Max Sopacua Pastikan KLB Sumut Legal Ketua DPD Partai Demokrat Sumatera Utara Herry Zulkarnaen (nomor satu dari kiri) mendatangi Markas Polrestabes Medan. (ANTARA/HO)

MerahPutih.com - Politisi senior Partai Demokrat Max Sopacua menyebutkan Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat yang digelar di The Hill Hotel dan Resort Sibolangit, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara (Sumut) sudah sesuai prosedur.

"Kongres ini aspek legalitasnya adalah dua per tiga pemilik suara atau hitung-hitungannya lebih rendah lagi adalah 50 persen ditambah satu," kata Max Sopacua, di Sibolangit, Deliserdang, Jumat (5/3), sebelum dimulainya acara KLB Partai Demokrat.

Menurut dia, dengan terpenuhinya aspek legalitas tersebut, maka tidak ada masalah sama sekali dalam hal pelaksanaan KLB yang akan digelar 5-7 Maret 2021.

Baca Juga:

Max Sopacua Sebut Moeldoko Calon Kuat Ketum di KLB

Jika ada yang menyebutkan akan ada upaya pembubaran KLB tersebut dari pihak-pihak yang menentang, menurut dia, hal itu bukan hal yang perlu dirisaukan karena ada petugas keamanan yang bersiaga.

Max Sopacua (ANTARA/Juraidi)
Max Sopacua (ANTARA/Juraidi)

"Kami berpijak pada masalah hukum dan keamanan. Semuanya itu ada aspek legalitasnya. Makanya saya bilang tadi orang mau pesta sunatan saja ada izinya masak kongres enggak ada," katanya lagi, dikutip Antara.

Baca Juga:

Ini Kata Polisi Soal KLB Demokrat Dihadiri Ribuan Orang

Dalam kesempatan itu, ia juga mengajak semua kader yang mendukung KLB jangan takut dipecat sebagai anggota Partai Demokrat.

"Jangan takut dipecat, tidak bisa sembarangan memecat kader, semua ada prosedurnya," katanya pula. (*)

Baca Juga:

Demokrat NTT Nyatakan Dukung Kepemimpinan AHY

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pemprov DKI Perlu Buat Sanksi Penyalahgunaan BST COVID-19
Indonesia
Pemprov DKI Perlu Buat Sanksi Penyalahgunaan BST COVID-19

BST merupakan salah satu upaya perlindungan sosial dari pemerintah

AstraZeneca Kedaluwarsa Juni, Pemprov DKI Percepat Vaksinasi
Indonesia
AstraZeneca Kedaluwarsa Juni, Pemprov DKI Percepat Vaksinasi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bakal mempercepat program vaksinasi COVID-19 dari AstraZeneca menyusul akan memasuki masa kedaluwarsa pada bulan Juni.

Usut Kasus Bansos, KPK Isyaratkan Periksa Legislator PDIP Ihsan Yunus
Indonesia
Usut Kasus Bansos, KPK Isyaratkan Periksa Legislator PDIP Ihsan Yunus

KPK terus mengembangkan dan mendalami kasus dugaan suap pengadaan bantuan sosial COVID-19 untuk wilayah Jabodetabek.

 Polda Jabar Selidiki Ledakan dan Terbakarnya Kilang Minyak Balongan
Indonesia
Polda Jabar Selidiki Ledakan dan Terbakarnya Kilang Minyak Balongan

Ada dua kemungkinan penyebab terjadinya kebakaran itu, antara lain yakni karena kebocoran, atau dari adanya petir yang menyambar ke tangki minyak.

Jalankan Arahan TB-1, Kapolda Metro Siap Habisi Ormas Berlagak Preman
Indonesia
Jalankan Arahan TB-1, Kapolda Metro Siap Habisi Ormas Berlagak Preman

Tak akan ragu menghabisi segala aksi premanisme, radikalisme dan intoleransi

Pinangki Disarankan Ajukan JC ke KPK
Indonesia
Pinangki Disarankan Ajukan JC ke KPK

Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman, menyarankan Jaksa Pinangki Sirna Malasari untuk mengajukan diri sebagai Justice Collaborator (JC) ke Komisi Pemberantasan Korupsi.

Dokumen Keuangan Suap Walkot Tanjungbalai dan Penyidik Diserahkan ke Dewas KPK
Indonesia
Dokumen Keuangan Suap Walkot Tanjungbalai dan Penyidik Diserahkan ke Dewas KPK

Tim penyidik telah selesai melaksanakan upaya paksa penggeledahan di 2 lokasi berbeda di wilayah Pondok Aren, Tangerang Selatan yaitu rumah kediaman dan kantor milik tersangka MH.

KPK Sita Rp3,7 Miliar dari Penyidikan Kasus Korupsi DPRD Sumut
Indonesia
KPK Sita Rp3,7 Miliar dari Penyidikan Kasus Korupsi DPRD Sumut

KPK hari ini baru saja menahan mantan Anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut) 2009-2014 Nurhasanah

TPU Pondok Ranggon Sisakan 30 Liang Lahat Jenazah COVID-19
Indonesia
TPU Pondok Ranggon Sisakan 30 Liang Lahat Jenazah COVID-19

Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pondok Ranggon menyisakan 30 liang lahat untuk jenazah COVID-19.

Akibat PPKM Darurat, Pedagang Hewan Kurban di Surabaya Pilih Turunkan Harga
Indonesia
Akibat PPKM Darurat, Pedagang Hewan Kurban di Surabaya Pilih Turunkan Harga

"Tahun lalu penjualan kami turun. Nah, tahun ini pasti turunnya lebih banyak lagi. Soalnya, bareng sama yang namanya pembatasan darurat," kata Harianto