, Sapardi Djoko Damono, Taufik Ismail, Khalil Gibran, Goenawan Muhammad, Sitor Situmorang, Amir Hamzah, Abdul Hadi WM, Ajip Rosidi, Zawawi Imron, Joko Pinurbo, Mustofa Bisri, dan lainnya.

Baca Juga:

Bagaimana Generasi Milenial Memandang Sastra?

sastra
Perkembangan ini menjadi ruang untuk berkarya dan menghasilkan lebih banyak karya sastra. (Foto: freepik/tirachardz)

Padahal, karya yang mereka hasilkan tidak diragukan kualitasnya. Hal itu tidak berarti bahwa karya pengarang baru adalah karya yang tidak berkualitas. Banyak juga karya pengarang baru yang berkualitas dan dipublikasikan melalui media daring. Karya berkualitas seperti ini tentunya berperan dalam perkembangan sastra Indonesia.

Menurut Helmina, secara umum peran media elektronik dan daring dalam perkembangan sastra antara lain:

1. Media elektronik dan daring memberikan kemudahan untuk mengakses karya sastra

2. Media daring menjadi sarana paling ampuh dan cepat untuk menyebarkan informasi kepada masyarakat termasuk menyampaikan karya sastra.

3. Karya yang dipublikasikan pada media elektronik dan daring memudahkan penyair/pengarang untuk memublikasikan karya tanpa harus melewati tahap seleksi.

4. Media elektronik dan daring turut mengembangkan karya sastra yang sebelumnya pernah dicetak dalam bentuk buku maupun antologi.

5. Karya sastra yang dipublikasikan oleh penyair ternama pada masa lampau juga banyak yang telah dipublikasikan kembali dalam bentuk elektronik dan daring sehingga mudah untuk ditemukan pembaca.

Perlu diingat, sastra tidak lahir dari kekosongan. Setiap karya sastra yang dihasilkan dan dibaca adalah hasil imajinasi yang berisi. Pengarang yang berhasil dapat memberikan isi dan makna dalam karyanya. Selain itu, pembaca yang cerdas adalah pembaca yang mampu menemukan karya sastra yang berisi. (aru)

Baca Juga:

Sastra Siber Jadi Tonggak Baru Dunia Sastra Indonesia?

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Cheat Codes Rilis Single Gandeng All American Rejects
ShowBiz
Cheat Codes Rilis Single Gandeng All American Rejects

Hurricane akan menjadi single terakhir menuju perilisan album Hellraisers Part 2.

GM Siapkan Chevrolet Corvette Listrik Tahun Depan
Fun
GM Siapkan Chevrolet Corvette Listrik Tahun Depan

Belum memberi kepastian jadwal rilis dari versi listrik penuh dari Chevrolet Corvette

Tayang di DisneyPlus, Simak Fakta di Balik Film 'KKN Desa Penari'
ShowBiz
Tayang di DisneyPlus, Simak Fakta di Balik Film 'KKN Desa Penari'

DisneyPlus juga akan menayangkan KKN Desa Penari versi Uncut.

Game Jadi Tempat Pamer Fesyen
Fashion
Game Jadi Tempat Pamer Fesyen

Karakter pada game tampil dengan gaya berbusana yang fashionable.

Massa Otot Mulai Menurun di Usia 35, ini Faktor Penyebabnya
Hiburan & Gaya Hidup
Massa Otot Mulai Menurun di Usia 35, ini Faktor Penyebabnya

Akan semakin progresif seiring bertambahnya usia.

Daftar Pemenang Piala Citra FFI 2021
Fun
Daftar Pemenang Piala Citra FFI 2021

Piala Citra dimenangi sineas, pemain, dan film terbaik.

Yovie & Nuno Perkenalkan Formasi Baru
ShowBiz
Yovie & Nuno Perkenalkan Formasi Baru

Yovie & Nuno, memperkenalkan formasi baru mereka setelah salah satu personelnya, Dikta, mengumumkan pengunduran diri

Dhruv Umumkan Debut EP ‘Rapunzel’
ShowBiz
Dhruv Umumkan Debut EP ‘Rapunzel’

Debut EP itu yang akan rilis di 2022.

Apakah Anjing Bisa Menjadi Vegan?
Fun
Apakah Anjing Bisa Menjadi Vegan?

Peneliti Inggris dan Australia menemukan bahwa anjing dengan pola makan vegan.

Crypto 'Tempat Terbaik' Mengamankan Kekayaan Selama Kenaikan Suku Bunga Fed
Fun