Masyarakat Papua di Mata Aktivis Tionghoa Warga Papua turun ke jalan untuk demonstrasi. (Foto: ANTARA)

MerahPutih.com - Aktivis Tionghoa, Lieus Sungkarisma mengaku kaget dengan adanya konflik Papua hingga seruan referendum. Menurutnya, orang-orang Papua adalah masyarakat yang sangat toleran dan Pancasilais.

“Teman-teman di Papua, orang Papua paling santun dan paling toleransi. Saya pernah ke Merauke bawa gong integritas bangsa, diarak di Merauke. Kalau mau belajar pancasila dan toleransi, belajar sama orang Papua,” ujar Lieus di kawasan Jakarta Timur, Selasa (3/9).

Baca Juga:

Polri Petakan Benny Wenda Berada di London

Bagi Lieus, ketika ada masyarakat Papua yang ingin merdeka, pasti ada yang salah dalam pendekatan dan pengelolaan terhadap masyarakat Papua. Terutama dalam bidang ekonomi.

Lieus Sungkharisma. (Foto: MP/Kanugrahan)
Lieus Sungkharisma. (Foto: MP/Kanugrahan)

“Kalau hari ini dia (Papua) mau pisahkan diri pasti ada yang salah. Presiden sudah bikin sana sini dan menangnya 90 persen tapi tahu-tahu begitu, jadi ada yang salah menurut gue,” terangnya.

Lebih lanjut, Lieus meminta agar mereka-mereka yang menyerukan Papua merdeka dari Indonesia harus ditangkap. Ia justru mempersalahkan ketika pemerintah menahan masyarakat Papua.

Baca Juga:

Biang Kerok Kerusuhan Papua Versi Rizal Ramli

Apalagi kata Lieus, pemerintah sudah tahu siapa orang-orang yang terlibat dalam upaya memprovokasi masyarakat Papua itu.

“Jadi biang-biangnya yang ditangkepin itu yang minta pisahin Papua harus ditangkap, siapa pun orangnya, gitu dong,” tuturnya.

“Jangan salahin rakyatnya pasti ada yang salah ngipasnya, salahin yang mau pisahin Papua karena saya tahu orang papua bagaimana,” imbuhnya. (Knu)

Baca Juga:

Pakar Intelijen Ungkap Ada Dua Kelompok Asing yang Ingin Papua Merdeka


Tags Artikel Ini

Zaimul Haq Elfan Habib

LAINNYA DARI MERAH PUTIH