Mayoritas Pelaku Perusakan Aeon Mall Anak-anak Konferensi pers terkait penyerangan Aeon Mall, Jakarta Garden City (JGC), Cakung Timur, Jakarta Timur pada Selasa (25/2) lalu. (Foto: MP/Kanugrahan)

MerahPutih.Com - Polisi menetapkan delapan tersangka penyerangan Aeon Mall, Jakarta Garden City (JGC), Cakung Timur, Jakarta Timur pada Selasa (25/2) kemarin. Enam dari delapan tersangka masih di bawah umur.

Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Suyudi Ario Seto mengatakan, delapan tersangka merupakan massa yang ikut demonstrasi menuntut pihak JGC sebagai pengelola Aeon Mall penyebab permukiman warga dilanda banjir.

Baac Juga:

Pemprov DKI Sebut AEON Mall Cakung Belum Penuhi Kewajiban Buat Waduk

"Pelaku melakukan kekerasan bersama-sama, diawali dengan mendorong dan merusak pagar, kemudian melempari mal dengan batu, kayu daan sebagainya," kata Suyudi di Mapolrestro Jakarta Timur, Rabu (26/2).

Dia melanjutkan, setelah aksi perusakan itu, polisi datang ke tempat kejadian dan melakukan investigasi. Dari hasil investigasi tersebut, ditetapkan delapan orang menjadi tersangka.

 Konferensi pers terkait penyerangan Aeon Mall, Jakarta Garden City (JGC), Cakung Timur, Jakarta Timur pada Selasa (25/2) lalu. (Foto: MP/Kanugrahan)
Konferensi pers terkait penyerangan Aeon Mall, Jakarta Garden City (JGC), Cakung Timur, Jakarta Timur pada Selasa (25/2) lalu. (Foto: MP/Kanugrahan)

"Kami lakukan investigasi dari penyelidikan tim terpadu berhasil diamankan 23 orang dibawa ke komando Jakarta Timur dan di lakukan pemeriksaan sehingga delapan orang ditetapkan sebagai tersangka tindak pidana kekerasan," ujar Suyudi yang mengenakam kemeja putih ini.

Suyudi menegaskan, peran para pelaku dalam aksi perusakan Aeon Mall kemarin pagi berbeda-beda. Ada yang merusak pagar, pos sekuriti, dan memecahkan kaca Aeon Mall dengan menggunakan batu, balok kayu, dan linggis.

"Para pelaku dijerat dengan pasal 170 juncto 160 dan 406 dengan acaman hukuman diatas 5 tahun penjara," jelas dia.

Baca Juga:

Polisi Tangkap 24 Orang Terkait Kerusuhan di AEON Mall Cakung

Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Arie Ardian Rishadi mengatakan, perusakan ini berlangsung secara spontan.

"Mereka di sana mengadukan terkait pengelolaan air yang ditampung di waduk JGC. Di mana mereka menganggap pegelolaanya tidak optimal sehingga ketika air di waduk JGC meluap mengakibatkan banjir di beberapa RW di sekitar JGC," jelas Arie.

Ayah dua orang anak ini menjelaskan, pihaknya sudah memediasi antara warga dengan pengelola JGC soal penanganan banjir ke depanya.

"Sudah ada solusi akan segera dilaksanakan kegiatan pembuatan sakuran di mana nanti air yang ada di waduk JGC dialirkan ke Banjir Kanal Timur. Sudah didatangkan alat berat untum meminimalisir mengalurkan volum debit air yang ada di waduk JGC," sebut Arie. (Knu)

Baca Juga:

Polisi Tangkap Seorang Pelaku Penyerangan AEON Mall Jakarta Timur



Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH