Mayjen (Purn) Soenarko Disebut Ingin Bunuh Pejabat, Menhan: Kalau Bener, Gue Gampar Menhan Ryamizard Ryacudu saat menyampaikan paparan pada Press Briefing “2 Tahun Kerja Nyata Jokowi-JK” di Gedung Bina Graha, Kantor Staf Presiden, Jakarta, Kamis (27/10) siang. (setkab.go.id)

MerahPutih.com - Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu mengaku mengenal mantan Danjen Kopassus Mayjen (Purn) Soenarko yang kini telah menjadi tersangka terkait dugaan penyeludupan senjata api.

Ryamizard menilai bahwa Soenarko tak mungkin menyeludupkan senpi dari luar negeri. Menurut dia, Soenarko merupakan prajurit TNI yang berpengalaman dalam perang sehingga kuat dugaan senjata tersebut merupakan hasil rampasan.

Menhan Ryamizard Ryacudu - Reuters/Samrang Pring
Menhan Ryamizard Ryacudu - Reuters/Samrang Pring

"Karena prajurit itu sudah berpengalaman. Soenarko itu dibawah saya dua, tiga tahun. Berarti ia sudah pengalaman di Papua, Timor Leste, Aceh segala macam. Dia punya senjata rampasan," kata Ryamizard di Kemenhan, Jakarta, Kamis (30/5).

BACA JUGA: BPN Ajukan Gugatan ke MK, TKN: Kami Bukan Orang yang Curang

Menhan tak percaya Soenarko akan membunuh pejabat dengan senjatanya itu.

"Jadi kalau katanya mau membunuh pejabat saya rasa jauhlah. Kalau dongkol, entar saya gampar lu sampai berapa puluh tahun nggak saya gampar kok," sambung dia.

"Saya tembak kepala dia, udah berapa puluh tahun nggak ada saya tembak. Nggak akanlah gitu-gituan. Jangan terlalu khawatir," tambah mantan KSAD itu.

]
Mantan Danjen Kopassus Mayjen (Purn) Soenarko

Menhan menyatakan bahwa akan menemui mantan-mantan prajurit TNI yang tidak puas dengan hasil Pilpres 2019. Ia tak ingin ada keributan antarsesama anak bangsa.

BACA JUGA: Massa Ormas Islam Demo Polresta Surakarta, Tuntut Wiranto dan Kapolri Mundur

"Bila perlu saya datang nanti (untuk) bilang jangan begitu nggak boleh. Anak-anak bangsa begitu. Kalau kita ribut ada yang ikut dompleng, siapa lagi, ya yang radikal-radikal itu, yang merasa anti-Pancasila pasti di sana. Ini yang perlu kita waspadai dan bangkit. Tapi sudah kita jaga jangan sampai ada pihak-pihak yang mendompelng ya," pungkasnya. (Knu)


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH