Mayoritas Masyarakat Banten Anggap Penanganan COVID-19 Berhasil KPN menyebutkan berdasarkan hasil survei tingkat kepuasan publik terhadap Pemprov Banten dinilai berhasil dalam menangani pandemi COVID-19. ANTARA/ Azmi

MerahPutih.com - Lembaga Kajian Politik Nasional (KPN) melakukan survei terkait tingkat kepuasan publik terhadap pemerintah terkait penanganan pandemi COVID-19 di Provinsi Banten. Survei tersebut berlangsung dari tanggal 22 sampai 25 November 2021.

Direktur Eksekutif KPN Adib Miftahul melalui keterangan tertulis yang diterima di Tangerang, Minggu (29/11), mengatakan hasil survei sebanyak 63 persen masyarakat Banten menyatakan puas pada kinerja Gubernur Banten Wahidin Halim dalam menangani pandemi COVID-19.

"Jumlah angka persentase 63,1 persen responden menyatakan puas dan 11,6 persen menyatakan sangat puas. Sementara 17,0 persen menyatakan tidak puas dengan pelayanan kesehatan," katanya.

Baca Juga:

Peringati HKN, Pemprov Banten Gelar Pengobatan Gratis

Ia menuturkan, selain responden yang menyatakan puas, terdapat juga 17,0 persen yang menyatakan tidak puas dengan pelayanan kesehatannya.

Namun menurutnya, hal yang membuat respons positif dari masyarakat Banten terhadap penanganan dan penanggulangan pandemi COVID-19 itu karena adanya gerak cepat dari Gubernur dalam mengambil keputusan, yaitu dengan mengeluarkan Peraturan Gubenur No 38 Tahun 2020, tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai ipaya pencegahan dan pengendalian virus corona.

"Pergub dan perda ini dianggap oleh responden sebagai komitmen Pemerintahan Provinsi Banten di bawah kepemimpinan Wahidin Halim, dalam menekan jumlah penyebaran COVID-19 di tengah masyarakat," tambahnya.

Kemudian, untuk pelayanan kesehatan sendiri, lanjut Adib, hanya mendapatkan presentase 6.8 persen sebagai kategori program Pemerintah Provinsi Banten paling mendesak untuk diselesaikan.

"Dari hasil survei yang kami lakukan, kategori program pemerintah Provinsi Banten yang paling mendesak untuk diselesaikan adalah sembako murah. Di mana ada 17.9 persen responden menginginkan progam tersebut dilaksanakan," ungkapnya.

Baca Juga:

UMP Banten 2022 Naik Rp 40 Ribu Jadi Rp 2,5 Juta

Ia mengatakan, dalam kegiatan survei yang dilakukan oleh pihaknya itu, dilakukan dalam rangka menilai kinerja Pemerintahan Provinsi Banten yang dipimpin oleh Wahidin Halim sebagai kepala daerah menjelang berakhirnya masa jabatan Gubenur di Mei 2022 mendatang.

Dari hasil survei, 58.4 persen responden menyatakan kinerja Pemerintah Provinsi Banten di bawah kepemimpinan Wahidin Halim berjalan dengan baik.

Sedangkan 36.4 persennya lagi menyatakan buruk. Tentu saja hal ini perlu menjadi perhatian dari Wahidin Halim selaku Gubenur Provinsi Banten, mengingat wabah pandemi COVID-19 bukan hanya berdampak pada sektor kesehatan, tetapi juga berdampak pada sektor ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

"Pandemi COVID-19 menjadi tantangan bagi seluruh kepala daerah di Indonesia. Bukan hal yang mudah menjalankan roda pemerintahan di tengah kondisi pandemi yang meluluhlantakkan sektor lain seperti ekonomi dan kesejahteraan. Namun demikian, Wahidin Halim berhasil meningkatkan kepercayaan publik di mana 58,4 persen responden menilai kinerja Gubenur Banten Wahidin Halim berjalan Baik dan 3,9 persen menyatakan sangat baik. Tentu ini dapat menjadi catatan bagus untuk Wahidin," kata dia.

Adapun survei tersebut melibatkan 800 responden, menggunakan metode multistage random sampling (MRS). Margin of error (MoE) 2,5 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Survei ini dilakukan dengan metode wawancara langsung oleh tim lembaga KPN. Responden merupakan warga Banten. (Knu)

Baca Juga:

Serang-Rangkasbitung Tak Sampai 25 Menit, Ekonomi Banten Diprediksi Bergairah

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ketua DPRD Tegaskan Pembiayaan Formula E dari APBD DKI
Indonesia
Ketua DPRD Tegaskan Pembiayaan Formula E dari APBD DKI

"Jangan bikin kesan Pemprov tidak lagi mengucurkan APBD untuk Formula E. Yang benar, Pemprov mengusulkan PMD kepada DPRD untuk Jakpro yang akan digunakan untuk Formula E," tegas Prasetyo

Indeks Kerukunan Umat Beragama Meningkat, NTT Peroleh Nilai Tertinggi
Indonesia
Indeks Kerukunan Umat Beragama Meningkat, NTT Peroleh Nilai Tertinggi

Hasil penelitian Indeks KUB menjadi kado untuk menyambut Hari Amal Bakti Kementerian Agama Ke-76 yang akan diperingati tanggal 3 Januari 2022 nanti.

Anies Revisi Perda Penanganan COVID-19 , Pimpinan DPRD: Insyaallah Kami Setuju
Indonesia
Anies Revisi Perda Penanganan COVID-19 , Pimpinan DPRD: Insyaallah Kami Setuju

DPRD DKI Jakarta telah menerima usulan perubahan draf dari Pemprov terkait Perda Nomor 2 Tahun 2020 tentang Penanganan COVID-19.

Jalan Panjang Pulihkan Ekonomi Jika Pandemi COVID-19 Tidak Ditangani Serius
Indonesia
Jalan Panjang Pulihkan Ekonomi Jika Pandemi COVID-19 Tidak Ditangani Serius

COVID-19 ini dari sisi rumah tangga membuat pendapatan turun, daya beli turun dan pengangguran serta kemiskinan naik.

Gibran Tanggapi Baliho Promosi Wisata di Jogja dan Ancaman Klitih
Indonesia
Gibran Tanggapi Baliho Promosi Wisata di Jogja dan Ancaman Klitih

Viral di media sosial (medsos) baliho promosi wisata milik Pemerintah Kota (Pemkot) Solo dipasang di tengah Kota Yogyakarta.

Komjen Paulus Waterpauw Dilantik Jadi Deputi BNPP Kemendagri
Indonesia
Komjen Paulus Waterpauw Dilantik Jadi Deputi BNPP Kemendagri

Pria kelahiran Fakfak, Papua Barat ini dilantik oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian di Kemendagri, Jakarta, Kamis (21/10).

Kuasa Hukum Minta RJ Lino Dibebaskan
Indonesia
Kuasa Hukum Minta RJ Lino Dibebaskan

Tim kuasa hukum Richard Joost (RJ) Lino meminta majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan untuk mengabulkan seluruh gugatan praperadilan.

Angka Penambahan COVID-19 Konsisten Turun, Jokowi Curi Perhatian Biden
Indonesia
Angka Penambahan COVID-19 Konsisten Turun, Jokowi Curi Perhatian Biden

Kasus positif COVID-19 di tanah air kembali bertambah.

Penyelesaian Kasus Penyalahgunaan Narkoba Diupayakan dengan Rehabilitasi
Indonesia
Penyelesaian Kasus Penyalahgunaan Narkoba Diupayakan dengan Rehabilitasi

Memperhatikan sistem peradilan pidana yang saat ini cenderung punitif, tercermin dari jumlah penghuni lembaga pemasyarakatan

Perayaan Imlek, Lalu Lintas Tol Landai
Indonesia
Perayaan Imlek, Lalu Lintas Tol Landai

Lajaran polantas sebagaimana instruksi Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono telah menyiapkan sejumlah skenario bila terjadi kepadatan kendaraan di titik-titik yang rawan macet.