Medan Kota Paling Rawan Korupsi Se-Indonesia Ilustrasi korupsi, foto: istockphoto.com

MerahPutih.com - Kota Medan mendapat predikat sebagai kota besar yang paling rawan dengan korupsi serta tidak kondusif dalam membuka daya saing lokal dan pengembangan usaha.

"(Predikat) Ini kado buruk bagi kita (warga Medan) menjelang berbuka puasa," kata Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW) Divisi Korupsi Politik Donal Fariz, dalam diskusi publik di Medan, Minggu (3/6).

Fakta ini merujuk temuan hasil penelitian mengenai Indeks Persepsi Korupsi (IPK) yang dilakukan Transparansi Internasional Indonesia (TII). Dari 12 kota besar di Tanah Air yang diteliti Transparansi Internasional Indonesia, ternyata Kota Medan menempati peringkat terendah.

donal icw
Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW) Divisi Korupsi Politik Donal Fariz

Menurut Donal, dalam Indeks Persepsi Korupsi yang disurvei Transparansi Internasional Indonesia, Kota Medan mendapatkan nilai terendah yakni 37,4 persen. Dikutip dari Antara, peringkat terendah juga dicatat Medan dalam aspek mendukung daya saing lokal yakni 50,1 persen dan kemudahan berusaha 41,1 persen.

Rendahnya penilaian terhadap Indeks Persepsi Korupsi tersebut karena lemahnya kualitas pelayanan di berbagai perizinan publik dan belum kuatnya dukungan keingingan politik pemerintah daerah. Donald mencontohkan aspek proses perizinan, kasus korupsi, dan proses reformasi birokrasi yang belum maksimal dijalankan Pemkot Medan.

ilustrasi korupsi
Caption

Untuk tingkat provinsi, ICW menilai Sumatera Utara menempati peringkat ketiga sebagai provinsi yang paling banyak terjadi dugaan praktik korupsi. Peringkat pertama ditempati Provinsi Jawa Timur dengan 68 kasus korupsi dan potensi kerugian negara mencapai Rp90,2 miliar.

Kemudian, disusul Provinsi Jawa Barat dengan 42 kasus korupsi dan kerugian negara sekitar Rp647 miliar. Adapun, Provinsi Sumatera Utara sendiri sebanyak 49 kasus dengan kerugian negara Rp286 miliar. (*)


Tags Artikel Ini

Wisnu Cipto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH