Mau Tonton The Crimes of Grindelwald? Baca Kontroversinya Dulu Biar tidak Kaget Fantastic Beasts: The Crimes of Grindelwald. Foto: www.fantasticbeasts.net

SEKUEL kedua 'Fantastic Beasts: The Crimes of Grindelwald' mulai tayang di bioskop Indonesia pekan ini. Film pertama Fantastic Beasts and Where to Find Them sendiri terbilang sukses, membawa pulang sekitar US$813 juta dari box office global.

The Crimes of Grindelwald kali ini masih meneruskan petualangan Newt Scamander (Eddie Redmayne) berusaha menangkap penyihir jahat Gellert Grindelwald (Johnny Depp). Newt akan bekerja sama dengan Albus Dumbledore (Jude Law) muda sebelum menjadi kepala sekolah Hogwarts yang disegani kalangan dunia penyihir.

Jika kalian berencana menonton film ini akhir pekan ini, ada baiknya mengetahui terlebih dahulu kontroversi seputar film kisah sempalan buku Harry Potter, yang juga sama-sama karya J.K Rowling itu. Berikut 3 kontroversi yang dirangkum MerahPutih.com:

1. Nagini, diklaim mitologi dari Indonesia tapi dimainkan aktris Korea

Claudia Kim, aktris keturunan Korea, yang memerankan Nagini di 'Fantastic Beasts: The Crimes of Grindelwald'

Kontroversi Nagini heboh ketika trailer The Crimes of Grindelwald keluar beberapa bulan lalu. Saat itu publik mempertanyakan penunjukkan Claudia Kim, aktris keturunan Korea. Bahkan, ada netizen yang menanyakan langsung kepada penulis novel J.K Rowling.

Jawaban Rowling pun tidak menyelesaikan kontroversi, malah membuat publik semakin bertanya-tanya. Menurut sang penulis, Nagini merupakan naga, sosok makhluk mitologi mirip ular dari Indonesia.

"Mereka kadang-kadang digambarkan bersayap, terkadang setengah manusia dan setengah ular. Indonesia terdiri dari ratusan kelompok etnik, termasuk Jawa, China, dan Betawi," imbuh Rowling dalam cuitannya di twitter menanggapi kontroversi itu.

Kisah Nagini sebenarnya memang tidak terlalu banyak dibahas dalam tujuh seri buku Hary Potter itu. Rowling hanya menyebutkan ular itu adalah peliharaan kesayangan Voldemort dan jadi Hocrux atau medium penyimpan nyawa dari sang Penguasa Kegelapan.

2. Aksi tolak Johnny Depp

Gellert Grindelwald penyihir jahat yang diperankan Johnny Depp. Foto: www.fantasticbeasts.net

Johnny Depp tampil sebagai pejahat utama di film ini Gellert Grindelwald. Namun, para penggemar berat novel Harry Potter menolak keras kehadirannya aktor yang dikenal sebagai Raja Bajak Laut Jack Sparrow dalam rangkain sekuel Pirates of the Caribbean di The Crimes of Grindelwald.

Fans Harry Potter beralasan Johnny Depp memberi citra buruk bagi film karena terlibat dugaan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap Amber Heard, mantan istrinya pada tahun 2016 lalu. Namun, sang sutradara, David Yates dan sang penulis JK Rowling bersikukuh tetap menginginkan Johnny Depp.

Tak hanya itu, Daniel Radcliffe pemeran asli Harry Potter, sampai ikut berkomentar mengkritik para penggemar kenapa begitu keras mempermasalahkan keterlibatan Johnny Depp dalam Fantastic Beasts 2 ini. Akhirnya penolakan fans pun dianggap angin lalu dan Johnny Depp tetap mendapatkan peran Gellert Grindelwald.


3. Tabir orientasi seksual Kepala Sekolah Hogwarts

Albus Dumbledore (kiri) dan Gellert Grindelwald. Foto: www.fantasticbeasts.net

Albus Dumbledore menjadi tokoh sentral dalam rangkaian novel Harry Potter. Dia menjadi guru sekaligus pemimpin para penyihir muda dari sekolah Hogwarts dalam mengalahkan Voldemort. Film The Crimes of Grindelwald menampilkan sosok Dumbledore saat masih muda.

Dumbledore akan bahu-membahu dengan tokoh utama Newt memburu Grindelwald. Namun, uniknya film ini akan membuka mata penggemar Harry Potter akan sisi lain dari kepala sekolah Hogwarts yang sangat dihormati Harry dan kawan-kawannya itu.

Kali ini, Dumbledore digambarkan sebagai penyihir muda yang kritis dan kerap terlibat masalah. Kontroversi terbesar adalah film ini akan menunjukkan orientasi seksual Dumbledore yang menyukai sesama jenis. Diduga, sang kepala sekolah saat masih muda jatuh cinta dengan Gellert Grindelwald, penyihir jahat yang mereka buru.

Orientasi seksual Dumbledore itu sudah dikonfirmasi penulisnya sendiri. Rowling membenarkan di dalam kepalanya Dumbledore adalah seorang gay yang saat masih muda jatuh cinta dengan Gellert Grindelwald, penyihir berbakat yang kemudian menjadi jahat. (*)



Wisnu Cipto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH