Media Dapat Berperan Bangun Masyarakat Sadar Vaksin Direktur RSSA Malang, Dr. dr. Kohar Hari Santoso

MerahPutih.com - Di tengah pandemi, media tidak hanya dapat memberi informasi yang benar dan sahih. Sebagai pilar keempat demokrasi, media juga dapat memainkan perannya dalam memberikan edukasi tentang COVID-19, khususnya soal vaksin dan program vaksinasi.

Salah satu faktor keberhasilan program vaksinasi MR di Jawa Timur medio 2017 tak lepas dari peran media. Sosialisasi dan edukasi yang gencar dilakukan media bersama Dinas Kesehatan Jawa Timur membuahkan hasil dengan tingginya tingkat kesadaran masyarakat untuk ikut program imunisasi campak dan rubella atau measles-rubella (MR) masa itu.

“Media sangat membantu tugas kami dalam melaksanakan imunisasi lewat edukasi dan sosialisasi ke masyarakat. Media membantu menyebarkan informasi, sehingga masyarakat bersedia untuk diimunisasi,” kata Direktur RSSA Malang, Dr. dr. Kohar Hari Santoso di Jakarta, Senin (30/11).

Baca Juga:

Dunia Kesehatan Sambut Positif Kehadiran Vaksin COVID-19

Diakui mantan Kepala Dinas Kesehatan Jawa Timur ini, pada mulanya banyak masyarakat yang menolak- akibat kurangnya informasi yang diberikan petugas kesehatan. Sehingga banyak informasi yang salah dan tidak benar beredar di kalangan masyarakat

“Misalnya, tetap ada kemungkinan akan ada panas atau demam pasca imunisasi. Jadi waktu itu ada kejadian seorang anak meninggal dan disebut-sebut karena habis diberi vaksin. Setelah tim ahli klinis kita turun ke lapangan, ternyata si anak sakit DBD,” kisahnya.

Selain melibatkan media, keberhasilan lainnya disebut dr.Kohar dilakukannya pendekatan secara kultural. Keberagaman latar belakang budaya dan juga tingkat religius masyarakat di Jawa Timur menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah daerah untuk melakukan upaya imunisasi MR waktu itu.

“Setelah sosialisasikan kita lakukan pada mereka dan mereka sadar akan pentingnya vaksinasi, maka biasanya mereka akan menyampaikan ke komunitas masing-masing. Tapi sebelum itu, kita melakukan peningkatan kapasitas terlebih dulu kepada petugas kita sebelum turun ke lapangan.”

vaksin
Lab Vaksin COVID-19 (Foto: bumn.go.id))

Diakui dr Kohar, tidak semua upaya mereka berjalan mulus. Bahkan di beberapa tempat tetap terjadi penolakan, sampai petugas tidak berani masuk ke daerah tersebut.

“Tetapi kita tetap melakukan pendekatan untuk memberikan pemahaman yang baik dan benar. Apalagi imunisasi itu bukan hanya MR, imunisasi rutin lainnya juga harus dilakukan dan disosialisasikan,” tukasnya.

Sementara itu, Wahyoe Boediwardhana salah seorang jurnalis dari komunitas Jurnalis Sahabat Anak mengatakan keterlibatan media dapat dijadikan sebagai salah satu ujung tombak dalam melakukan sosialisasi dan edukasi pada masyarakat.

“Kami yang punya concern, punya visi dan misi sama. Kami ingin membantu masyarakat, mengedukasi sesuatu yang sifatnya positif terkait edukasi anak,” ungkap Wahyoe dalam forum yang sama.

Baca Juga:

Pemerintah Bebaskan Pajak Impor Vaksin COVID-19

Dia menambahkan, dalam melakukan sosialisasi media harus memahami karakter masyarakat di masing-masing wilayah di Jawa Timur - yang sangat beragam.

Tantangan terbesar yang dihadapi para jurnalis menurutnya adalah memerangi berita hoaks mengenai vaksin. “Kami lebih memilih membanjiri masyarakat dengan informasi positif, informasi yang benar. Jadi kami tidak mau head to head dengan pembuat hoaks. Kami rasa ketika kami head to head dengan mereka, kami akan mengeluarkan energi yang lebih besar, itu akan sia-sia.”, terang Wahyoe.

Agar seluruh pemberitaan mengenai vaksin sampai dengan benar ke masyarakat. Wahyoe dan komunitas Jurnalis Sahabat Anak Jawa Timur juga terus belajar, menambah ilmu dan pemahaman soal imunisasi. “Sebelum kami memutuskan menyampaikan pesan positif ke masyarakat. Kawan-kawan inilah (jurnalis) dulu yang kita pintarkan. Kita bagi ilmunya sebanyak-banyaknya.”, ungkapnya.

Sampai saat ini, beragam hoaks mengenai vaksin terus membanjiri masyarakat. Kenali, ciri-ciri berita yang tidak benar, dan apabila ragu, tanyakan langsung kepada ahlinya, seperti dokter dan para pakar mengenai vaksin yang terpercaya. (*)

Baca Juga:

Pemerintah Bebaskan Pajak Impor Vaksin COVID-19

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jadi Kapolri, Tugas Berat Menanti Komjen Listyo Sigit
Indonesia
Jadi Kapolri, Tugas Berat Menanti Komjen Listyo Sigit

ada tiga pekerjaan rumah Listyo Sigit Prabowo saat nanti resmi menjadi Kapolri.

Konsumen Minta Hotel dan Restoran Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia
Konsumen Minta Hotel dan Restoran Terapkan Protokol Kesehatan

Kemenparekraf dapat membantu para pelaku sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang terkena dampak pandemi COVID-19.

Dianggap Remehkan Djoko Tjandra, Yasonna Layak Direshuffle
Indonesia
Dianggap Remehkan Djoko Tjandra, Yasonna Layak Direshuffle

Yasonna merupakan wakil negara dalam negosiasi soal hukum dengan negara lain

 Polisi Tetapkan Dua Tersangka Lagi Dalam Tragedi Susur Sungai di Sleman
Indonesia
Polisi Tetapkan Dua Tersangka Lagi Dalam Tragedi Susur Sungai di Sleman

Setelah dilakukan gelar perkara, Polda DIY menetapkan dua tersangka baru dengan inisial R dan DS. Penyidik juga telah melakukan penahanan terhadap kedua tersangka itu.

Muhammadiyah Imbau Salat Iduladha di Lapangan Ditiadakan
Indonesia
Muhammadiyah Imbau Salat Iduladha di Lapangan Ditiadakan

Muhammadiyah sudah mengeluarkan panduan dan protokol ibadah puasa Iduladha dan qurban sesuai dengan fatwa majelis tarjih dan tajdid.

Pemerintah Tegaskan Tidak Ada Pelanggaran Pejabat Jadi Komisaris BUMN
Indonesia
Pemerintah Tegaskan Tidak Ada Pelanggaran Pejabat Jadi Komisaris BUMN

Para pejabat yang berasal dari lembaga atau institusi lain, merupakan representasi dari pemerintah.

Pemerintah Bakal Tindak Tegas Buzzer yang Serang Bintang Emon
Indonesia
Pemerintah Bakal Tindak Tegas Buzzer yang Serang Bintang Emon

“Kalau mereka dalam aktivitasnya ternyata ada unsur pidana Ya silakan diproses,” papar Donny

 Sudah Bakar Paspor, Istana Ogah Pulangkan Ratusan Kombatan ISIS
Indonesia
Sudah Bakar Paspor, Istana Ogah Pulangkan Ratusan Kombatan ISIS

"Nggak usah deh biar aja deh, udah deh, udah-udah, orang repot-repot kita kita urus dalam negeri boro kita urus yang lain-lain, udah dia udah memilih di sono, ahlan wasahlan lah gitu," kata Ngabalin

KPK Jebloskan Eks Gubernur Aceh Irwandi Yusuf ke Lapas Sukamiskin
Indonesia
KPK Jebloskan Eks Gubernur Aceh Irwandi Yusuf ke Lapas Sukamiskin

Putusan di tingkat kasasi itu diketahui lebih rendah setahun dari vonis di tingkat banding

Penyidik Kebut Pemberkasan Kasus Penghapusan Red Notice Djoko Tjandra
Indonesia
Penyidik Kebut Pemberkasan Kasus Penghapusan Red Notice Djoko Tjandra

"Penyidik Tipikor khusus red notice dan Tipidum terkait surat jalan tengah fokus pemberkasan. Doakan segera tahap satu," kata Awi