Masyarakat Stres karena COVID-19, Penyalahgunaan Narkoba Meningkat Ilustrasi narkoba. Foto: Arek Socha/Pixabay

MerahPutih.com - -Direktur Peran Serta Masyarakat Badan Narkotika Nasional (BNN) Richard Marolop Nainggolan mengungkapkan penyalahgunaan narkoba di tengah pandemi mengalami peningkatan.

Untuk itu, perlu langkah sistematis dalam mengatasi persoalan tersebut. Pasalnya, persoalan narkoba merupakan kejahatan yang tergolong sistematis.

Baca Juga

Polisi Sebut Persekongkolan Karutan Depok-Napi Narkoba Dilakukan Sejak 2009

“Jadi kalau kita melihat data yang ada, memang ada kecenderungan malah tinggi, tapi juga bisa dikatakan bahwa justru kondisi-kondisi inilah yang dimanfaatkan oleh pebisnis narkoba,” ujar Richard di Jakarta, Kamis (22/7).

Dia mengakui di tengah pandemi COVID-19 tingkat stres masyarakat terbilang tinggi. Hal ini menjadi salah satu alasan mengapa penyalahgunaan narkoba meningkat. Kondisi seperti ini dimanfaatkan oleh pebisnis atau bandar narkoba.

Di satu sisi, dirinya menduga ada pihak yang juga ingin menghancurkan bangsa Indonesia dengan menjerumuskannya pada dunia narkoba. Dia membandingkan kasus penyalahgunaan narkoba yang ditangani BNN dan Polri pada 2019 dan 2020.

Pada 2019, sebelum pandemi menjalar di Indonesia terjadi ada 40.756 kasus yang ditangani. Sedangkan, pada 2020 saat pandemi mulai merebak angkanya meningkat menjadi 45.227 kasus.

Ilustrasi narkoba

Kendati demikian, ini juga bergantung pada keaktifan dari petugas dan masyarakat yang turut mempengaruhi. Dia menjelaskan, untuk menangani penyalahgunaan narkoba dibutuhkan perlawanan yang sistematis.

Salah satunya, yakni dengan mengembangkan topik antinarkoba ke dalam kurikulum pendidikan baik pada Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), maupun Sekolah Menengah Atas (SMA).

“Nah kita sistematis melawan mereka, memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada anak-anak kita mulai dari kecil, tentu kita harapkan terstruktur juga karena kejahatan narkoba juga terorganisir,” ujarnya.

Selain itu, dapat pula membentuk Satuan Tugas (Satgas) dan kementerian/lembaga melaksanakan 26 aksi khusus yang diatur dalam Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2018 yang kemudian diperbarui menjadi Inpres Nomor 2 Tahun 2020.

Kemendagri sendiri telah menindaklanjutinya dengan menerbitkan Permendagri Nomor 12 Tahun 2019.

Sementara itu, Ketua Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat), Henry Yosodiningrat yang juga menjadi narasumber pada kegiatan tersebut membeberkan persoalan terkait dengan penyalahgunaan Narkoba.

Menurutnya, persoalan Narkoba bukan sekadar berorientasi pada bisnis tetapi merupakan kejahatan terhadap kemanusiaan.

“Kita jangan hanya melihat ini adalah satu bisnis, tapi saya justru melihat di belakang ada maksud dari pihak-pihak tertentu untuk menghancurkan bangsa ini,” ujarnya. (Knu)

Baca Juga

Narapidana Jadi Pemasok Narkoba Bagi Kepala Rutan Depok

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pelajar Ditangkap karena Ikut Demo, Kapolda Metro Panggil Seluruh Kepala Sekolah
Indonesia
Pelajar Ditangkap karena Ikut Demo, Kapolda Metro Panggil Seluruh Kepala Sekolah

Kepolisian mengamankan sekitar 2.667 orang yang didominasi 70% para pelajar dari Bogor, Subang, Jakarta, Bekasi, Tangerang, maupun Cilegon dalam demonstrasi menolak Undang-undang Cipta Kerja

Romo Benny Tegaskan Agama Harus Jadi Inspirasi Batin
Indonesia
Romo Benny Tegaskan Agama Harus Jadi Inspirasi Batin

Benny menekanan bahwa agama hadir membawa rahmat perdamaian keadilan

Massa Aksi Remaja Unjuk Rasa Tolak UU Cipta Kerja
Foto
Massa Aksi Remaja Unjuk Rasa Tolak UU Cipta Kerja

Massa aksi yang terdiri dari pelajar turut menggelar unjuk rasa untuk menolak Undang-undang Cipta Kerja yang disahkan DPR RI di jalan Merdeka Barat, Jakarta

Jelang Debat Kedua, Gibran-Teguh Diminta Pertajam Data Terkait Stunting
Indonesia
Jelang Debat Kedua, Gibran-Teguh Diminta Pertajam Data Terkait Stunting

Tema yang diangkat dalam debat terakhir ini adalah Memajukan Surakarta sebagai Kota Budaya yang Inovatif dalam Keberagaman melalui Kolaborasi dan Penguatan Civil Society'.

Kepung Balkot Surabaya, Warga: Di Madura Tidak Ada Corona yang Ada Markona
Indonesia
Kepung Balkot Surabaya, Warga: Di Madura Tidak Ada Corona yang Ada Markona

'Hentikan penyekatan yang diskriminatif', 'Wali Kota Surabaya harus minta maaf ke pada warga Madura', 'Di Madura gak ada corona yang ada markona'

Menparekraf Sandiaga Uno Berikan Semua Gajinya untuk Zakat
Indonesia
Menparekraf Sandiaga Uno Berikan Semua Gajinya untuk Zakat

BAZNAS telah menerima seluruh gaji Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno.

Caplok Partai Demokrat, Moeldoko Dianggap Picu Keributan
Indonesia
Caplok Partai Demokrat, Moeldoko Dianggap Picu Keributan

"Hal ini sudah pasti akan melahirkan keributan dan kegaduhan baru dalam dunia perpolitikan di tanah air," kata Abbas

8 Ribu Warga NTT Mengungsi Dampak Cuaca Ekstrem
Indonesia
8 Ribu Warga NTT Mengungsi Dampak Cuaca Ekstrem

Cuaca ekstrem dampak siklon tropis seroja masih berpotensi terjadi di kawasan Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam beberapa hari ke depan.

PPI Jepang Ingatkan Pemerintah dan DPR Bikin Aturan Berkeadilan sosial
Indonesia
PPI Jepang Ingatkan Pemerintah dan DPR Bikin Aturan Berkeadilan sosial

Undang-Undang sapujagat ini berusaha mengubah sejumlah undang-undang. UU Cipta Kerja mencakup 11 sektor dan merevisi lebih dari 70 Undang-Undang yang diproyeksikan mampu meningkatkan investasi di dalam negeri.

Jual Senjata ke KKB, Oknum Anggota Polisi Segera Diseret ke Pengadilan
Indonesia
Jual Senjata ke KKB, Oknum Anggota Polisi Segera Diseret ke Pengadilan

Polri juga mengajak masyarakat untuk memantau dan mencermati kasus-kasus yang melibatkan anggota Polri