Masyarakat Diperingatkan Tak Lakukan Silaturahmi Secara Fisik Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito. ANTARA/HO-Biro Pers Setpres/Muchlis Jr/am.

Merahputih.com - Masyarakat dapat berlebaran secara aman dan nyaman terutama yang berada di zona merah dan oranye. Hal itu karena risiko penularan COVID-19 yang cukup tinggi di daerah yang masuk zonasi tersebut.

Pertama, terkait dengan Salat Id. Bagi masyarakat yang berada di zona tersebut dapat memilih salat Idulfitri di rumah secara berjamaah. Tujuannya untuk menghindari terciptanya kerumunan yang berpotensi area penularan COVID-19.

“Perlindungan kepada diri sendiri dan orang lain di masa pandemi ini merupakan salah satu ibadah juga bagi kita semua,” kata Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito, Rabu (12/5).

Baca Juga:

Deretan Cara Minta Maaf Paling Ekstrem, Yakin Berani?

Kedua, terkait dengan silaturahmi. Satgas COVID-19 berharap agar masyarakat di kedua zona tersebut dapat mengurungkan niat untuk melakukan silaturahmi fisik.

Silaturahmi dapat memanfaatkan teknologi untuk melakukan silaturahmi virtual dengan sanak saudara dan kerabat lainnya.

Ketiga, pemberian bingkisan pada saat Idulfitri dalam bentuk apapun dapat dilakukan juga melalui metode pengiriman paket atau transfer.

Sejalan dengan kebijakan yang berlaku, maka ada pelarangan operasional untuk fasilitas umum di zona merah dan oranye.

"Satgas mengimbau kepada kepada daerah untuk mengkoordinasikan hal ini dengan fasilitas umum yang ada di daerah masing-masing,” ucap Wiku.

Wiku mengatakan, meskipun fasilitas umum tutup, ada alternatif lain yang dapat dilakukan masyarakat selama masa liburan. Seperti berbelanja online atau menghabiskan quality time bersama keluarga inti yang tinggal serumah.

"Ingatlah COVID-19 tidak bisa berhenti penularannya tanpa kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat,” ucapnya.

Oleh karena itu, Wiku mengatakan, masyarakat dan pemerintah daerah (Pemda) yang berada di zona merah dan oranye untuk dapat menegakan prokes kesehatan (prokes) sebaik mungkin dalam situasi pandemi ini.

Dalam situasi kurang ideal ini, Satgas COVID-19 juga berharap masing-masing kepala menjadi contoh yang baik bagi masyarakat di daerahnya.

"Jangan sampai ada kepala daerah yang malah menjadi batu sandungan karena melanggar protokol kesehatan,” ucapnya.

Wiku menyebutkan, dengan mematuhi prokes, maka kesempatan merayakan Lebaran tahun depan bersama keluarga akan terbuka lebar.

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito dalam tangkapan layar akun Youtube BNPB Indonesia saat menayangkan acara bincang-bincang Satuan Tugas Penanganan COVID-19 di Jakarta, Jumat (24/7/2020). (ANTARA/Dewanto Samodro)
Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito dalam tangkapan layar akun Youtube BNPB Indonesia saat menayangkan acara bincang-bincang Satuan Tugas Penanganan COVID-19 di Jakarta, Jumat (24/7/2020). (ANTARA/Dewanto Samodro)

Sementara itu, tren angka positivity rate Indonesia per Mei 2021 saat ini mencapai angka terendah selama pandemi COVID-19. Pada bulan Mei ini, tercatat angka minimal sebesar 8,5 persen dan maksimal sebesar 13,6 persen dengan angka rata-rata sebesar 11,3 persen.

Wiku Adisasmito menyebut perkembangan Indonesia lebih baik dibandingkan India yang sedang krisis COVID-19. Meski sempat menyentuh angka tertinggi pada Januari 2021, angka positivity rate meningkat cukup tinggi mencapai 27,2 persen.

"Indonesia mencoba belajar dari kondisi COVID-19 pada tahun lalu, yang berdampak hingga awal tahun ini," kata dia.

Melihat perbandingan data dengan India, positivity rate awalnya berkisar di angka 2-3 persen dan tertinggi mencapai 8 persen per September 2020. Namun perubahan drastis terjadi sejak April 2021 yang angkanya mencapai 14 persen, dan Mei 21,7 persen.

Baca Juga:

Alasan Minta Maaf Paling Basi Ketika Lupa Hari Ulang Tahun Pasangan

Peningkatan ini dampak dari lonjakan kasus akhir-akhir ini dengan penambahan kasus mencapai 400 ribu per hari. Peningkatan yang terjadi di India disebabkan akibat kegiatan keagamaan dan kegiatan politik yang menimbulkan kerumunan massa.

Dan dampaknya meningkatkan angka positivity rate. Dari yang semula di angka 3 persen menjadi 22 persen hanya dalam waktu kurang dari 2 bulan, akibat abainya protokol kesehatan. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kasus Corona DKI Senin (7/9): 47.796 Positif, 35.431 Sembuh
Indonesia
Kasus Corona DKI Senin (7/9): 47.796 Positif, 35.431 Sembuh

Adapun penambahan kasus positif di Jakarta sebanyak 703 jiwa.

KAMI Bantah Tunggangi Aksi Rusuh Tolak UU Cipta Kerja
Indonesia
KAMI Bantah Tunggangi Aksi Rusuh Tolak UU Cipta Kerja

KAMI membantah adanya tudingan mengikuti aksi unjuk rasa menolak Undang-Undang Cipta Kerja (Ciptaker), Kamis (8/10).

Sambut Tahun 2021, Imam Besar Masjid Istiqlal Ingatkan Umat Hilangkan Rasa Kebencian
Indonesia
Sambut Tahun 2021, Imam Besar Masjid Istiqlal Ingatkan Umat Hilangkan Rasa Kebencian

Imam Besar Masjid Istiqlal, KH Nasaruddin Umar, mengajak umat untuk melakukan intropeksi diri dan penyucian diri dalam muhasabah dan murakabah.

Kemenperin Sumringah Ekspor Manufaktur Masih Positif
Indonesia
Kemenperin Sumringah Ekspor Manufaktur Masih Positif

Nilai pengapalan produk industri manufaktur pada bulan keenam tahun ini juga mengalami lonjakan 7 persen dibanding capaian pada Juni 2019 yang tercatat sekitar 9 miliar dolar AS.

Gonjang-Ganjing Isu Kudeta AHY, Kader Demokrat DKI Fokus Beri Modal UMKM
Indonesia
Gonjang-Ganjing Isu Kudeta AHY, Kader Demokrat DKI Fokus Beri Modal UMKM

"Tetap turun membantu masyarakat dalam menghadapi covid-19 meskipun partainya sedang gonjang ganjing," ujar Ketua DPD Partai Demokrat DKI, Santoso

Polda Metro Gagalkan Pemudik yang Bersembunyi di Truk Muatan Sayur
Indonesia
Polda Metro Gagalkan Pemudik yang Bersembunyi di Truk Muatan Sayur

“Pukul 01.05, Polri amankan kendaraan truk bermuatan sayur yang juga membawa Pemudik di KM 31 Tol Cikarang arah ke Cikampek,” demikian keterangan di akun Instagram @tmcpoldametro, Kamis (6/5).

55 Persen Penderita COVID di Jakarta Berstatus Orang Tanpa Gejala
Indonesia
55 Persen Penderita COVID di Jakarta Berstatus Orang Tanpa Gejala

Sehingga, total sebanyak 56 laboratorium telah bekerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta dalam melakukan pemeriksaan tes PCR.

WNI Dilarang ke 59 Negara, Martabat Indonesia di Pentas Internasional Negatif
Indonesia
WNI Dilarang ke 59 Negara, Martabat Indonesia di Pentas Internasional Negatif

Kebijakan tersebut juga bisa berdampak pada sektor ekonomi

Kemasan Menarik Dorong Peningkatan Penjualan Produk
Indonesia
Kemasan Menarik Dorong Peningkatan Penjualan Produk

Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia menjadi paradigma baru untuk menciptakan mindset masyarakat agar cinta produk lokal yang berdaya saing.

Replika Grand Mosque UEA Segera Dibangun di Solo
Indonesia
Replika Grand Mosque UEA Segera Dibangun di Solo

"Masjid ini hadiah dari Pangeran UEA untuk Prsiden Jokowi.Beliau sahabat dekat dengan pangeran," kata Menteri Agama Fachrul.