Masyarakat Diminta Tak Panik, Vaksin COVID-19 Palsu Belum Ditemukan di Indonesia Ilustrasi vaksin COVID-19 (Foto: Unsplash/Hakan Nural)

Merahputih.com - Satgas Penanganan COVID-19 menanggapi isu terkait adanya sindikat vaksin palsu. Kasus vaksin palsu baru-baru ini dibongkar interpol di Tiongkok dan Afrika Selatan.

Terkait hal itu Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito menegaskan hingga saat ini sindikat vaksin palsu belum ditemukan di Indonesia.

“Semua pengadaan vaksin dilakukan melalui skema G to G (government to government) sehingga terjamin keaslian vaksinnya,” ujar Wiku, Selasa (9/3).

Baca juga:

Kenali Risiko dan Efektivitas Vaksin COVID-19 pada Lansia

Meski saat ini tidak ditemukan kasus demikian, Wiku menegaskan pemerintah terus memantau masalah pemalsuan vaksin.

Pemerintah juga mengedukasi dan terus melakukan koordinasi dengan perusahaan yang melakukan pengadaan vaksin lain dalam skema gotong royong.

Hal ini untuk memastikan keaslian vaksin yang diadakan perusahaan tersebut.

Setiap vaksin yang diadakan perusahaan, juga harus mendapatkan Emergency Use of Authorization (EUA) atau Distribution License Number dari Badan Pemeriksa Obat dan Makanan (POM).

“Patut diperhatikan bahwa pemalsuan vaksin merupakan kejahatan yang membahayakan kehidupan masyarakat di tengah pandemi COVID-19,” tegas Wiku.

Vaksinasi di Jawa Barat. (Foto: Antara)
Vaksinasi di Jawa Barat. (Foto: Pemprov Jabar)

Pemerintah menargetkan program vaksinasi selesai pada akhir tahun ini. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartato menargetkan satu juta masyarakat mendapat vaksin dalam waktu sehari. Hal ini dilakukan agar 182 juta masyarakat segera dilakukan vaksinasi.

"Harus seimbang ketersedian vaksin dan vaksinator," ujar Airlangga.

Menurut dia, peningkatan pelaksanaan 3T harus dilakukan. Diantaranya Testing seperti swab-test Antigen secara gratis untuk masyarakat di desa/kelurahan, yang difasilitasi Kementerian Kesehatan (Kemenkes), menggunakan Faskes dan Puskesmas di wilayah masing-masing.

Baca juga:

Fakta-Fakta Penting Tentang Vaksin COVID-19

Lalu, tracing seperti penelusuran dan pelacakan intensif di desa atau kelurahan, dengan menggunakan tracer dari Babinsa.

Serta, treatment dengan laksanaan isolasi mandiri dan terpusat, perawatan di Faskes yang dikoordinasikan oleh Pos Jaga Desa/Kelurahan. "Strategi Akselerasi 3T juga dikedepankan untuk menangani pandemi di tahun ini," tandasnya. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Mantan Pimpinan KPK Sebut Kerumunan Jokowi di Maumere Tidak Ada Unsur Pidana
Indonesia
Mantan Pimpinan KPK Sebut Kerumunan Jokowi di Maumere Tidak Ada Unsur Pidana

Kerumunan terjadi tanpa kesengajaan. Masyarakat datang secara spontan, tanpa ada undangan. Karena itu, menurut Indriyanto, wajar polisi menolak laporan masyarakat atas peritiwa kerumunan di Maumere.

[Hoaks atau Fakta]: Ma'ruf Amin Perbolehkan Jual Miras Demi Kas Negara
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Ma'ruf Amin Perbolehkan Jual Miras Demi Kas Negara

Dalam hasil tangkapan layar juga diperlihatkan gambar Ma’ruf Amin sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia sekaligus Wakil Presiden RI.

Ridwan Kamil Putuskan tidak Perpanjang PSBB Jabar
Indonesia
Ridwan Kamil Putuskan tidak Perpanjang PSBB Jabar

Keputusan tersebut diambil karena angka reproduksi efektif (Rt) COVID-19 di Jabar konsisten di bawah 1 selama enam pekan.

Pembubaran FPI Disebut Jadi Bukti Pemerintah Jaga Kedaulatan NKRI
Indonesia
Pembubaran FPI Disebut Jadi Bukti Pemerintah Jaga Kedaulatan NKRI

"Karena itu larangan kegiatan dan penghentian kegiatan FPI, melegakan kita semua, karena membangkitkan rasa percaya diri, kehormatan dan kedaulatan NKRI," sambung Petrus.

Sekelumit Dinamika Komunikasi Publik Selama Dua Bulan Pandemi COVID-19
Indonesia
Sekelumit Dinamika Komunikasi Publik Selama Dua Bulan Pandemi COVID-19

Sehingga hal itu juga kemudian melahirkan berbagai bentuk respon di tengah masyarakat.

Inovasi Bikin Usaha Bisa Bertahan
Indonesia
Inovasi Bikin Usaha Bisa Bertahan

Kementerian Perindustrian terus mendorong pamor IKM lokal melalui penyelenggaraan Indonesia Good Design Selection (IGDS).

Danjen Kopassus Singgung Penggunaan Baret Merah Oleh Purnawirawan, Sindir Gatot Nurmantyo?
Indonesia
Danjen Kopassus Singgung Penggunaan Baret Merah Oleh Purnawirawan, Sindir Gatot Nurmantyo?

Simbol baret merah tidak boleh digunakan secara sembarangan

Kediri Belum Zona Hijau, Warga tak Bermasker Terancam Bayar Denda
Indonesia
Kediri Belum Zona Hijau, Warga tak Bermasker Terancam Bayar Denda

Kediri saat ini masih berstatus zona kuning COVID-19

Patuhi Aturan Mendagri, Dispendukcapil Solo Tidak Lagi Terbitkan Kartu Keluarga
Indonesia
Patuhi Aturan Mendagri, Dispendukcapil Solo Tidak Lagi Terbitkan Kartu Keluarga

Hal tersebut mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 109 Tahun 2019 tentang formulir dan buku yang digunakan dalam administrasi kependudukan.

UGM Bagikan 11.000 Alat Rapid Test RI-GHA
Indonesia
UGM Bagikan 11.000 Alat Rapid Test RI-GHA

RI GHA merupakan singkatan dari Republik Indonesia-Gadjah Mada Hepatika Airlangga.