Mayoritas Anak Muda Ingin UU ITE Direvisi UU ITE. (Foto: https://www.theindonesianinstitute.com)

MerahPutih.com - Mayoritas anak muda Indonesia menilai Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) perlu direvisi untuk menjamin kebebasan masyarakat dalam mengemukakan pendapat. Hal itu merupakan hasil survei lembaga survei Indikator Politik Indonesia.

"57,3 persen UU ITE itu perlu direvisi menurut anak muda dan hanya 24 persen UU ITE tidak perlu direvisi," kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi dalam acara 'zoom meeting' Rilis Survei Indikator: Suara Anak Muda tentang isu-isu sosial, politik bangsa, Minggu (21/3).

Baca Juga:

Komisi III Minta Kajian Revisi UU ITE Segera Diserahkan ke DPR

Survei Indikator Politik Indonesia mengungkapkan pendapat anak muda soal tindakan saling melapor dengan dasar UU ITE. Secara umum anak muda berpendapat tidak suka melaporkan satu pihak ke penegak hukum, tapi ada juga yang mengatakan sebaliknya tindakan saling melapor tidak baik dilakukan karena tidak baik untuk demokrasi.

Sebanyak 41,6 persen anak muda mengapresiasi negatif tindakan saling lapor. Sedangkan 32,2 persen menilai tindakan saling melapor itu baik-baik saja.

Survei nasional suara anak muda ini dilakukan tanggal 4-10 Maret 2021, dengan 1.200 responden berusia 17 hingga 21 tahun. Survei memiliki tolerasi kesalahan (margin of error) sekitar 2,9 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Hasil Survei UU ITE. (Foto: Indikator)
Hasil Survei UU ITE. (Foto: Indikator)

Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Hasto Kristiyanto yang hadir sebagai salah satu narasumber, mengapresiasi semangat anak-anak muda yang tidak setuju dengan perbuatan saling melaporkan.

"Anak muda memiliki satu 'platform' di dalam diri mereka, bahwa perbedaan bisa diselesaikan tidak melulu melalui jalur hukum yang sering memperkeruh suasana," kata Hasto.

Sikap PDI-P dalam revisi UU ITE ini, lanjut Hasto, diperlukan langkah koordinasi dan bagaimana mengimplementasikannya. Sebagaimana pernyataan Presiden Joko Widodo sebagai kader PDI-P, sudah menyampaikan bahwa UU ITE perlu direvisi.

"Kami dengarkan dan coba formulasikan baik tingkat praktek melalui pendekatan dari bawah ke atas maupun dari atas ke bawah," katanya. (Pon)

Baca Juga:

Pasca Pelonggaran UU ITE, Begini Nasib Sejumlah Terlapor Ujaran Kebencian

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Puskesmas Diminta Aktif Lakukan Deteksi Dini Kasus Suspek COVID-19
Indonesia
Puskesmas Diminta Aktif Lakukan Deteksi Dini Kasus Suspek COVID-19

Puskesmas di Kabupaten Kepulauan Selayar untuk bisa menyamakan persepsi

 Istana Buka Motif Jokowi Ancam Reshuflle Baru Dibuka ke Publik Telat 10 Hari
Indonesia
Istana Buka Motif Jokowi Ancam Reshuflle Baru Dibuka ke Publik Telat 10 Hari

Sidang kabinet berlangsung 18 Juni 2020 yang isinya baru dipublikasikan Minggu 28 Juni kemarin

Dirut BPJS Ketenagakerjaan Berinisial AS Diperiksa Kejagung
Indonesia
Dirut BPJS Ketenagakerjaan Berinisial AS Diperiksa Kejagung

Para saksi dimintai keterangan guna mencari fakta hukum

Persentase Kematian Akibat COVID-19 Indonesia Lebih Tinggi Dibanding Dunia
Indonesia
Persentase Kematian Akibat COVID-19 Indonesia Lebih Tinggi Dibanding Dunia

Pada Juni, persentase kematian akibat COVID-19 di Indonesia tercatat dengan persentase minimal 5,09 persen

Eks Sespri Sebut Irjen Napoleon Dua Kali Didatangi Brigjen Prasetijo dan Dibawakan 'Paper Bag'
Indonesia
Eks Sespri Sebut Irjen Napoleon Dua Kali Didatangi Brigjen Prasetijo dan Dibawakan 'Paper Bag'

Tommy juga sempat menemui Irjen Napoleon beberapa kali tanpa dihadiri Brigjen Prasetijo

Jatim Masih Rangking Satu Penyebaran COVID-19
Indonesia
Jatim Masih Rangking Satu Penyebaran COVID-19

Tercatat kasus COVID-19 mengalami penambahan 1.560 kasus baru Corona (COVID-19) di Indonesia. Sehingga total tercatat ada lebih dari 109 ribu kasus COVID-19.

Australia Bakal Bangun RS Senilai USD1 Miliar di Indonesia
Indonesia
Australia Bakal Bangun RS Senilai USD1 Miliar di Indonesia

Bahlil Lahadalia menegaskan, bakal memberikan privilege (hak istimewa) khusus berupa insentif fiskalnya maupun insentif lainnya.

Pengunggah Kolase Maruf Amin-Kakek Sugiono Dijerat UU ITE
Indonesia
Pengunggah Kolase Maruf Amin-Kakek Sugiono Dijerat UU ITE

pelaku dijerat dengan Pasal 45A ayat (2) juncto Pasal 28 ayat (2) dan Pasal 27 ayat (3) UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan UU Nomor 11 tahun 2008 tentang ITE.

Gunung Raung Kembali Keluarkan Suara Gemuruh
Indonesia
Gunung Raung Kembali Keluarkan Suara Gemuruh

PVMBG menyatakan bahwa suara gemuruh kembali terdengar dari Gunung Raung di Jawa Timur pada periode pengamatan Rabu pukul 00.00-06.00 WIB.

Masuk Jembatan Suramadu, Pemudik Tidak Bakal Disuruh Putar Balik
Indonesia
Masuk Jembatan Suramadu, Pemudik Tidak Bakal Disuruh Putar Balik

Tidak mungkin jika para pemudik tersebut diminta putar balik. Tetapi, pihaknya memilih para pemudik menjalani karantina.