Matras Hingga Makanan Rp1,7 Miliar Diserahkan Bagi Korban Gempa Sulbar Kementerian Sosial (Kemensos) menyalurkan bantuan senilai Rp1,7 miliar bagi korban yang terdampak gempa bumi magnitudo 6,2 di Sulawesi Barat (Sulbar) (Humas Kemensos)

Merahputih.com - Kementerian Sosial (Kemensos) menyalurkan bantuan senilai Rp1,7 miliar bagi korban yang terdampak gempa bumi magnitudo 6,2 di Sulawesi Barat (Sulbar).

"Bantuan ini dalam bentuk makanan siap saji, makanan anak, tenda gulung, matras, peralatan keluarga, tenda serba guna dan keperluan lainnya," ujar Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam Kemensos, M Safii Nasution melalui keterangan tertulisnya, Jumat (15/1).

Bantuan tersebut dikirim langsung dari Jakarta menggunakan pesawat Hercules milik TNI AU melalui Bandara Halim Perdana Kusuma Jakarta.

Baca Juga:

Majene Diguncang Gempa Susulan Lebih Besar

Safii mengatakan bantuan tersebut terdiri dari bantuan logistik tanggap darurat pusat senilai Rp979 juta, bantuan logistik gudang regional timur Rp621 juta dan santunan ahli waris bagi delapan korban yang telah teridentifikasi sebesar Rp120 juta.

"Masing-masing ahli waris menerima santunan senilai Rp15 juta," katanya.

Rincian bantuan yang diserahkan Kemensos yakni makanan siap saji sebanyak 2.500 paket, makanan anak 1.200 paket, tenda gulung 500 lembar, 1.000 lembar matras dan selimut 700 lembar.

Selanjutnya, peralatan dapur 200 paket, tenda serba guna 10 unit, pakaian anak-anak 500 paket, "ford ware" 500 paket, tempat tidur lipat 40 unit, 370 buah kasur, sandang 30 paket dan perlengkapan taruna siaga bencana (tagana) 20 paket.

Kemensos, ujar dia, juga mengerahkan personel tagana dari Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tengah guna membantu tagana setempat dan membuka dapur umum serta memberikan Layanan Dukungan Psikososial (LDP).

Kementerian Sosial (Kemensos) menyalurkan bantuan senilai Rp1,7 miliar bagi korban yang terdampak gempa bumi magnitudo 6,2 di Sulawesi Barat (Sulbar) (Humas Kemensos)

"Sejak bencana terjadi, kami melalui tagana telah berkoordinasi dengan dinas sosial setempat terkait aktivitas penanganan dan mengamati situasi terkini," ujar Syafii.

Ia mengatakan berdasarkan informasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Majene, sebanyak delapan warga di daerah itu meninggal dunia dan lebih dari enam ratus menderita luka-luka.

BPBD setempat terus melakukan upaya penanganan darurat dan memutakhirkan data pascagempa magnitudo 6,2 yang terjadi pada Jumat (15/1) pukul 01.28 WIB atau 02.28 waktu setempat.

Data Pusat Pengendali Operasi BNPB per 15 Januari 2021 pukul 11.10 WIB melaporkan sekitar 637 warga mengalami luka-luka dan 15.000 lainnya mengungsi di Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat.

Baca Juga:

Dipicu Sesar Naik Mamuju, Gempa Majene Bersifat Merusak

Kemudian sebanyak 62 unit rumah rusak, satu unit Puskesmas dan Kantor Danramil Maluda rusak berat, jaringan listrik padam, komunikasi selular tidak stabil dan longsor di tiga titik sepanjang jalan poros Majene-Mamuju.

Sedangkan di Kabupaten Mamuju, BPBD setempat menginformasikan kerusakan berat antara lain Hotel Maleo, Kantor Gubernur Sulawesi Barat dan satu mini market. Jaringan listrik dan komunikasi selular juga terganggu di wilayah Mamuju. Kerusakan rumah warga serta korban jiwa masih dalam pendataan. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Seorang Anggota TNI Ditemukan Tak Bernyawa di Lahan Kosong di Depok
Indonesia
Seorang Anggota TNI Ditemukan Tak Bernyawa di Lahan Kosong di Depok

Saat ini, terduga pelaku juga berhasil ditangkap

Dua Tersangka Dugaan Korupsi Asabri Pembobol Jiwasraya
Indonesia
Dua Tersangka Dugaan Korupsi Asabri Pembobol Jiwasraya

Para tersangka itu langsung ditahan oleh jaksa tim penyidik selama 20 hari ke depan sejak Senin 1 Februari 2021 hingga Sabtu 20 Februari 2021

Pemkot Bandung Salurkan Kadeudeuh PON dan Peparnas, Terbesar Rp 65 Juta
Indonesia
Pemkot Bandung Salurkan Kadeudeuh PON dan Peparnas, Terbesar Rp 65 Juta

Penerima kadeudeuh untuk PON dan Peparnas mendapatkan nominal yang sama. Besarannya disesuaikan secara proporsional dengan raihan prestasi dan nomor pertandingan.

PKS Nilai PP Statuta UI Jadi Preseden Buruk bagi Independensi Akademik
Indonesia
PKS Nilai PP Statuta UI Jadi Preseden Buruk bagi Independensi Akademik

Ia menilai PP Statuta UI yang baru preseden buruk bagi independensi akademik.

[HOAKS atau FAKTA]: Dokter di Palembang Meninggal Usai Disuntik Vaksin
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Dokter di Palembang Meninggal Usai Disuntik Vaksin

Akun Facebook Prof Yuwono mengunggah foto disertai narasi yang mengklaim seorang dokter di Palembang, Sumatera Selatan meninggal usai menerima suntikan vaksin COVID-19.

DPR Pastikan Surpres Revisi UU ITE Dibahas di 11 Januari 2022
Indonesia
DPR Pastikan Surpres Revisi UU ITE Dibahas di 11 Januari 2022

Surpres tentang revisi UU ITE datang di DPR, tanggal 16 Desember 2021 pada saat penutupan Masa Sidang II.

Polisi Selidiki Penembakan Remaja di Taman Sari
Indonesia
Polisi Selidiki Penembakan Remaja di Taman Sari

Insiden yang terjadi pada Selasa (22/6) sekitar pukul 01.00 WIB itu mengakibatkan korban mendapatkan luka tembakan di bagian ketiak kiri dan tangan sebelah kiri.

Baliho Puan Dicoret 'Open BO' hingga 'Koruptor', PDIP Jatim Tempuh Jalur Hukum
Indonesia
Baliho Puan Dicoret 'Open BO' hingga 'Koruptor', PDIP Jatim Tempuh Jalur Hukum

Atas adanya aksi vandalisme tersebut, lanjut Kusnadi, PDI Perjuangan Jawa Timur telah menginstruksikan kader-kader untuk menempuh langkah-langkah hukum, dengan melaporkan ke polisi.

Monumen COVID-19 di Jabar Bukti Tak Melupakan Jejak Perjuangan
Indonesia
Monumen COVID-19 di Jabar Bukti Tak Melupakan Jejak Perjuangan

Pemerintah Provinsi Jawa Barat berencana membangun monumen yang didedikasikan sebagai pengingat perjuangan tenaga kesehatan yang meninggal akibat COVID-19 di kawasan Monumen Perjuangan Rakyat Jabar.

Lapas Tangerang Kebakaran Bermula dari Blok C2, 41 Narapidana Meninggal Dunia
Indonesia
Lapas Tangerang Kebakaran Bermula dari Blok C2, 41 Narapidana Meninggal Dunia

Kapolda menyatakan kondisi lapas saat ini sudah aman terkendali dan telah kondusif.