Masyarakat Terkesan Malas Laporkan Pelanggaran Calon Kepala Daerah ke Media Sosial Anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar saat menjadi pembicara dalam kegiatan Koordinasi Pengawasan Konten Internet Pada Pilkada Serentak 2020, Selasa (10/11). Foto: Humas Bawaslu RI

MerahPutih.com - Anggota Bawaslu, Fritz Edward Siregar mengakui, partisipasi masyarakat dalam melaporkan dugaan pelanggaran tahapan kampanye Pilkada Serentak 2020 di media sosial masih kurang atau minim. Padahal menurutnya Bawaslu telah menyediakan aplikasi Gowaslu dan ‘hotline’ melalui nomor Whatsapp 08111414414.

“Partisipasi masyarakat yang melapor masih kurang. Padahal caranya mudah,” ucapnya dalam keterangan pers, Rabu (11/11).

Fritz yang pernah menjadi Staf Khusus di Sekretariat Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Tingkat Pusat tahun 1999 ini mengaku Bawaslu terus berupaya meningkatkan partisipasi masyarakat.

Baca Juga

Pelaku Penikaman Anggota Timses Calon Wali Kota Makassar di Palmerah Terekam CCTV

Salah satunya mengajak para ‘stakeholder’ duduk bersama menyamakan persepsi dalam menangani pelanggaran konten internet. Dia meyakinkan, di masyarakat ada kesan belum terdapat pemahaman yang sama pada jajaran ‘stakeholder’ dalam menangani konten-konten medsos.

“Karena persepsi yang belum sama, masyarakat terkena imbasnya,” tuturnya.

“Sehingga mereka belum paham apa yang dimaksud dengan ujaran kebencian dan disinformasi. Masyarakat perlu diberi edukasi,” tambah dia.

Dia mengatakan ketidaktahuan masyarakat menyebabkan langgengnya hoaks dan ujaran kebencian di medsos.

“Karena belum semua warga negara memahami arti kebebasan berekspresi yang sebenarnya. Ini pekerjaan rumah untuk memberi pemahaman kepada masyarakat. Tidak bisa hanya Bawaslu yang bergerak sendirian. Harus bekerja sama dengan pihak lain,” imbuh Fritz.

Baca Juga

KPK Duga Anggota DPR Asal PDIP Kecipratan Duit Korupsi Waskita Karya

Perlu diketahui, Bawaslu akan melakukan pertemuan dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) untuk membahas perkembangan pengawasan Pilkada Serentak 2020 di medsos. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Rayakan HUT ke-75, PT KAI Beri Diskon Tiket Kereta 25 Persen
Indonesia
Rayakan HUT ke-75, PT KAI Beri Diskon Tiket Kereta 25 Persen

Pemberian diskon ini dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 perusahaan kereta api di Indonesia tersebut yang jatuh pada 28 September 2020.

Mantan Dirut PT Indosurya Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan Penggelapan Dana Nasabah
Indonesia
Mantan Dirut PT Indosurya Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan Penggelapan Dana Nasabah

JI ditetapkan jadi tersangka lantaran terbukti menjalankan operasional tanpa memiliki hak.

Terjunkan Ratusan Personel, Polisi Patroli Cegah Warga Lakukan Takbir Keliling
Indonesia
Terjunkan Ratusan Personel, Polisi Patroli Cegah Warga Lakukan Takbir Keliling

Beberapa lokasi yang dituju antara lain Tanah Abang, Menteng dan Palmerah

  Pemulangan Ratusan Simpatisan ISIS Berbahaya Bagi Keamanan Nasional
Indonesia
Pemulangan Ratusan Simpatisan ISIS Berbahaya Bagi Keamanan Nasional

Hikam berujar, jika menggunakan alasan pemulangan hanya karena alasan kemanusiaan, bisa beresiko melupakan kemampuan para kombatan itu dalam melakukan aksi teror di Indonesia.

Pandemi COVID-19, 44.127 Warga Solo Diusulkan Terima Bantuan Sosial Tunai
Indonesia
Pandemi COVID-19, 44.127 Warga Solo Diusulkan Terima Bantuan Sosial Tunai

Pencairan BST tahap pertama dilakukan pada Jumat (15/5).

Bareskrim Polri Turun Tangan Usut Kenaikan Harga Kedelai
Indonesia
Bareskrim Polri Turun Tangan Usut Kenaikan Harga Kedelai

Berdasarkan data FAO, pada Desember 2020 ada kenaikan harga kedelai di pasar global

Pelajaran Sejarah tak Wajib di Sekolah, Politikus PDIP Ingatkan Pesan Bung Karno
Indonesia
Pelajaran Sejarah tak Wajib di Sekolah, Politikus PDIP Ingatkan Pesan Bung Karno

Agustina menilai mata pelajaran sejarah harus tetap ada menjadi pelajaran wajib di sekolah.

Belasan WNI yang Berinteraksi dengan WN Jepang Positif Corona di Bali Dinyatakan Negatif
Indonesia
Belasan WNI yang Berinteraksi dengan WN Jepang Positif Corona di Bali Dinyatakan Negatif

11 warga Indonesia yang pernah berinteraksi dengan warga Jepang di Bali yang positif terjangkit corona, dalam kondisi sehat.

17 Relawan Vaksin COVID-19 di Bandung Mundur, ini Penyebabnya
Indonesia
17 Relawan Vaksin COVID-19 di Bandung Mundur, ini Penyebabnya

Panitia uji klinis vaksin COVID-19 di Bandung mencatat sampai saat ini ada 17 orang relawan uji klinis yang mengundurkan diri

Muhammadiyah Minta Pandemi COVID-19 Tak Dijadikan Komoditas Politik
Indonesia
Muhammadiyah Minta Pandemi COVID-19 Tak Dijadikan Komoditas Politik

Para menteri seharusnya tidak membuat kebijakan kontroversial dan tidak terkait langsung dengan hajat hidup masyarakat